BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Welcome

Selamat datang di Info Bungo. Situs ini dimaksudkan sebagai salah satu sarana berbagi informasi tentang Kabupaten Bungo dan sekitarnya, baik bagi yang tinggal di Bungo maupun yang sedang di luar kota. Di sini anda dapat mengetahui tentang Profil Kabupaten Bungo, Sejarah Kabupaten Bungo, Berita tentang Kabupaten Bungo dan lain sebagainya.
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

09 April 2011

Polisi Tangkap Pengusaha Batubara Ilegal

Jambi, 9 April 2011
Polda Jambi menangkap seorang pengusaha yang diduga telah mengeksploitasi batubara secara ilegal, di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jambi AKBP Almansyah, di Jambi, Sabtu (9/4), mengatakan, tersangka A Cai yang mengeksploitasi batubara secara ilegal itu ditahan sejak Jumat malam (8/4).

Hingga saat ini, katanya, tersangka meringkuk di tahanan Markas Polda Jambi. Ia mengatakan, areal eksploitasi masuk kawasan hutan produksi di kabupaten itu.

Tersangka, katanya, diduga tidak mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) sehingga melanggar Pasal 158 Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara serta Pasal 50 Ayat (3) Huruf g UU RI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

Perbuatan tersangka sejak Januari hingga Maret 2011. Tersangka telah menyuruh karyawannya untuk menambang batu bara di kawasan hutan produksi Batang Ule Desa Leban, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo.

Tersangka juga telah menggunakan tiga unit excavator, satu miliknya dan dua lainnya sewaan. Sedikitnya dua ribu ton batubara telah dikeruk dari lokasi itu tetapi belum sempat dijual. Polisi telah mengamankan barang bukti tersebut dan memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi berkas perkara kasus itu.

Untuk berita lebih lengkap silahkan kunjungi web sumbernya: http://www.gatra.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

28 Oktober 2010

Penangkapan Sopir Batu Damar Sesuai Prosedur

KAMIS, 28 OKTOBER 2010
TEMPO Interaktif, Jambi - Jajaran Polisi Daerah Jambi mengaku, upaya penangkapan dan penahanan Samsiono alias Sunyoto, sopir truk pengangkut 15 ton Damar Hitam oleh jajaran Polisi Resor Bungo, Sabtu, 9 Oktober lalu, sudah sesuai dengan prosedur.

Penangkapan dan penyitaan barang bukti itu dilakukan, ketika anggota satuan lalulintas Polres Bungo melakukan razia, tepatnya di kawasan Kilometer 13 Jalan Lintas Timur Sumatera, menuju Padang Sumatera Barat, tujuan Jakarta.

Dalam razia itu, petugas menemukan truk merk Nisan dengan nomor polisi BE 9271 BN yang dibawa Samsiono membawa Damar sekitar 15 ton dalam 300 karung tanpa dilengkapi Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan.

"Apa yang dilakukan aparat keplosian setempat tidak menyalahi aturan, karena tersangka terbukti membawa hasil hutan tanpa dilengkapi dokumen yang sah", kata Ajun Komisaris Besar Almansyah, Juru Bicara Polisi Daerah Jambi, Kamis (28/10).

Pernyataan ini menanggapi adanya laporan Ati Nurhayati, 45 tahun, warga Jati Asih Bekasi , pemilik Damar Hitam yang kini telah disita aparat polisi Resor Bungo, ke Mabes Polri, Rabu (27/10). Dia menilai tindakan tindakan petugas itu tidak sesuai prosedur.

"Hanya hingga kini kita belum melihat bukti laporan tersebut. Jika memang benar telah dilaporkan ke Mabes Polri tak jadi masalah, mengingat tindakan petugas sudah benar, sebab hasil hutan berupa Damar, melanggar pasal 50 ayat (3) huruf h jo pasal 78 ayat (7) UU RI Nomor 41 tahun 1999, tentang Kehutanan", ujar Almansyah.

Menurut Almansyah, sejak ditangkap dan ditahan, tersangka Samsiono, hingga kini tengah diproses dan disidik Satuan Reserse dan Kriminalitas Polres Bungo.

Ati Nurhayati, pemilik Damar tersebut, saat melapor ke Mabes Polri, menyatakan sangat menyesal kan tindakan penahanan terhadap Samsiono, sopir yang membawa batu Damar miliknya. Menurut dia, barang itu akan dikirim dari Jambi ke Jakarta. Untuk itu dia menyewa truk. Kebetulan truk itu disopir oleh Samsiono. Di tengah jalan truk ditangkap polisi.

"Saya sudah bilang ke polisi, silakan polisi ambil batu Damar, tapi saya berharap Samsiono dilepas karena dia tak bersalah, dia tulang punggung bagi keluarganya", kata Ati Nurhayati. Dalam kasus tersebut, Ati melaporkan anggota Polres Bungo berinisial DP ke Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri.

Untuk berita lebih lengkap silahkan kunjungi web sumbernya: http://www.tempointeraktif.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

29 September 2010

Buron Kasus Penganiayaan Dibekuk

Rabu, 29 September 2010
MUARABUNGO – Pelarian Rusdan alias Hamdan alias Dan (28), tersangka kasus penganiaayaan terhadap dua tetangganya, Yahya Usman dan Hasan beberapa waktu lalu berakhir. Rusdan dibekuk anggota Reskrim Polsek Kota Muara Bungo saat sedang bersembunyi dirumahnya di Dusun Lubuk Benteng RT 3 kelurahan Bathin III, Bungo.

Kapolres Bungo, AKBP Yasir, membenarkan penangkapan pelaku penganiayaan. Menurutnya, pelaku dibekuk pada sekitar pukul 03.00 WIB, Minggu (26/9), saat sedang berada di didalam rumahnya.

Saat diperiksa, pelaku mengaku jika selama pelariannya pelaku berada dan bersembunyi di kebun karet dan pada malam harinya pelaku pulang kerumahmnya.

Kasus penganiayaan ini berawal saat pelaku mendapat kabar kalau adik iparnya dikeroyok oleh kedua korban. Tidak terima, sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (26/9), pelaku langsung mendatangi rumah korban yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya.

Setibanya disana, pelaku bertemu dengan kedua korban dan langsung menganiaya kedua korban dengan rantai. Korbanpun mengalami luka serius dibagian kepala dan harus dirawat dirumah sakit beberapa hari. Setelah menganiaya korban pelaku kabur dari rumah.

Akibat perbuataannya itu, pelaku terancam dikenakan pasal 351 KUHP dengan acaman hukuman diatas lima tahun penjara. Atas penangkapan itu, korban penganiayaan tersebut sudah diberitahu dan telah menjalani pemeriksaan terkait kasus tersebut. Kasusnya saat ini sudah ditangani oleh Polsek Kota Bungo. (infojambi.com)

laporan : budi utomo | editor : izwan sholimin

Sumber: www.infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

22 September 2010

Tidak Naik Kelas, Siswa SMA Acak-acak Sekolah

Selasa, 21/09/2010
Seorang siswa SMA Negeri 3 Tanahtumbuh, Kabupaten Bungo berinisial DS bersama kakaknya sekitar pukul 10:30 WIB, Senin (20/9) mengamuk dan mengacak-acak buku-buku dan meja di ruang majelis guru.

Bahkan guru Bahasa Inggris Sulinar, sempat terjerembab dan mengalami memar pada bahu bagian kiri setelah terkena pukulan tangan kosong yang diduga dilayangkan oleh DS.

Kapolsek Pelayang Iptu Boediono ketika dikonfirmasi, Selasa, membenarkan telah terjadi aksi pemukulan guru oleh siswa. Petugas sudah ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP untuk diselidiki.

"Kita tidak ingin kejadian ini menjadi masalah besar. Makanya kasus ini kita selidiki, kita akan bertemu dengan camat dan Muspika lainnya mencari jalan terbaik, agar guru tidak takut lagi ke sekolah," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kuat dugaan, pemicu mengamuknya DS dikarenakan tidak naik kelas. DS bersama lima siswa lainnya yang saat ini duduk di kelas XI tidak naik ke kelas XII.

Menurut Kepala SMAN 3 M Amri Z, saat itu Sulinar sedang duduk di ruang guru, tiba-tiba DS datang dan menanyakan soal penyebabnya tidak naik kelas kepada Sulinar.

Sulinar sempat memberikan penjelasan, namun DS tak terima dan tetap ngotot minta dinaikkan ke kelas XII. Tapi Sulinar tetap pada putusan semula dan menyebutkan sudah keputusan dewan guru dan sekolah.

DS tetap tak terima, sehingga emosinya memuncak, dan gelap mata sehingga tangannya melayang ke bahu Sulinar.

Melihat kejadian itu Kepala SMAN 3 M Amri Z datang dan berusaha melerai agar DS tidak mengulangi perbuatannya, namun DS malah menyerang Amri. Beruntung Amri berhasil mengelak. DS juga mengeluarkan kata-kata kotor dan mengancam Amri serta guru yang hadir saat itu.

Dengan geram DS pulang, tapi tidak lama kemudian datang kakak DS yang diketahui bernama Mul mencari kepala sekolah. Mul bertemu dengan Amri langsung menyerang berulang-ulang namun dapat dihindari.

Tak puas dengan itu, Mul pul mengacak-acak ruang guru hingga papan grafik serta buku-buku berserakan di lantai. Meja kursi semua peralatan kantor diobrak-abrik hingga guru pun ketakutan.

"Dua guru lainnya Sri Apriyanti dan Guslini pingsan karena ketakutan," kata Amri dan menambahkan pihak sekolah kemudian menelepon Polsek Pelayang untuk memberikan pengamanan. (Ans/Cha/At)

Selengkapnya...

Read more...

20 September 2010

Kapolri: Densus 88 Sudah Bekerja Keras, Jangan Dituduh Aneh-aneh

Senin, 20/09/2010
Khairul Ikhwan - detikNews
Jakarta - Densus 88 sudah bekerja keras menangkap teroris yang berkaitan dengan perampokan Bank CIMB Niaga. Kerja keras Densus 88 tersebut jangan dinilai miring dan aneh-aneh.

"Mohon dapat dipahami, ini bukan untuk kepentingan siapa pun, tapi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. Jangan sampai anak-anak kami yang susah bekerja dituduh aneh-aneh, mereka tidak kenal lelah," tegas Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD).

Hal itu dikatakan BHD saat jumpa pers di Mapolda Sumatera Utara, Senin (20/9/2010). Kapolri dalam kesempatan itu pun sempat curhat jajaran Densus 88 yang mengorbankan kepentingan keluarga demi tugas negara.

"Mereka tidak kenal Lebaran. Wakadensus ibunya meninggal di Muaro Bungo Jambi 3 hari, langsung bergabung lagi. Kombes Edi istrinya meninggal dunia langsung beroperasi kembali untuk bergabung," ungkap Kapolri.

Kapolri menegaskan tak ada hal yang ditutup-tutupi dalam rekayasa ini. Semuanya kasus teroris ini akan bisa diikuti

masyarakat di pengadilan. Oleh karena itu dia meminta jangan ada komentar miring terhadap Densus 88.

"Jangan ada komentar-komentar miring yang selalu hujat Kepolisian Negara Republik Indonesia. Saya selaku Kapolri bertanggung jawab oleh apa yang dilakukan oleh jajaran saya. Semua berujung pada proses penegakan hukum," tegas Bambang.
(nwk/fay)

Sumber: http://www.detiknews.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

08 September 2010

Perampok Rp 9 Miliar Itu Masih di Bungo

Rabu, 08 September 2010
MUARABUNGO – Tiga tersangka pelaku perampokan, Dohar Ardian Hutabarat (37), Hery Aryanto (20) dan Supriadi alias Jojon (24) yang ditangkap Tim Buser Polres Bungo, Jambi, hingga kini masih ditahan di Mapolres Bungo.

Dohar dan Hery, warga Muara Bungo, serta temannya, Jojon, warga Mangun Jayo, Muko-Muko, Bengkulu, ditangkap Selasa (7/9), sekira pukul 15.00 WIB. Polisi menggagalkan perampokan uang Rp 9 miliar, dan mengamankan sepucuk pistol standar Polri bersama 3 pelurunya.

Sebelum ditangkap, Hery dan Jojon menggunakan Yamaha Vixion tanpa plat nomor mengikuti mobil milik KUD SPC yang membawa uang tunai senilai Rp 9 miliar ke salah satu unit KUD. Tahu mobil itu dikawal polisi, Hery dan Jojon menunda aksinya sampai si polisi pergi.

Tapi sayang, gerak-gerik mereka sudah ketahuan oleh polisi yang mengawal. Polisi menggagalkan rencana kawanan rampok itu dan langsung menangkap mereka. Ketika digeledah, polisi menemukan sepucuk pistol dan 3 amunisinya.

Kedua tersangka kemudian dibawa ke Polres Bungo. Disana terungkap masih ada seorang tersangka lagi, Dohar Ardian Hutabarat. Tugasnya memberi informasi, pengamat situasi dan penunjuk jalan. Polisi pun melacak keberadaan Dohar, dan berhasil menangkapnya.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah, mengatakan, tiga kawanan rampok itu diamankan di Mapolres Bungo. “Mereka masih diproses oleh satreskrim Polres Bungo guna pengembangan kasus lebih lanjut,” ujar Almansyah yang mengaku belum tahu asal-usul pistol yang disita. (infojambi.com)
laporan : aldi panri l editor : doddi irawan

Sumer: http://www.infojambi.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

02 September 2010

Gagal Rampok Rp1 Miliar, Motor Pelaku Dibakar

Kamis, 02/09/2010.
Dua unit motor milik perampok dibakar massa setelah pelaku gagal merampok uang sebesar Rp1 miliar milik Koperasi Unit Desa (KUD) Perintis Utama di Satuan Pemukiman Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Kapolres Bungo AKBP H Yassir melalui Kasat Samapta AKP A Sitompul ketika dikonfirmasi di Muarabungo, ibukota Kabupaten Bungo, Kamis (2/09/2010), membenarkan adanya aksi perampokan bersenjata api yang gagal yang terjadi pada Rabu (1/9) sekitar pukul 13:00 WIB.

Jajaran Polres Bungo saat ini masih terus menyelidiki kasus tersebut dan masih mengejar enam kawanan perampok yang kabur di kawasan perkebunan sawit di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu berawal saat petugas Bank Nagari Sungai Rumbai akan mengantarkan uang untuk membayar pembagian hasil plasma petani sawit ke wilayah Lubuk Mengkuang.

Dalam perjalanan, tepatnya ketika memasuki Satuan Pemukiman (SP) IV Limbur Lubuk Mengkuang, rombongan petugas bank dirampok oleh enam orang kawanan perampok bersenjata api.

Enam orang pelaku perampokan menggunakan dua unit kendaraan berboncengan, satu dikenali jenis RX King dan satunya lagi Jialing.

Enam pelaku turun dan mencegat rombongan dari Bank Nagari yang membawa uang senilai Rp1 miliar.

Namun ketika akan beraksi tiba-tiba anggota Polsek Limbur Lubuk Mengkuang Amrullah melepaskan tembakan sehingga enam pelaku terkejut.

Mengetahui ada petugas polisi, enam pelaku perampokan yang belum mendapatkan hasil langsung kabur dan meninggalkan kendaraan mereka di tempat kejadian.

Beberapa warga yang mendengar suara letusan pun berbondong ke TKP, karena kesal warga langsung membakar motor pelaku.

Enam pelaku perampokan kabur ke kawasan kebun sawit, terindikasi kabur mengarah ke PT Jamika Raya Kecamatan Pelayang.

Tidak lama kemudian, petugas dari Polres Bungo turun ke TKP dan langsung penyisiran mencari enam perampok tersebut.

Camat Limbur Lubuk Mengkuang Drs Sobraini saat dikonfirmasi menjelaskan, aksi perampokan terjadi sekitar pukul 13:00 WIB, aksi tersebut berhasil digagalkan Amrullah, petugas polisi dari Polsek Limbur Lubuk Mengkuang Amrullah yang melepaskan tembakan melihat kejadian itu. (Ans/Ant)

Sumber: http://berita8.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

26 Agustus 2010

Pesta Shabu, 10 Orang Ditangkap Polisi

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI--Sepuluh warga asal Provinsi Sumatera Selatan diringkus aparat Polres Bungo saat tengah menggelar pesta narkotika jenis sabu-sabu di sebuah kamar hotel di Kabupaten Bungo, Jambi.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah, di Jambi, Kamis mengatakan mereka diamankan dari kamar nomor 11, Hotel Nora, pada Rabu (25/8) sekitar pukul 21.30 WIB. Ke-10 tersangka tersebut adalah Hengki Gunawan (26), Andi Waruli (33), Taufik (21), Radius Prawiro (30), Herwandi (22), David Firmansyah (28), Doni Suwandi (25), ketujuhnya warga Ogan Ilir, Sumsel.

Lalu, Apri Agustian (20), Andi Firmansyah (19) dan Robi Sandra (24), ketiganya diketahui merupakan warga asal Kertapati, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Dalam penggerebekan itu selain 10 pelaku, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti, berupa satu bungkus kecil sabu, dua pirek, dua bong dan empat manchis.

Menurut Almansyah, mereka diamankan terkait kecurigaan polisi dalam rangka mengantisipasi masuknya pelaku perampokan dari Medan atau pun dari luar kota lainnya di Sumatera.

Informasi yang diperoleh polisi, saat itu ada beberapa warga yang mengendarai mobil rental dengan nomorpolisi BG asal Palembang, mobil jenis Escudo, Avanza dan Kijang Krista itu menginap di kamar 3, 4 dan 11, Hotel Nora, Kabupaten Bungo.

Berbekal kecurigaan itu, sekitar pukul 21.30 WIB, tim UKL Polres Bungo yang dipimpin Kasar Reskrim AKP Yoce Martin, segera melakukan penyelidikan. Ketika dilakukan penggerebekan di kamar 11, petugas menemukan kesepuluh pelaku tengah pesta sabu-sabu.

Selain barang bukti sabu, polisi juga mengamankan beberapa koper besar. Selanjutnya, barang bukti dan 10 pelaku segera diamankan ke Mapolres Bungo, guna dilakukan proses hukum.

Kepada polisi, para pelaku mengaku datang ke Jambi karena ingin berjualan obat dan saat ini, kepolisian masih lakukan pendalaman, apakah mereka terlibat tindak pidana curas atau tidak pidana lainnya, tegas Kabid Humas, Almansyah.

Selain itu, kepolisian Jambi juga akan melakukan koordinasi dengan Polda Sumsel, untuk mengetahui apakah para pelaku pernah terlibat tindak pidana di Palembang atau tidak.

Sumber: www.indonesiaheadlines.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

22 Agustus 2010

Polres Bungo Gelar Razia

Minggu, 22 Agustus 2010
Metrotvnews.com, Bungo: Guna mengantisipasi dan mempersempit ruang gerak perampok di Kota Medan, Sumatra Utara, Kepolisian Resor Bungo, Jambi, Sabtu (21/8), menggelar razia di jalan. razia terutama dilakukan di jalur lintas Sumatra menuju Pulau Jawa.

Razia digelar di Jalan Simpang Jambi. Dalam razia, setiap kendaraan terutama bus dari Sumut langsung diperiksa. Penumpangnya dicek identitas dan barang bawaan mereka. Selain bus, razia juga dilakukan terhadap pengendara sepeda motor.

Kepala Bagian Operasi Polres Bungo Komisaris Polisi Arief Radinata mengatakan razia untuk mengantisipasi kejahatan di transnasional dan mempersempit ruang gerak perampok. Dalam razia, diamankan puluhan sepeda motor dan satu mobil pribadi.(RAS)

Sumber: http://www.metrotvnews.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

19 Agustus 2010

Bus ALS BK.7503 DG Terbalik dan Masuk Jurang di Jalur Bungo – Padang

19 Agustus 2010, Humas JR Jambi.
Muara Bungo, pagi dini hari sekitar jam 3.00 wib tanggal 18 Agutus 2010, selagi warga asik menikmati Sahur, warga Desa Ratau ikil , kecamatan Jujuhan Kab. Bungo sekitar 45 Km dari kota Muara Bungo, dikejutkan dengan kejadian sebuah Bus ALS BG.7503-DG melenceng dari pinggir jalan sepanjang 20 meter dan akhirnya terbalik sendiri masuk jurang sedalam 8 meter menyebabkan 1 orang tewas, 3 Luka berat dan 13 luka ringan, menurut informasi yg sempat kami peroleh dari 2 orang penumpangnya yang hendak menuju Brebes mengatakan, waktu itu kami terbangun, supir kelihatan ngantuk sekali, udah 2 kali kami hampir melenceng dari jalan dan akhirnya kejadian juga yang ketiga kalinya. Kami masuk jurang sedalam 8 meter, “ kalau ngantuk harusnya supir itu istirahat sejenak, tetapi terus saja berjalan, ujarnya”’.

Bus naas ini berangkat dari medan menuju pulau jawa membawa 17 orang penumpang ditambah 2 orang supir dan 2 orang kenek, semua korban di Pukesmas Rantau Ikil dan seterusnya durujuk ke RS Muara Bungo, yg luka ringan ada yang melanjutkan perjalanan dengan bus pengganti.

Sumber: http://www.jasaraharja.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

09 Agustus 2010

Polres Merangin Gerbek Markas Perampok

Senin, 09 Agustus 2010
BANGKO - Tim Buru Sergap (Buser) Polres Merangin berhasil menggerebek markas perampok di jalan Talang Kawo, RT 02 Kelurahan Dusun Bangko, Kecamatan Bangko, Merangin, Minggu (8/8).

Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Muhlisin, menjelaskan, penggerebekan markas dan penangkapan empat perampok dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (8/8), hasil pengembangan Buser Polres Merangin setelah menangkap dua dari enam pelaku perampokan di Terminal Pasar Bawah Bangko beberapa waktu lalu.

Ke empat perampok itu adalah Abdul Rahman (20), Kadir, Har dan Sukar, semua berasal dari Provinsi Sumatera Selatan.

Dijelaskan Muhlisin, diketahui terakhir kali kawanan perampok ini bereaksi di Desa Koto Rami, Kecamatan Lembah Masurai, Jum'at (7/8). Perampok yang diketahui berjumlah enam orang berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp.12 juta, satu unit Handphone, dan tas yang berisikan kain.

Korbannya adalah Tianti (43) warga Kota Jambi. Dengan mengendarai mobil box menuju Kota Bangko sekitar pukul 01.00 WIB, usai menjual dagangannya dari hari Senin hingga Kamis. Korban langsung dihabisi oleh perampok.

Dari perampokan inilah, dan hasil penelusuran anggota Polsek Lembah Masurai yang memberikan informasi kepada tim Buser Polser Merangin. Diketahui ada dua orang warga yang gerak-geriknya mencurigakan menuju Kota Bangko dengan memakai mobil angkutan umum.

”Dua orang pelaku yang ditangkap di Pasar Bawah oleh Buser Polres Merangin itu lah yang memberitahukan keberadaan rekan mereka," kata Kapolsek Lembah Masurai, AKP. Wandri.

Sayangnya dua pelaku berhasil kabur dalam penyergapan kali ini. Bahkan polisi terpaksa mengeluarkan tembakan untuk menangkap pelaku yang menggunakan senjata api jenis pistol ini. Satu perampok tertembak timah panas polisi.

Hasil penggerebekan, polisi mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp 3.900.000, dua pucuk senjata api jenis pistol rakitan, lima buah peluru mesiu dan dua buah dompet.

Saat ini kawanan perampok yang ditangkap sudah diamankan di Mapolres Merangin untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara dua kawanan perampok yang berhasil kabur dari penangkapan terus diburu. (infojambi.com/DHA)

Sumber: www.infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

01 Agustus 2010

Oknum Polisi Diduga Selewengkan Pupuk Bersubsidi Masih Diperiksa

Minggu, 01 Agustus 2010
BANGKO – Satu truk pupuk urea bersubsidi diduga milik oknum anggota Polres Merangin, AU, yang ditangkap Jajaran Satres III Polda Jambi, Selasa pekan lalu, hingga kini masih diselidiki. Pihak Polda Jambi menyerahkan pengusutan kasus itu ke Polres Merangin.

Kapolres Merangin, AKBP Bagas Uji Nugroho, yang dikonfirmasi InfoJambi.com menyatakan akan mengecek kasus itu ke polda. “Belum ada laporannya. Saya sedang di Jambi, nanti saya cek,” ujarnya via ponsel.

Kabag Bina Mitra Polres Merangin, Kompol Syahrial Koto juga mengaku belum menerima laporan penangkapan itu. “Saya belum terima laporan. Kalau polda yang menangkap, kami tunggu pelimpahannya. Jika ada perintah proses, akan kami proses,” kata Syahrial.

Hal senada diungkapkan Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah. Menurutnya, anggota yang terlibat akan diproses sesuai hukum berlaku. Proses kasus tersebut diserahkan sepenuhnya ke Polres Merangin. “Kami akan memantaunya,” ujar Almansyah.

Pupuk bersubsidi seberat 8 ton tersebut ditangkap saat diangkut truk Mitsubishi PS-125 BH 8202 FL, di Rumah Makan Famili Abadi, Desa Karang Anyar Kecamatan Pamenang Barat, Merangin, Jambi. Truk ditangkap oleh petugas Satres III Polda Jambi lewat di kaswasan itu.

Ketika diperiksa, pupuk tidak dilengkapi surat-surat resmi. Supir dan truk diamankan di Mapolres Merangin. Informasi terakhir, jajaran Satreskrim Polres Merangin saat ini tengah memeriksa anggota polres berinisial AU. “Saat ini masih diproses tahap penyelidikan oleh reskrim,” ujar anggota polres yang enggan disebut namanya. (infojambi.com/DHA)

Sumber: www.infojambi.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

30 Juli 2010

Polres Bungo Selidiki Tewasnya Tamu Hotel

Jumat, 30 Juli 2010
MUARABUNGO--MI: Seorang pria yang menjadi tamu hotel O ditemukan tewas di salah satu kamar hotel itu di Kota Muarabungo, Kabupaten Bungo, Kamis (29/7) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jumat (30/7), pria penyewa hotel itu bernama Syaiful, 64, warga Sungai Puar, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi. Korban diketahui tewas setelah kamarnya dibuka oleh petugas hotel dan polisi dari Polres Bungo. Saat ditemukan, tubuhnya hanya dibalut selimut dalam posisi tidur.

Setelah dilakukan pemeriksaan forensik terhadap jenazah serta melakukan olah TKP, setengah jam kemudian mayat Syaiful dibawa ke RSUD H Hanafie Muarabungo untuk divisum. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat ke Bungo dari Mersam bersama rekannya Yanto yang merupakan rekan kerja dengan tujuan mengurus bisnis proyek pembuatan rumah transmigrasi di Rantau Keloyang.

Syaiful bersama Yanto tiba di Bungo, Rabu (28/7), sekitar pukul 22.00 WIB. Oleh Yanto, korban diajak menginap di rumah orang tuanya. Namun korban menolak karena tidak ingin merepotkan dan memilih menginap di hotel O kamar nomor 9.

Setelah masuk hotel, korban langsung tidur. Yanto menginap di rumah orangtuanya. Keesokan harinya Yanto sempat menghubungi korban, namun telepon genggamnya tidak diangkat. Ia mengira korban sudah kembali ke Batanghari.

Pihak hotel merasa aneh dengan tamunya, sebab sejak pagi Syaiful tidak keluar kamar. Bahkan pintu kamarnya sempat diketuk tapi tidak ada jawaban.

Merasa curiga, akhirnya pihak hotel menghubungi kepolisian yang kemudian mendobrak pintu kamar nomor 9. Ternyata korban ditemukan telah meninggal dengan hanya dibalut selimut.

Kapolres Bungo AKBP H Yassir melalui Kasat Intelkam AKP Dudi Novery SE membenarkan penemuan mayat Syaiful di hotel O tersebut. Dari pemeriksaan sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun kasus ini masih dalam penyelidikan. (Ant/OL-5)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

13 Juli 2010

Kapolres Merangin Bantah Mantan Petingginya Terlibat Penggelapan BBM

Tuesday, 13 July 2010
BANGKO - Kapolres Merangin, AKBP. Bagas Uji Nugroho, menegaskan kalau keterangan dan pernyataan terdakwa Suryadi bahwa ada keterlibatan oknum mantan petinggi Polres Merangin berinisial Gren, Dwi, dan Jon, dalam kasus penggelapan BBM tidak memiliki landasan hukum, karena diucapkannya diluar persidangan.

Kapolres pun berencana akan memanggil terdakwa Suryadi untuk dimintai keterangan menyangkut pernyataan yang diberikannya di media, “Kita akan penggil Suryadi untuk dimintai keterangan,” tegas Kapolres.

Menurut Bagas, pada berkas pemeriksaan acara (BAP) yang diungkapkan Suryadi tidak seperti itu, dia mengaku hanya berbisnis minyak goreng.

Ketika disinggung munculnya nama mantan Waka Polres Merangin dengan inisial Gren dalam kasus Suryadi, Kapolres mengaku tidak mengetahuinya. “Kalau masalah tersebut, langsung tanya kepada terdakwa atau pada yang bersangkutan sendiri, pernyataan tersebutkan belum jelas,” terangnya.

Sementara ditempat terpisah Ketua Sidang dalam kasus Suryadi, Kartim Hasrudin, menjelaskan bahwa setelah menjalani tiga kali persidangan terdakwa tidak belum memberikan keterangan tentang adanya keterlibatan oknum petinggi polisi di Polres Merangin.

Menurut Kartim, apa yang diucapkan Suryadi tidak memiliki landasan hukum. Secara Yuridis formal pernyataan tersebut tidak berlaku, karena tidak diucapkannya pada BAP dan dalam persidangan. (infojambi.com/DHA)

Sumber: www.infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

04 Juli 2010

Penipuan ala Merangin, Nama Kajari Dicatut

Sunday, 04 July 2010
BANGKO – Ada-ada saja cara orang cari duit. Di Kabupaten Merangin, Jambi, ada oknum mengaku kepala kejaksaan negeri (kajari) Bangko, Syafruddin Djamain, mencoba menipu sejumlah kepala dinas. Kepala dinas diknas, Fauzi, dan kepala dinas koperindag, Nasution, nyaris jadi korban.

Fauzi yang kini jadi tersangka kasus korupsi pernah ditelepon seseorang mengaku Kajari Bangko. Orang itu meminta sejumlah uang untuk keperluan kejaksaan negeri (kejari). Namun Fauzi tidak percaya orang tersebut Syafruddin Djamain. Fauzi lolos dari penipuan.

Kejadian dengan modus yang sama terjadi pada Nasution, Jum’at pekan lalu. Orang itu menelepon ke ponsel Nasution, ingin meminjam uang Rp 10 juta. Katanya kejari sedang ada tamu dari Jakarta dan butuh uang Rp 25 juta. Kejari sendiri hanya punya duit Rp 15 juta, masih kurang Rp 10 juta.

Nasution jelas tidak percaya orang itu Syafruddin Djamain, karena nomor ponsel yang menghubunginya tidak sama dengan nomor ponsel kajari yang disimpan di hp-nya. “Saya lihat nomornya luar Jambi. Saya yakin itu penipuan yang mencatut nama kajari,” ungkapnya.

Kajari Bangko, Syafruddin Djamain, membantah keras dirinya menghubungi kepala dinas meminta sejumlah uang. “Sampai saat ini belum pernah. Terlalu naif minta duit sama kepala dinas,” tegasnya.

Aksi percobaan penipuan itu sampai ke telinga Kasi Intel Kejari Bangko, Nopriyandi. “Itu nggak benar. Kami akan koordinasikan masalah ini dengan Polres Merangin untuk melacak pelakunya,” katanya.

Bersama InfoJambi.com, aparat kejari mencoba menjebak pelaku yang memakai nomor ponsel 081230510444. Ketika dihubungi ponsel itu menjawab. Dalam percakapan per telepon disepakati akan dilakukan pertemuan di kantor kejari Bangko. Namun setelah ditunggu-tunggu pelaku tidak muncul. (infojambi.com/DHA)

Sumber: www.infojambi.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

14 Juni 2010

Uang 48 Juta Milik Adira Rimbo Bujang Digondol Maling

Monday, 14 June 2010 12:48
MUARATEBO – Aksi perampokan terjadi di Jalan Sulthan Hassanudin Poros, Kelurahan Wiritho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, Tebo, Senin (14/6). Perampok berhasil menggongol uang kasir kantor Pembayaran Adira Pos Rimbo Bujang senilai Rp. 48 juta.

Ketua Pos Pembayaran Adira Pos Rimbo Bujang, Ismail, menjelaskan, pelaku masuk ke dalam melalui pintu depan dengan cara memotong gembok saat kantor dalam keadaan kosong.

“Saat kejadian kantor tidak ada orang, pertama kali yang mengetahui bahwa kantor Adira di rampok itu kasir kantor,” ujar Ismail, Senin (14/6).

Ditambahkan Ismail, kasir yang biasa membuka pintu setiap pagi terkejut melihat pintu kantor dalam keadaan terbuka. Karena penasaran, kasir itu langsung masuk dan menemukan kain sarung dan dua pasang sepatu di lantai.

Diduga kain itu digunakan pelaku untuk mengangkat brankas yang berada di lantai dua ke luar kantor. Pelaku berhasil membawa kabut uang kasir senilai Rp. 48.723.000.

Sementara, Totok, warga yang tinggal bersebelahan dengan kantor Adira mengaku sekitar pukul 02.00 WIB, dirinya mendengar suara mobil berhenti di depan kantor itu. Namun, dirinya tidak menaruh curiga bahwa suasana gaduh malam itu adalah suara maling yang sedang menyatroni kantor Adira.

“Biasanya setiap malam kantor Adira selalu ramai, jadi saya tidak menaruh curiga,” jelas totok.

Saat ini kejadian tersebut tengah ditangani Polsek Rimbo Bujang. (infojambi.com/SUK)

Sumber: www.infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

11 Juni 2010

Polres Tebo Sudah Kantongi Ciri-Ciri Perampok Tauke Karet

Friday, 11 June 2010
MUARATEBO – Kepolisian Resor (Polres) Tebo menyatakan telah mengantongi ciri-ciri tujuh orang pelaku perampokan terhadap Warniyanto, tauke karet Warga Jalan 22 Poros Desa Rimbo Mulyo, Rimbo Bujang, yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (9/6) kemarin.

Menurut Kapolsek Rimbo Bujang, AKP Arif Irawan, berdasarkan pengembangan di lapangan, ciri-ciri pelaku sudah diketahui. Diantara mereka ada yang berasal dari Rimbo Bujang.

Arif menambahkan, polisi sedikit mendapatkan kesulitan untuk menangkap pelaku, karena alat bukti yang ada tidak cukup.

“Ciri-ciri pelaku sudah diketahui, tapi untuk menangkap mereka buktinya tidak cukup,” jelas Arif, Jum’at (11/6).

Perampokan uang Rp. 59 juta, emas 8 mayam 25 gram, tiga unit telepon genggam Nokia, dan mobil Kijang Innova B 2980 IQ milik tauke karet itu hanya berlangsung 15 menit. Lima orang perampok berhasil masuk ke dalam rumah korban. Sedangkan dua orang pelaku lainnya berjaga-jaga di luar rumah.

Namun polisi menemukan mobil korban di pinggir jalan Lintas Sumatera, tepatnya di dekat Polsek Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo.

“Tampaknya mobil tersebut memang digunakan pelaku untuk kabur saja,” jelas Arif. (infojambi.com/SUK)

Sumber: www.infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

01 Juni 2010

Hati-hati, Jalan Lintas Tebo – Bungo Rawan Pemalakan

Tuesday, 01 June 2010
MUARATEBO – Jika Anda ingin bepergian melintasi Jalan Lintas Tebo-Bungo harap lebih waspada dan berhati-hati, terutama dimalam hari. Karena aksi pemalakan oleh gerombolan pemuda kerap terjadi di jalan lintas itu.

Kasus pemalakan terbaru oleh sekitar 10 orang pemuda terjadi di kilometer 16 lintas Tebo-Bungo. Sebuah mobil Dam Truk pengangkut batubara yang dikendarai Joni Haryanto (25), dihadang sekitar pukul 23.30 WIB, Senin (31/5).

Menurut Joni, tiba-tiba mobilnya dihadang oleh sebuah sepeda motor RX King warna biru yang dikendarai Nanang (28), warga Sungai Alai Desa Jaya Mulya. Pelaku naik lewat pintu samping dan memaksa Joni turun dari mobilnya.

Setelah turun, Joni dikejutkan dengan munculnya sekitar 10 orang pemuda yang langsung mengelilinginya dan memukul mobil Dam Truk itu hingga penyok.

“Dari aroma mulutnya grombolan pemuda itu sedang mabuk, dan memaksa saya untuk menyerahkan uang. Mereka merampas dompet saya yang berisi uang 500 ribu rupiah,” jelas Joni, Selasa (1/6).

Mendapat laporan dari korban, polisi langsung menuju ke TKP dan beberapa saat kemudian pelaku berhasil diringkus. Sedangkan kawanan lainnya berhasil kabur sebelum petugas datang.

Kapolsek Tebo Tengah, AKP Suwito, pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainya. Saat ini Nanang ditahan di Mapolsek Tebo Tengah untuk Proses penyelidikan lebih lanjut. (infojambi.com/SUK)

Sumber: www.infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

27 Juli 2009

Potong Teroris, Polisi Bungo Razia Rutin

Senin, 27 Juli 2009, RakyatMerdeka.co.id
Jakarta, RMOL. Untuk mencegah dan memutus pergerakan teroris masuk ke Bungo, Jambi, kepolisian bekerja sama dengan Satpol PP Kota Bungo secara rutin menyisir hotel-hotel yang menjamur di kota itu.

Seperti dilansir JPNN, Minggu (26/7), Kabag Binamitra Polres Bungo Iwan, mengatakan tujuan menjelaskan razia yang dilakukan pihaknya bersama dengan pihak Satpol PP merupakan sebagai tindakan mengantisipasi pendatang baru di Bungo. Selain itu, tujuan lain dalam razia ini juga untuk mengecek warga yang tidak memiliki KTP, hal ini menurutnya dilakukan supaya warga yang bepergian membawa kartu identitas minimal Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Yang paling utama ya mencari pelaku-pelaku kejahatan yang bisa melakukan kejahatan di wilayah Bungo, dan ini merupakan kegiatan antisipasi, karena pelaku-pelaku kejahatan bukan hanya saja kejahatan konvensional saja,” ujarnya.

Kendati menurutnya belum ada temuan dalam pelaksanaan razia, namun tindakan yang dilakukan pihaknya bersama Satpol PP sebagai upaya antisipasi yang dilakukan di seluruh Indonesia saat ini, dan ini juga sebagai upaya agar situasi Bungo dapat terus kondusif.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan terus memantau kegiatan khususnya di hotel-hotel menghimbau pada masyarakat agar dapat memberitahukan jika ada tindakan-tindakan kriminalitas agar bisa ditindak lanjuti. [hta]

Sumber:http://www.rakyatmerdeka.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

15 Hotel Disisir Apara Kepolisian. Sebagai Antisipasi Pelaku Pengeboman

Minggu, 26 Juli 2009 | Jambi Independent
MUARABUNGO,Untuk mengantisipasi adanya aksi terorisme yang berpeluang untuk masuk ke wilayah Kabupaten Bungo. Pemkab Bungo, Polres dan Satpol PP merazia sejumlah hotel dan wisma. Dalam penyisiran petugas tersebut tidak ditemukan orang yang dicurigai sebagai terorisme.

Kapolres Bungo AKBP Yassir melalui Kabag Binamitra Kompol Iwan mengatakan bahwa razia yang dilakukan itu adalah untuk mengantipasi adanya penduduk yang tidak terdaftar atau tidak memiliki izin tinggal. Selain itu, juga merupakan antisipasi untuk menjaga kemungkinan adanya peluang pelaku pengeboman.

Meskipun peristiwa pengeboman berada di Jakarta. Namun, upaya antisipasi untuk menjaga-jaga jangan sampai terjadinya hal tersebut juga perlu dan penting untuk dilakukan.

Selain penyisiran dan razia yang menjaring para pendatang yang tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) atau pendatang tidak memiliki izin tinggal. Razia itu juga sekaligus akan menjaring para pekerja seks komersial dan masyarakat yang melakukan tindakan kriminal dalam wilayah Polres Bungo.

“Razia akan digelar kembali pada waktu yang belum dapat dipastikan, hingga situasi kondusif dan aman. Antisipasi yang dilakukan akan tetap berjalan, salah satunya dalam lingkup terkecil yaitu RT,” katanya.

Ketua RT, katanya, harus mengetahui warganya yang terdaftar, pendatang yang tidak memiliki kartu identitas. “Tim gabungan akan tetap menggelar razia kembali untuk tetap mengantisipasi warga pendatang yang tidak memiliki tanda pengenal, dan tetap mengantisipasi untuk menjaga wilayah Bungo dari pelaku terorisme,” ungkapnya.

Dalam razia itu, Polres menurunkan 50 personelnya dibantu 30 dari Satpol PP. Tim dibagi dua untuk menyisir Hotel Swarna Bhumi, Flamboyan, Merlin Mini, Ayudia Pala, Bungo, One, Saudara SKB, Wiltop, dan Ayudia Pala 2. Selanjutnya, tim kedua menyisir Hotel Indra, Pelangi, Nora, Anda, Bunda, Semagi, Wisma Samping MTQ, Wisma Lintas, dan Wisma Kadirun.

Di Hotel Wiltop, petugas menemukan sejumlah wanita dengan dandanan menor dan seksi. Mereka termasuk dalam target razia tanda pengenal. Setelah diperiksa kartu pengenalnya, tenryata sebagian besar pendatang dari luar.

Saat menyisir di room, pengunjung hotel yang sedang asyik menikmati malam dengan minuman keras beralkohol, seperti mengetahui adanya razia yang digelar. Sehingga, pada saat akan melakukan penggerebekan di room tersebut, tidak menemukan pemilik barang bukti.

Saat penyisiran di Hotel Bungo, ada satu tamu hotel yang memiliki peralatan komunikasi yang dikhawatirkan merupakan alat-alat pengeboman. Namun saat diinterogasi, seluruh peralatan serta pemilik peralatan tersebut merupakan karyawan sebuah perusahaan telekomunikasi. (*)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...
Toko Buku Online Terlengkap

Kabupaten Bungo Bakal Punya Bandara

Kabupaten Bungo dalam waktu dekat bakal punya Bandar Udara (Bandara). Mau tau lebih detil lagi? Klik di sini.

Berapa Malaikat yang Kau Temui Hari ini?

Ya berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini? 
Atau hari kemarin? 
Di dalam perjalananmu menuju tempat kerja? 
Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali? 
Berapa? Klik di sini

Entri Populer

Anda sudah Bertahun-tahun Frustasi Belajar Bahasa Inggris dengan Kursus, Les privat dan Membeli Software mahal Yang Mengajari Anda Grammar tetapi sampai detik ini Ada masih “malu” berbicara Bahasa Inggris. Sekarang Lupakan Grammar….!

Ikuti Kursus Belajar Bahasa Inggris Online Cepat

Tanpa Grammar Full Conversation

Authorized Partner of E-Compusoft Online English Training

Akte Notaris No. 198. Tanggal 22 Desember 2009

Sistem Kursus tanpa mengenal tempat & waktu. ribuan member telah bergabung mulai dari Aceh hingga Papua bahkan luar negeri seperti :

Arab Saudi, Malaysia, Qatar, Timor Leste, Korea, Polandia, Lagos (Nigeria), dll

Satu-satunya sistem yang menjamin 100% Anda mengalami dan merasakan secara nyata kemajuan berbahasa Inggris Anda – Garansi


Mau lihat Saja dulu Klik Di Sini
BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

About This Blog

INFO BUNGO dimaksudkan sebagai sarana berbagi informasi tentang Kabupaten Bungo. Komentar, saran dan kritik anda sangat kami harapkan. Silahkan kirim e-mail ke : info_bungo@yahoo.com

Taukah Kamu?

Kecamatan di Kabupaten Bungo ada 17

Kelurahan di Kota Bungo ada 12

Disclamer

Isi dan materi iklan dalam situs ini di luar tanggung jawab INFO BUNGO. Kami tidak bertanggungjawab atas segala konsekwensi yang timbul dari iklan dalam situs ini. Terima kasih.
BlogRankers.com blogarama - the blog directory Newswire Blogs - Blog Catalog Blog Directory Submit Your Site
Sebagian artikel/berita adalah dari media online di Indonesia, pencantuman kembali di blog ini ditujukan untuk menyebarkan informasi secara online agar pembaca dapat memperoleh informasi dari banyak tempat. Sumber atau link asal artikel/berita tetap disertakan untuk melihat source aslinya.

Sebagian atau seluruh artikel, gambar, video, berita dan sebagainya yang ditampilkan di blog ini adalah milik masing-masing pemilik. Kami tidak memegang hak cipta. Sebagian atau seluruhnya itu bersumber dari blog maupun website lain atau sumber lainnya. Jika ada yang keberatan untuk ditampilkan artikel, gambar, video, berita dan sebagainya di blog ini, agar disampaikan kepada kami yang selanjutnya akan dihapus dari blog ini. Terima kasih.

Ó2009 - 2011 Admin · Info Bungo · e-mail: info_bungo@yahoo.com

Jl.Batang Tebo No.408 Muarabungo 37214, JAMBI


  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP