BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Welcome

Selamat datang di Info Bungo. Situs ini dimaksudkan sebagai salah satu sarana berbagi informasi tentang Kabupaten Bungo dan sekitarnya, baik bagi yang tinggal di Bungo maupun yang sedang di luar kota. Di sini anda dapat mengetahui tentang Profil Kabupaten Bungo, Sejarah Kabupaten Bungo, Berita tentang Kabupaten Bungo dan lain sebagainya.
Tampilkan postingan dengan label Berita Juli 2009. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Juli 2009. Tampilkan semua postingan

30 Juli 2009

Zulfikar : Damasraya Tidak Konsisten dengan Perjanjian

Kamis, 30 Juli 2009 | Infojambi.com
BUNGO - Bupati Bungo, H. Zulfikar Ahmad, menyatakan pihak Pemerintah Kabupaten Damasraya, Propinsi Sumatera Barat (Sumbar) tidak konsisten terhadap perjanjian yang telah disepakati antara Gubernur Sumbar dengan Gubernur Jambi di Kantor Menteri Dalam Negeri.

Zulfikar menambahkan, sudah disepakati di wilayah batas yang disengketakan berstatus quo sama-sama mematuhi perjanjian tersebut sampai ada penyelesaian yang ditetapkan dengan keputusan menteri dalam negeri. Namun ia menilai, Pemerintah Kabupaten Damasraya telah melakukan aktivitas pembangunan di wilayah sengketa tersebut.

“Kami menyesalkan sikap Pemerintah Sumatera Barat. Bersama tokoh masyarakat daerah kami akan mendatangi Mendagri dan melaporkan tindakan Pemkab Damasraya tersebut,” kata Bupati di Gedung DPRD Kabupaten Bungo, Rabu (29/78). (infojambi.com/HAM)

Sumber:http://infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

28 Juli 2009

Taufik Hidayat Belum Sadarkan Diri

SELASA, 28 JULI 2009 | Jambi-Ibdependent
MUARABUNGO-Taufik Hidayat (25) merupakan salah seorang korban tabrakan adu kambing dengan petugas Polantas Achmad Lawi hingga kemarin (27/8) dalam kondisi kritis dan belum sadarkan diri. Hal ini dibenarkan petugas IGD yang mengetahui korban masih dirawat di ruang Intensif Care Unit (ICU). Menurut petugas yang enggan menyebutkan namanya itu kalau Taufik Hidayat belum sadarkan diri. “Dia masih di rawat di ICU kondisinya belum sadar,” ungkapnya.

Dari pantauan Radar Bute di ICU korban Taufik masih menjalani perawatan intensif, tubuhnya masih menggunakan selang oksigen. Karena seperti diberitakan sebelumnya Taufik mengalami luka keluar darah dari mulut dan hidung, robek di kening 10 cm hingga terkelupas, luka lecet di dada kiri. Dan tampaknya tabrakan yang cukup keras membuat korban belum sadarkan diri.

Begitu juga di tempat kejadian perkara masih terlihat tanda-tanda yang dibuat oleh pihak kepolisian seperti lingkaran dan garis. Mulai bagaimana tabrakan pun dibuatkan sketsa di jalan M Yamin itu. Sedangkan kendaraan Taufik Hidayat jenis Suzuki Spin putih masih di parker di halaman Satlantas Polres Bungo dalam kondisi ringsek berat di bagian depan.

Pengakuan sama disampaikan oleh Kanit Laka Satlantas AIPTU Muhammad kalau stafnya sempat menjenguk kembali Taufik Hidayat apakah sudah sadar atau belum. Menurut informasi yang dia terima Taufik masih di rawat di ruang ICU, dan informasi lain mau dirujuk. “Staf kami ingin mengetahui bagaimana kondisinya, dan Taufik masih di rawat ICU belum sadar,” ungkap Muhammad.

Menariknya informasi yang berkembang di lapangan banyak persepsi soal kejadian itu. Ada yang menyebutkan kalau korban A Lawi mengejar copet, ada juga yang menyebutkan mengejar orang yang melanggar. Keterangan resmi dari Satlantas kalau A Lawi dalam posisi bertugas mengejar pelanggar lalulintas. “Dia mengejar pelanggar lalulintas dari pos Bambu Kuning,” ungkap Muhammad. (ado)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

27 Juli 2009

Potong Teroris, Polisi Bungo Razia Rutin

Senin, 27 Juli 2009, RakyatMerdeka.co.id
Jakarta, RMOL. Untuk mencegah dan memutus pergerakan teroris masuk ke Bungo, Jambi, kepolisian bekerja sama dengan Satpol PP Kota Bungo secara rutin menyisir hotel-hotel yang menjamur di kota itu.

Seperti dilansir JPNN, Minggu (26/7), Kabag Binamitra Polres Bungo Iwan, mengatakan tujuan menjelaskan razia yang dilakukan pihaknya bersama dengan pihak Satpol PP merupakan sebagai tindakan mengantisipasi pendatang baru di Bungo. Selain itu, tujuan lain dalam razia ini juga untuk mengecek warga yang tidak memiliki KTP, hal ini menurutnya dilakukan supaya warga yang bepergian membawa kartu identitas minimal Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Yang paling utama ya mencari pelaku-pelaku kejahatan yang bisa melakukan kejahatan di wilayah Bungo, dan ini merupakan kegiatan antisipasi, karena pelaku-pelaku kejahatan bukan hanya saja kejahatan konvensional saja,” ujarnya.

Kendati menurutnya belum ada temuan dalam pelaksanaan razia, namun tindakan yang dilakukan pihaknya bersama Satpol PP sebagai upaya antisipasi yang dilakukan di seluruh Indonesia saat ini, dan ini juga sebagai upaya agar situasi Bungo dapat terus kondusif.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan terus memantau kegiatan khususnya di hotel-hotel menghimbau pada masyarakat agar dapat memberitahukan jika ada tindakan-tindakan kriminalitas agar bisa ditindak lanjuti. [hta]

Sumber:http://www.rakyatmerdeka.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

15 Hotel Disisir Apara Kepolisian. Sebagai Antisipasi Pelaku Pengeboman

Minggu, 26 Juli 2009 | Jambi Independent
MUARABUNGO,Untuk mengantisipasi adanya aksi terorisme yang berpeluang untuk masuk ke wilayah Kabupaten Bungo. Pemkab Bungo, Polres dan Satpol PP merazia sejumlah hotel dan wisma. Dalam penyisiran petugas tersebut tidak ditemukan orang yang dicurigai sebagai terorisme.

Kapolres Bungo AKBP Yassir melalui Kabag Binamitra Kompol Iwan mengatakan bahwa razia yang dilakukan itu adalah untuk mengantipasi adanya penduduk yang tidak terdaftar atau tidak memiliki izin tinggal. Selain itu, juga merupakan antisipasi untuk menjaga kemungkinan adanya peluang pelaku pengeboman.

Meskipun peristiwa pengeboman berada di Jakarta. Namun, upaya antisipasi untuk menjaga-jaga jangan sampai terjadinya hal tersebut juga perlu dan penting untuk dilakukan.

Selain penyisiran dan razia yang menjaring para pendatang yang tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) atau pendatang tidak memiliki izin tinggal. Razia itu juga sekaligus akan menjaring para pekerja seks komersial dan masyarakat yang melakukan tindakan kriminal dalam wilayah Polres Bungo.

“Razia akan digelar kembali pada waktu yang belum dapat dipastikan, hingga situasi kondusif dan aman. Antisipasi yang dilakukan akan tetap berjalan, salah satunya dalam lingkup terkecil yaitu RT,” katanya.

Ketua RT, katanya, harus mengetahui warganya yang terdaftar, pendatang yang tidak memiliki kartu identitas. “Tim gabungan akan tetap menggelar razia kembali untuk tetap mengantisipasi warga pendatang yang tidak memiliki tanda pengenal, dan tetap mengantisipasi untuk menjaga wilayah Bungo dari pelaku terorisme,” ungkapnya.

Dalam razia itu, Polres menurunkan 50 personelnya dibantu 30 dari Satpol PP. Tim dibagi dua untuk menyisir Hotel Swarna Bhumi, Flamboyan, Merlin Mini, Ayudia Pala, Bungo, One, Saudara SKB, Wiltop, dan Ayudia Pala 2. Selanjutnya, tim kedua menyisir Hotel Indra, Pelangi, Nora, Anda, Bunda, Semagi, Wisma Samping MTQ, Wisma Lintas, dan Wisma Kadirun.

Di Hotel Wiltop, petugas menemukan sejumlah wanita dengan dandanan menor dan seksi. Mereka termasuk dalam target razia tanda pengenal. Setelah diperiksa kartu pengenalnya, tenryata sebagian besar pendatang dari luar.

Saat menyisir di room, pengunjung hotel yang sedang asyik menikmati malam dengan minuman keras beralkohol, seperti mengetahui adanya razia yang digelar. Sehingga, pada saat akan melakukan penggerebekan di room tersebut, tidak menemukan pemilik barang bukti.

Saat penyisiran di Hotel Bungo, ada satu tamu hotel yang memiliki peralatan komunikasi yang dikhawatirkan merupakan alat-alat pengeboman. Namun saat diinterogasi, seluruh peralatan serta pemilik peralatan tersebut merupakan karyawan sebuah perusahaan telekomunikasi. (*)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

24 Juli 2009

Atitje, Relawan Kain Tradisional

Jumat, 24 Juli 2009 | Kompas.com
EDNA C PATTISINA

Berbicara dengan Atitje, begitu Sativa Sutan Aswar dipanggil, bagaikan bertemu ”manusia langka”. Bukan hanya karena dia banyak bergelut dengan kain tradisional yang kian langka. Pemikirannya ”nyeleneh”. Kegiatannya pun tak biasa. Dia membina perajin kain dengan dana pribadi.

Sejak tahun 1998 Atitje membina perajin kain tradisional di Sumatera Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Jambi. Total, 200 perajin yang dia bina. ”Apa yang disebut membina itu proses belajar sekitar 3-6 tahun. Bukan hanya kita datang sekali, bawa rancangan, mereka bikin, terus kita pergi,” katanya.

Di Jambi, misalnya. Atitje mulai dari dasar. Tahun 1999 ia diminta Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin meriset sejarah kebudayaan Sumatera melalui Sungai Batanghari. Pemegang gelar doktor sejarah dan kebudayaan dari Ecole Des Hautes Etudes en Sciences Sociales (EHESS) Paris, Perancis, ini mengatakan, salah satu hasil penelitiannya, kain tak lepas dari budaya di selatan Sumatera.

Kain adalah bagian penting dari adat. Kain digunakan dalam berbagai acara tradisi dan kebutuhan sehari-hari. ”Kepala itu sakral, kita punya tutup kepala asli dari Jambi,” katanya.

Mulai 2002 Atitje mentransfer ilmunya kepada perajin, mulai dari berbagai motif, komposisi warna, mewarnai benang, hingga ragam hias. Ada sekitar sembilan kabupaten di Provinsi Jambi yang sering dia datangi untuk mengajar, di antaranya adalah Bungo, Sorolangun, dan Merangin

”Saya hanya mempersiapkan mereka menghadapi kebutuhan pasar,” katanya.

Pada saat itu istri Gubernur Jambi, Ratu Munawaroh, tengah menyosialisasikan penggunaan kembali kain tradisional. Atitje membuat kerajinan tradisional menjadi industri yang punya keberlanjutan pasar. Misalnya, ia mengajari membuat songket dengan harga lebih terjangkau, menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) berbahan baku poliester.

”Biar bahan baku murah, yang penting komposisi, motif, dan selera desainernya bisa meningkatkan kualitas kain. Di sinilah saya jadi relawan,” kata lulusan Jurusan Desain Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung ini.

Dari kantong sendiri

Relawan, begitu Atitje mendefinisikan dirinya. Jangan ditanya soal biaya, semua keluar dari kantong sendiri. Ia menolak membeberkan berapa uang yang dia keluarkan. Namun, dari benang seharga Rp 125.000 untuk bahan baku sehelai kain, biaya operasional seperti transportasi, akomodasi, dan komunikasi, hingga uang muka untuk perajin, dia tanggung. Ini sudah berlangsung bertahun-tahun.

Bahkan dia pula yang mencarikan bahan baku karena di Jambi sulit mencari benang yang diinginkan.

”Saya enggak tahu berapa uang yang dikeluarkan. Saya enggak mau tahu. Daripada saya berhitung-hitung, nanti malah sakit hati,” katanya.

Ia mengakui, tindakannya selama ini sama sekali tak ekonomis. Bahkan, selalu menggerus uang belanja rumah tangganya. Namun, ia memiliki logika sendiri.

”Saya bilang kepada suami, ’Man (Arif Arryman), daripada beli tas mahal, mending saya minta uang buat perajin, lebih berguna’,” katanya.

Pengeluaran tak dia hitung, demikian juga pemasukan. Kain-kain dari perajin ia tampung di gudang rumahnya. Kalau ada teman yang berminat, kain itu dia keluarkan dengan imbalan biaya produksi.

”Saya ini pengajar, bukan mau berdagang kain,” katanya.

Dukungan ekonomi keluarga

Atitje bisa beraktivitas karena dukungan ekonomi keluarga. Tak sekali suaminya, Arif Arryman, pengamat ekonomi yang menjadi salah satu komisaris independen PT Telkom, geleng-geleng kepala karena aktivitas sang istri menyita uang belanja.

Pasangan ini bertemu semasa mahasiswa ITB, tahun 1978. Rumah kontrakan Atitje, anak pejabat di Angkatan Udara RI, Sutan Aswar Datuk, di Jalan Kitiran, Bandung, menjadi salah satu markas aktivis. Arryman adalah salah seorang aktivis mahasiswa.

Kenapa dia mau menjadi relawan bagi perajin kain?

”Kain ini cuma alat. Saya sosiolog. Saya ingin menyampaikan kepada banyak orang tentang nilai-nilai hidup yang saya percayai,” katanya.

Awalnya Atitje sempat menjadi dosen di Universitas Trisakti dan Institut Kesenian Jakarta. Namun, sebuah pertemuan dengan Prof Widagdo, dosennya di ITB, mengusik hatinya.

”Ngapain kamu jadi dosen? Dosen itu kan karyawan,” kata Atitje menirukan ucapan dosen pembimbingnya itu.

Selanjutnya, Atitje ikut sang suami yang studi ke Perancis. Ia ikut melanjutkan pendidikan. Skripsi sarjananya, ”Evolusi Industri Tekstil di Sumatera Barat”, diajukan ke Dennys Lombard dan mendapat sambutan. Ia meraih gelar doktor dengan tesis tentang evolusi industri tekstil abad ke-16.

Pulang ke Indonesia, ia melihat kain sebagai alat yang bisa menjadi medium untuk menyampaikan ”pesan”. Di pelatihan, misalnya, saat ia mengajarkan gradasi warna dari merah ke biru yang dibahas bukan hanya masalah warna.

”Saya bilang, ’Lihat, enggak ada warna yang sama. Tiap orang punya rezeki dari Tuhan, enggak usah iri-irian’,” katanya menyinggung perajin yang tak mau bekerja sama dan berbagi pengetahuan, bahkan saling memfitnah.

Atitje menekankan, kain itu tak sekadar hasil kerajinan tangan. Ada gagasan kebudayaan yang di antaranya terdiri dari aturan adat dan diekspresikan lewat berbagai motif tenun tradisional.

Di Minangkabau, misalnya, motif itik pulang patang atau itik pulang sore, berbentuk huruf S, dan digunakan sebagai batas pinggir horizontal. Dengan metafora bebek yang fleksibel, bisa berjalan di tanah dan berenang di air, motif ini hendak menggambarkan orang Minang yang fleksibel, mampu beradaptasi dan bekerja sama.

”Semua kain adat itu ada ayat-ayat kehidupannya. Itulah yang ingin saya sebarkan karena kita kehilangan nilai-nilai itu,” kata Atitje.

Sumber:http://koran.kompas.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

23 Juli 2009

Bus ALS Terbalik, 9 Penumpang Luka-luka. Diduga Sopir Mengantuk

KAMIS, 23 JULI 2009 | Jambi Independent
MUARABUNGO - Bus ALS dengan nomor polisi BK 7701 DJ, sekitar pukul 03.20 WIB kemarin (22/7) terbalik di ruas jalan Bungo-Tebo tepatnya di tikungan KM 15 depan Kantor Camat Bathin II Babeko. Akibatnya, sembilan penumpang mengalami luka-luka, sehingga terpaksa dilarikan ke RSUD H Hanafie Muarabungo.

Belum diketahui apa penyebab sebenarnya. Namun kuat dugaan kecelakaan itu dipicu oleh sopir bus yang bernama Edy dalam kondisi mengantuk. Sehingga mobil oleng dan lalu terbalik. Informasi lainnya penumpang sekitar 30 orang beberapa orang mengalami luka lecet dan luka ringan. Sebagian penumpang dibawa langsung ke rumah makan Sari SAS KM 15 arah Padang. Sedangkan korban luka-luka dilarikan ke RSUD H Hanafie mendapatkan pertolongan.

Data yang diperoleh Radar Bute (Grup Jambi Independent) di RSUD sebanyak 9 orang penumpang mendapatkan pengobatan di antaranya, Ronal Adriansyah Mahasiswa Medan, Delita warga Kota Pinang, Imam (18) Pelajar dari Lampung, Kartini (44) warga Kota Pinang, Sri Sulastri (31), M Salpino (21) warga Pekanbaru, Beni Saragih (35) Medan, Asdi (48) warga Pekanbaru dan Rusmiati (52) warga Palembang. Dan di antara mereka ada yang sempat dirawat.

Sedangkan penumpang lainnya langsung menuju ke tujuan masing-masing. Di lapangan terlihat dibagian kanan mobil cukup ringsek terutama bagian depan kaca pecah. Selain itu posisi mobil dibantu eskavator untuk ditarik ke atas jalan aspal. Evakuasi mobil ini cukup lama dikarenakan sempat tersangkut, tidak lama kemudian mobil bisa ditarik oleh tronton.

Menurut petugas kepolisian lalulintas Polres Bungo, Bambang, bus yang mengangkut penumpang diperkirakan 30 orang ini berangkat dari Palembang dengan tujuan Medan. Setibanya di tikungan ini diduga sopir mengantuk dan jalan pun lurus saja hingga terperosok ke tepi jalan.

“Memang ada beberapa penumpang yang terluka tapi luka ringan mereka dilarikan ke rumah sakit Bungo. Dan kejadian ini tidak ada yang meninggal, Penumpang lainnya diamankan ke rumah makan sari Sas. Mereka bisa melanjutkan perjalanan,” ujarnya.(rbt)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

21 Juli 2009

CPNS Bungo, Lulusan SMA Berpeluang

SELASA, 21 JULI 2009 | Jambi-Independent
MUARABUNGO - Penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) Bungo mulai hangat dibicarakan. Informasi terakhir, untuk formasi di Bungo, lulusan SMA bakal mendapat peluang ikut melamar tahun ini.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Bungo, Harmain, saat menghadap Bupati Bungo Zulfikar Achmad (ZA) membenarkan soal rencana penerimaan CPNSD Bungo tahun 2009. “Untuk lebih jelas, lebih baik tanyakan langsung kepada Bapak (Bupati, red) ya,” katanya, usai menghadap Zulfikar Achmad Bupati Bungo, Selasa (21/7).

Saat dikonfirmasi, bupati mengatakan bahwa penerimaan CPNSD belum dapat dipastikan. Jumlah penerimaan akan disesuaikan anggaran keuangan. Diperkirakan, Pemkab tahun ini hanya bisa merekrut sekitar 300 pelamar saja. ZA menambahkan, formasi tenaga kesehatan, dan guru akan lebih banyak dibandingkan formasi tenaga teknis.

Apakah lulusan SMA masih dapat diterima untuk pada penerimaan CPNS tahun ini? Bupati mengatakan, hal itu akan diupayakannya bisa terealisasi. “Saya akan mengupayakan. Meski, adanya pertimbangan bahwa dari penerimaan (CPNSD) ini masih ada CPNSD sebelumnya yang belum diangkat, seperti Sekdes, tenaga sukarela di Satpol PP, ataupun tenaga honorer yang belum diangkat, serta pejabat eselon golongan IIIA yang akan diangkat, lulusan SMA tetap kita ajukan,” ungkap Zulfikar Achmad (ZA), di sela-sela peninjauan pelebaran jalan di Desa Talang Pantai, Selasa (21/7).

Ditambahkannya, bila tamatan SMA dapat diberikan peluang dalam penerimaan CPNSD tersebut, kemungkinan seluruh CPNSD dari tamatan SMA yang ada di Jambi akan berburu untuk mengadu nasib mereka di Bungo. Sementara itu, mengenai kapan pelaksanaan penerimaan CPNSD, ZA mengaku sedang dalam proses pembahasan jumlah formasi yang akan diajukan.(dwy)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

Perampok di Kuamangkuning Masih Diburu

SELASA, 21 JULI 2009 | Jambi-Independent
MUARABUNGO - Polres Bungo sampai kini masih mengejar perampok di Unit 8, Kuamangkuning, Kamis (16/7) lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Polisi sedang mendalami, mengidentifikasi, dan melakukan penyelidikan terhadap kasus perampokan itu.

Demikian disampaikan Kapolres Bungo AKBP Yasir. Yasir juga belum bisa memastikan apakah peristiwa tersebut berkaitan dengan kejadian serupa di Kuamangkuning sebelumnya. Mengenai adanya hubungan kekerabatan antara pelaku perampokan dan korban, hal tersebut juga baru dapat diketahui dari proses identifikasi.

Untuk diketahui, peristiwa perampokan yang marak terjadi akhir-akhir ini terjadi di wilayah hukum Polres Bungo. Itu ditandai adanya peristiwa perampokan atas Bendahara KUD Bersama, Unit 8, Kuamangkuning, Kecamatan Pelepat Ilir, Madar (57).

Dari informasi yang diperoleh, pelaku perampokan diperkirakan berjumlah enam orang menggunakan senjata api (senpi). Kerugian dari peristiwa perampokan tersebut sekitar Rp 350 juta. Uang yang dirampok baru diambil dari Kantor Koperasi Jaringan Usaha Bersama (KKJUB) Pasar SP A, yang diambil bersama rekan kerja Madar bernama Muriono (56). Keduanya merupakan warga Unit 8, Dusun Lingga Kuamang, Kecamatan Pelepat Ilir.
Madar dan Muriono merasa telah dibuntuti sejak mengambil uang dari KKJUB. Diperkirakan pelaku mengendarai tiga unit sepeda motor, dua jenis motor bebek dan satu Yamaha RX King.

Saat melewati Simpang Jalan Poros SP C dan bermaksud pulang ke Unit 8, sepeda motor Honda Kharisma milik Madar dan Muriono langsung dipepet pelaku perampokan. Bahkan Senpi yang dibawa juga diarahkan langsung kepada kedua korban. Sempat pula pelaku menerjang korban. Dari pelaku, perampokan yang menggunakan Senpi tersebut juga sangat berani memaksa korban untuk menyerahkan uang yang dibawa mereka dan meletuskan Senpi ke arah atas untuk menakut-nakuti korbannya.

Warga setempat di tempat kejadian perkara (TKP) tidak dapat menolong, Karena kondisi yang tidak memungkinkan serta adanya ancaman akan ditembak bila ada warga coba menolong.

Setelah memeroleh hasil jarahan, pelaku segera melarikan diri ke arah Pasar SP A. Tak lama, Kapolsek Pelepat Ilir AKP Agus Ruchimat beserta satuan anggotanya segera ke TKP dan meminta keterangan kepada korban serta warga setempat.(dwy)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

Ribuan CPNS Diterima Tahun Ini. Jumlah Formasi Berbeda, Minimal D3

Selasa, 21 Juli 2009 | JambiEkspres
JAMBI - Ini kabar gembira bagi para peminat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Maklum, pada tahun ini pemerintah bakal menerima ribuan CPNS. Meskipun, jumlahnya berbeda antar daerah. Misalnya di Pemprov Jambi, tahun ini akan menerima sebanyak 200 CPNS. Menurut Sekda Provinsi Jambi, AM Firdaus, dari 200 CPNS tersebut termasuk didalamnya guru untuk Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).

Hanya saja Firdaus belum bisa memberikan informasi lengkap.

''Jumlah formasinya naik dari tahun lalu. Untuk tahun 2009 ini, Pemprov akan menerima sekitar 200 orang CPNS,'' ujar Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jambi, Drs AM Firdaus MSi, ketika dikonfirmasi via ponselnya, kemarin.

Dijelaskan Sekdaprov, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pembahasan formasi yang diterima dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tersebut, sekaligus melakukan pembentukan seleksi Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Pemprov Jambi tahun 2009.

''Memang, biasanya Sekda yang akan menjadi ketua panitia,'' jelasnya.

Sedangkan soal diterimanya atau tidaknya lulusan SMA untuk di Pemprov Jambi, Sekdaprov mengaku tidak ingat persis. ''Saya kurang ingat. Nanti setelah kami rapat dan jelas, akan diinformasikan,'' tegas Sekdaprov.

Begitupula soal jadwal proses seleksi, mulai dari pengumuman dan lainnya, Sekdaprov mengaku belum bisa memastikan. ''Nanti kalau sudah jelas akan kita sampaikan,'' tuturnya.

Untuk Pemkot Jambi sendiri tahun ini menerima sebanyak 459 CPNS. Menurut Kepala BKD Provinsi Jambi, jumlah tersebut termasuk termasuk tenaga honorer.

“Formasi ini masih didominasi tenaga pendidik, dimana untuk guru sebanyak 157 orang, kesehatan 84 orang dan tenaga teknis sebanyak 138 orang dan sisanya merupakan tenaga honorer,’’ terangnya.

Disebutkan Ichsan, dengan diangkatnya sebanyak 80 tenaga honorer tersebut, maka keseluruhan tenaga honorer yang ada di lingkungan Pemkot Jambi habis. Namun dirinya belum bisa memastikan kapan lowongan tersebut dibuka, sebab masih menunggu petunjuk dari pusat.

“Untuk pembukaan kita masih tunggu dari pusat, dimana akan dilakukan secara serentak seluruh Indonesia dan kita juga dalam waktu dekat ini menyampaikan usulan ke Menpan, dan setelah usulan keluar barulah kita koordinasi koordinasi dengan propinsi,” jelasnya.

Sementara itu, ketika ditanyakan mengenai kesempatan lulusan SMA/sederajat untuk mengikuti tes menjadi PNS, dikatakannya, untuk tahun ini belum ada kesempatan lulusan SMA.

“Penerimaan PNS nantinya minimal untuk lulusan D3, seluruh Indonesia tidak menerima lulusan SMA/sederajat,” ungkapnya

Di Tebo sendiri, jumlah formasi CPNS yang diterima tahun 2009 ini sebanyak 316 orang. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tebo H Izhar SE mengatakan untuk formasi guru sebanyak 136, tenaga kesehatan 78 dan tenaga teknis 42 orang.

“Jumlah itu sudah termasuk sisa honorer 49 dan jatah Sekdes 11 untuk tahun 2009 ini,” ujar Izhar kemarin, seraya mengaku jumlah formasi yang didapatkan Kabupaten Tebo tersebut sebenarnya masih jauh dari harapan.

Jumlah pegawai yang dibutuhkan untuk Kabupaten Tebo sendiri menurutnya adalah sebanyak 6.000 orang dan yang ada kini baru sekitar 4.000 orang.

“Jadi, makanya kita ajukan kemarin sebanyak 2000 an,” tutur Izhar.

Meski demikian, Izhar juga mengakui tidak mungkin semua yang diajukan itu mesti dipenuhi. Karena keterbatasan dari pemerintah sendiri dalam memenuhi kewajibannya untuk membayar gaji naninya.

“Tidak mungkin semuanya harus dipenuhi, bayangkan semua daerah yang ada di Indonesia, dari mana pemerintah mau bayar gajinya,” jelasnya.

Sementara itu untuk jadwal pengumuman dan penerimaannya sendiri Izhar mengaku belum bisa mengatakan kapan kepastianya. Begitu juga dengan rincian berapa jumlah masing-masing formasi nantinya yang akan diperebutkan oleh para pelamar dalam penerimaan CPNS tersebut.

‘’Kita akan melakukan rapat terlebih dahulu untuk menentukan berapa jumlah masing-masing formasinya yang akan diterima, setelah itu diserahkan lagi ke Menpan untuk disahkan,’’ tegasnya.

Dikatakannya, selambat-lambatnya akhir bulan ini sudah menentukan rinciannya dan langsung dikirim ke Menpan. Dan setelah disahkan nanti baru bisa di umumkan yakni sekitar 2 Minggu lamanya lalu baru ditentukan jadwal penerimaannya. Dan diprediksi awal Agustus mendatang bisa dipastikan formasi sudah diketahui. “Untuk penerimaannya nanti akan dilakukan serentak dengan daerah-daerah lainnya,” tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala BKD Kerinci, Bambang Karyadi SP MSi kepada koran ini. Dijelaskannya, bahwa jumlah formasi CPNS 2009 yang disetujui oleh Menpan sebanyak 365 orang.

“Memang benar formasi yang dikabulkan oleh Menpan 365, dari 450 orang yang kita usulkan,” terang Bambang Karyadi.

Ia mengatakan, formasi 2009 sebanyak 365 ini termasuk untuk umum dan tenaga honorer dengan rinciannya meliputi formasi umum 260, honorer 82 dan untuk Sekdes 23 orang.

“Khusus untuk honorer di Kabupaten Kerinci tahun 2009 yang masuk ke data base 2005 ini merupakan penghabisan dan tersisa hanya 82 orang,” jelas Bambang yang mengakui baru mengikuti rapat dengan Menpan dan Mendagri di Jakarta, dua hari lalu.

Dilanjutkanya, dari formasi untuk umum 260 orang tersebut terbanyak dan menjadi prioritas tetap tenaga kependidikan atau guru. Kemudian tenaga medis dan selebihnya adalah untuk teknis lainnya. “Secara nasional juga demikian adanya dan tenaga guru lebih diprioritaskan,” katanya.

Ketika tenaga teknis, Kepala BKD belum bisa merincikan. “Secara rincinya belum ada yang jelas sesuai dengan kebutuhan di daerah kita,” ucapnya.

Mengenai waktu pelaksanaan tes itu sendiri sebutnya, sampai sekarang belum ada kejelasan dan masih akan dibahas dan sedang disusun oleh pemerintah pusat. “Kemungkinan Agustus ini dilaksanakan tes tertulis, hanya kapan waktu yang tepat itu belum diputuskan,” terangnya.

Disisi lain terkait adanya, aksi protes dari kalangan tamatan Sarjana Agama dibeberapa daerah termasuk di Provinsi Jambi dan Kerinci, untuk diakomodir disetiap kesempatan penerimaan CPNS, kepala BKD Kerinci, juga belum bisa memastikan lantaran masih menunggu keputusan dari Menpan.

“Pada prinsipnya asalkan memenuhi syarat apakah tamatan Sekolah agama atau umum tetap akan diakomodir, hanya kepastiannya itu belum ada apakah sarjana agama dan tamatan SLTA diterima atau tidak,” sebut Bambang Karyadi.

Sementara itu untuk formasi CPNS Kota Sungaipenuh sejauh ini belum ada pihak yang bisa memberikan keterangan resmi. Hanya saja, dari penjelasan Kepala BKD Kerinci yang kebetulan bersamaan dengan Kabag Kepegawaian Kota Ir Nely Hasmia Ningsih menyebutkan bahwa formasi CPNS untuk kota berkisar 283 orang.

“Kalau tidak salah yang saya dengar kemarin 283 orang dan semuanya untuk formasi umum lantaran lantaran pemerintahannya masih baru,” terang Kepala BKD Kerinci itu.

Sedangkan Kepala BKD Merangin Amrun Yusuf menyatakan belum mengetahui secara pasti berapa jumlah formasi CPNS 2009 untuk Kabupaten Merangin.

‘’Ya, formasinya sudah turun dari Menpan dan sekarang ini lagi diinventarisir berapa kebutuhan tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga teknis,’’ungkap Amrun, seraya menyebutkan jumlah formasi yang turun dari Menpan sekitar tiga ratusan.

Ditempat terpisah Sekda Merangin, Khafid Moein ketika dihubungi via ponsel terkait jumlah formasi CPNS membenarkan jika formasi CPNS untuk Kabupaten Merangin sudah turun. Namun sayangnya, Khafid mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa yang dibutuhkan.(wm1/ril/wdo/mil/arm)


Sumber:http://www.jambiekspres.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

20 Juli 2009

Berakhir Pekan di Lapangan Semagor. Disambut Taman Bunga dan Kerindangan Pohon

SENIN, 20 JULI 2009 | Jambi-Independent
MUARABUNGO,BAGI masyarakat Bungo, tentu tidak asaing lagi dengan Lapangan Semagor. Lapangan di dekat pusat kota Muarabungo itu dulu pernah dikenal masyarakat sebagai Lapangan Puspa Ragam.

Untuk sampai ke sana, hanya butuh waktu tidak lebih dari lima menit dengan berjalan kaki. Apalagi bila menggunakan kendaraan, tentu sebentar saja. Saat memasuki lapangan melalui taman depan, akan disambut sebuah taman dengan beraneka bunga dan taman yang didesain khusus.

Di lapangan terlihat ramai suasana nyaman dan segar. Lapangan sering dimanfaatkan bagi berbagai momen di lingkup Pemkab Bungo atau perusahaan swasta yang menyelenggarakan kegiatan sosial. Digunakan juga saat digelar kegiatan hiburan rakyat.

Terlihat pula tanaman hias dan kerindangan pohon, membuat pengunjung ingin berlama-lama berada di sana untuk menikmati suasana yang nyaman itu. Di pojok lapangan yang di setiap sudutnya dihiasi taman-taman bunga, tampak pula satu pendapa yang dapat dimanfaatkan sebagai panggung event tertentu atau digunakan sebagai tempat berkumpul. Ada pula kursi-kursi taman dapat digunakan bila ingin menikmati suasana santai di sana seraya menikmati makanan ringan yang banyak dijajakan di dekat lapangan.

Bagaimana komentar pengunjung yang sengaja ingin menikmati suasana santai di Lapangan Semagor? “Saya datang ke sini (Lapangan Semagor), karena suasana di sini sangat nyaman. Di sini banyak taman-taman bunga serta tempatnya cukup strategis, karena berada didekat kota,” ungkap seorang pengunjung, Yeni.

Itulah sekelumit suasana di Lapangan Semagor. Jadi bagi Anda yang ingin menikmati suasana di Lapangan Semagor bersama taman-taman bunganya yang indah serta kenyamanan suasana di sana, silakan datang ke Muarabungo.
Tersedia Makanan Plus Wall Climbing

Di lapangan kebanggaan Muarobungo itu, tersedia berbagai kelengkapan sehingga warga yang datang merasa nyaman. Di samping terdapat berbagai tempat untuk hiburan, ada fasilitas lain.

Bahkan ada banyak ditemui para penjaja makanan dan minuman yang selalu ramai setiap hari, baik pada hari biasa maupun saat libur. Masyarakat Bungo akan ramai untuk datang dan menikmati suasana santai di sana, terutama pada sore hari, usai aktivitas keseharian yang melelahkan.

Pada Minggu pagi, Lapangan Semagor juga diserbu masyarakat Bungo untuk melepaskan kepenatan usai joging pagi. Bagi peminat olahraga panjat dinding, di lapangan tersebut disediakan dua wall climbing bagi para climber mania. “Banyak yang bisa dinikmati,” ujar Linda, seorang pengunjung.(*)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

PETI Cemari Air Sungai Batangbungo

SENIN, 20 JULI 2009 | Jambi-Independent
MUARABUNGO - Masih maraknya penambangan emas tanpa izin (PETI) yang dilakukan di tepi Sungai Batangbungo, dapat berdampak terhadap pencemaran air di Sungai Batangbungo. Hal itu tentu akan berimbas pada aktivitas masyarakat yang masih sangat bergantung pada keberadaan air sungai.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Bungo Darma Suardi mengatakan, Sungai Batangbungo dinyatakan telah tercemar akibat limbah adanya aktivitas PETI yang dilakukan penambang. Pencemaran air dan lingkungan yang dominan disebabkan aktivitas PETI telah diteliti oleh Kantor Lingkungan Hidup Provinsi Jambi.

Pengujian yang dilakukan adalah melalui uji sampling secara kimiawi. Penelitian untuk mengkaji kualitas air di Sungai Batangbungo masih menunggu hingga sepekan ke depan. “Dari segi fisik, air Sungai Batangbungo memang dianggap tidak layak untuk dikonsumsi masyarakat,” ungkap Darma Suardi.

Endapan lumpur di dasar Sungai Batangbungo berasal dari aktivitas mesin dompeng yang digunakan serta bahan kimia untuk memeroleh emas dari aktivitas PETI. “Oleh karena itu, masyarakat setempat hendaknya lebih peduli terhadap dampak buruk aktivitas PETI yang berakibat dapat mencemarkan air serta lingkungan sekitar,” tandasnya.(dwy)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

18 Juli 2009

Mengaku Dirampok, Kepala Kantor Pos Diringkus

SABTU, 18 JULI 2009 | Jambi-Independent
SAROLANGUN – Gara-gara kebingungan setelah menilep uang kas milik Kantor Pos Giro di Kecamatan Pauh, Ibnu Kasir, kepala Kantor Pos Pauh, nekat mengelabui polisi. Dia melapor telah dirampok oleh tiga orang tak dikenal saat melintas di Jalan Lintas Desa Pangedaran, Kecamatan Pauh. Namun setelah diselidiki, laporan tersebut tidak benar dan hanya sebuah rekayasa karena yang bersangkutan kelabakan mengembalikan sejumlah uang kas yang sudah digunakan untuk kepentingan pribadi.

Informasi yang berhasil dikumpulkan koran ini tadi malam (17/07) menyebutkan, kemarin sekitar pukul 13.30 WIB, Ibnu Kasir melapor ke Polsek Pauh bahwa dirinya baru saja menjadi korban perampokan. Akibat kejadian itu, dia mengaku kehilangan uang sejumlah Rp 97 juta. Sepengakuan dia ketika melaporkan kejadian itu, dia waktu itu sedang meluncur dari Pauh menuju Sarolangun dalam rangka menyetorkan uang Kantor Pos Giro menggunakan sepeda motor jenis Supra Fit dengan nopol BH 5812 SF.

Namun ketika melintas di Desa Pengedaran, datang tiga laki-laki tak dikenal menggunakan sepeda motor King warna hitam dan langsung menyerempet pelapor. Pelapor lalu berhenti, dan ketika itulah seorang kawanan rampok datang menodongkan senjata api laras pendek dan meminta semua barang berharga yang dia bawa.

Akibat kejadian itu, pelapor mengaku mengalami kerugian berupa 1 unit sepeda motor Supra FIT nopol BH 5812 SF pelat merah (dinas kantor pos), uang tunai Rp 97 juta, HP Nokia N70, dompet berisi uang Rp 300.000, 2 lembar STNK sepeda motor, karpeg, 3 ATM (BNI, Britama, dan Muamalat), SIM A dan C, serta 1 set kunci brankas.

Setelah dilakukan penyelidikan di sekitar TKP dan interogasi terhadap pelapor, pihak kepolisian merasakan ada kejanggalan dalam laporan itu.
Akhirnya kecurigaan itu terungkap. Bahkan pelapor juga mengakui bahwa laporan yang dia sampaikan tidak benar dan hanya rekayasa belaka.

Kapolres Sarolangun AKBP Irawan David Syah tadi malam membenarkan adanya kejadian laporan palsu yang melibatkan kepala Kantor Pos Giro Kecamatan Pauh tersebut. Menurut Kapolres, setelah diselidiki, terungkap bahwa laporan tidak benar dan hanya rekayasa.(lis)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

17 Juli 2009

Lima Pemakai Ganja Diciduk. Saat Mengisap di Pinggir Sungai Batangbungo

JUMAT, 17 JULI 2009 | Jambi-Independent
MUARABUNGO - Indikasi Kabupaten Bungo semakin menjadi sasaran peredaran narkoba kian terbukti. Senin (13/7) sekitar pukul 12.15 WIB, tim Buru Sergap (Buser) dipimpin Kanit Buser Ipda Surya Miftha berhasil menciduk lima tersangka pengguna daun ganja yang sedang asyik mengisap daun haram itu di pinggir Sungai Batangbungo, Kelurahan Jaya Setia.

Kelima tersangka itu masing-masing Herman alias Eman bin Nurzen (26), warga Dusun Sungaimancur; Despriadi alias Des bin Abdullah Ali (26), warga Sungaimengkuang, Dian Oktaviandi alias Dian bin Mardius (24), warga Kompleks Jengki, RT 3, RW 4, Bungo Barat; Satrio Afriko alias Riko bin Indra (26), warga RT 14/05, Kelurahan Jayasetia; dan Efendi alias Pendi bin Basri (31), warga RT 11/04, Kelurahan Jayasetia.

Hingga kemarin kelima tersangka masih ditahan di Mapolres Bungo untuk menjalani pemeriksaan. “Kelimanya kita tahan. Sekarang sedang diperiksa oleh penyidik,” ungkap Kapolres Bungo AKBP Yassir melalui Kasat Reskrim AKP Prasetyo Adhi Wibowo di ruang kerjanya kemarin.

Selain menangkap lima tersangka, pihak kepolisian, kata Prasetyo, juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Itu antara lain dua linting daun ganja kering yang siap diisap. Salah satunya saat itu didapat dalam bungkusan rokok milik seorang tersangka. “Dari hasil pemeriksaan, BB tersebut positif daun ganja,” paparnya.

Penangkapan kelima tersangka berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan saat itu di pinggir Sungai Batangbungo, Jayasetia, ada beberapa pemuda sedang berpesta narkoba. Mendapat laporan itu, tim Buser dipimpin Kanit Buser Ipda Surya Miftha langsung turun ke TKP.

Tiba di TKP, betul kelima tersangka sedang mengisap barang haram tersebut.
Meski awalnya sempat mengelak, dengan BB yang didapat kelimanya tak bisa lagi berkutik. Saat itu juga, kelima tersangka langsung digelandang ke Mapolres Bungo dan dijebloskan ke dalam tahanan.(zie/rbt)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

Bendahara KUD Dirampok, Rp 350 Juta Melayang

Jumat, 17 Juli 2009 | JambiEkspres
MUARABUNGO - Bendahara KUD Usaha Bersama, Unit 8 Kuamang Kuning, Madar (57), sekitar pukul 15.00 WIB, kemarin (16/07) dirampok di Simpang Jalan Poros, SP C Kuamang Kuning.

Pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang dan menggunakan senjata api (senpi) tersebut berhasil membawa kabur uang tunai senilai Rp 350 juta lebih.

Informasi yang berhasil dihimpun, menyebutkan, uang tersebut baru saja diambil korban bersama rekannya Muriono (56) Sekretaris KUD dari Kantor Koperasi Jaringan Usaha Bersama (KJUB), Pasar SP A.

Ternyata, sejak dari Kantor KJUB, kedua korban yang tinggal di Unit 8 Dusun Lingga Kuamang, Kecamatan Pelepat Ilir ini sudah dibuntuti oleh pelaku yang mengendarai tiga unit sepeda motor, dua jenis bebek dan satu Yamaha RX King.

Ketika melintas di Simpang Jalan Poros SP C dan bermaksud pulang ke Unit 8, tiba-tiba sepeda motor Honda Karisma yang dikendarai korban langsung dipepet oleh pelaku. Seraya menodongkan senpi ke arah korban.

“Pelaku berjumlah enam orang, dan menggunakan senjata api. Setelah motor kami dipepet, mereka langsung menerjang. Sehingga kami langsung jatuh ke dalam parit. Saat itulah salah seorang dari pelaku langsung meletuskan senjatanya ke arah atas dan memaksa kami menyerahkan uang Rp 350.413.000 yang baru saja kami ambil dari Kantor KJUB di Pasar SP A,’’ ujar korban di lokasi kejadian.

Warga yang saat itu sedang ramai di lokasi kejadian tak bisa berbuat banyak. Salah seorang pelaku yang menggenggam senpi mengancam akan menembak jika warga mendekat dan berusaha menolong korban.

“Kami tak bisa berbuat banyak, karena pelaku mengancam akan menembak kalau kami mendekat,’’ ujar warga di TKP.

Setelah beraksi, pelaku langsung kabur ke arah Pasar SP A. Tak lama kemudian, warga yang mendengar jeritan minta tolong korban langsung berhamburan ke lokasi kejadian. Warga sempat melakukan pengejaran, namun hasilnya sia-sia. Pelaku sudah keburu kabur tanpa jejak.

Di tempat terpisah, Hartono, Sekretaris KUD Unit 19 yang dikonfirmasi via ponselnya tadi malam membenarkan aksi perampokan tersebut. “Ya, pak Madar dan pak Muriono tadi sama-sama dengan saya mengambil uang dari Kantor KJUB,’’ kata Hartono.

Kapolres Bungo, AKBP Yasir SIK melalui Kapolsek Pelepat Ilir AKP Agus Ruchimat,mengatakan, pelaku saat ini dalam pengejaran.

“Ya, pelaku saat ini sedang dalam pengejaran. Kami sudah menyebarkan anggota ke lokasi yang dicurigai sebagai tempat persembunyian pelaku,’’ ujar Kapolsek. (ira/ham/jenn)

Sumber:http://www.jambiekspres.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

Agustus, Formasi CPNS 2009 Ditetapkan. BKD Tunggu Gubernur dan Sekda

Jumat, 17 Juli 2009 JambiEkspres
JAMBI - Ini kabar gembira bagi peminat calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Provinsi Jambi. Pasalnya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Provinsi Jambi tahun 2009 sudah ada kepastian. Bahkan untuk formasinya, awal bulan Agustus juga sudah ditetapkan.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi telah menerima surat perihal CPNS 2009 dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Kita sudah menerima surat dari BKN tentang CPNS tahun 2009 ini. Jumlah, jurusan serta formasinya sudah ada semua dalam surat itu," ujar Husnaini, Kepala BKD Provinsi Jambi kepada koran ini kemarin.

Dikatakannya, hingga saat ini surat yang berisikan jumlah serta formasi CPNS tersebut belum dibuka. Dengan alasan harus menunggu Gubernur Zulkifli Nurdin serta Sekretaris Daerah (Sekda) AM Firdaus untuk sama-sama membuka surat tersebut dan mempublikasikannya.

"Saya tidak berani membukanya, harus menunggu Gubernur serta Sekda dulu. Baru nanti kita publikasikan," tutur Husnaini. Dimana Gubernur serta Sekda sekarang sedang berada diluar kota.

"Sudah dua hari surat tersebut kita terima, namun saya pastikan surat ini masih utuh dan belum ada dibuka. Bagaimana pun kita harus menunggu Gubernur dan Sekda,” tambahnya.

Itu alasan Husnaini untuk tidak bisa mengungkapkan berapa jumlah CPNS yang bakal diterima untuk daerah Jambi tahun ini.

“Untuk sekarang belum bisa saya publikasikan jumlahnya. Tapi penerimaan CPNS ini sudah jelas dengan adanya surat dari BKN,” tuturnya.

Sementara itu, soal formasi kata Husnaini, paling lambat akhir bulan ini sudah dikirim. Dan bisa dipastikan awal Agustus mendatang formasi sudah diketahui.

“Sehingga awal Agustus formasi CPNS sudah ditetapkan. Ini juga akan serentak dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia,” tegas kepala BKD Provinsi Jambi ini.

Disinggung soal lulusan yang diterima, Husnaini belum bisa memastikan. Namun, kemungkinan besar tahun ini akan merekrut lulusan Sekolah Menengah Atas. Sementara itu sarjana lulusan/jurusan agama, beberapa waktu lalu sudah dipastikan diterima.(pay)

Sumber:http://www.jambiekspres.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

15 Juli 2009

Adu Kambing, Satu Tewas

RABU, 15 JULI 2009 | Jambi-Independent
MUARABUNGO - Kecelakaan yang menyebabkan korbannya tewas kembali terjadi di Bungo. Kali ini kecelakaan terjadi di Dusun Pasirputih, Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal. Dari dua orang yang menjadi korban insiden itu, satu korban bernama M Ali (40) mengembuskan napas terakhir setelah 15 menit dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr H Hanafie Muarabungo. Korban lainnya bernama Sukardi Yanto alias Kardi (27) masih dalam perawatan RSUD Dr H Hanafie dengan kondisi tubuh mengenaskan.

Kecelakaan maut tersebut terjadi Senin (13/7) sekitar pukul 21.30 WIB di dekat simpang Telkom Desa Empelu. Kejadian berawal saat Kardi akan pulang ke rumahnya di Lubuk Binteng, setelah mengunjungi keluarganya di Dusun Pasirputih, Desa Empelu. Kardi yang menggunakan sepeda motor Vario putih nomor polisi BH 9171 KZ melaju di jalan lintas tersebut.

Tiba dekat simpang Telkom, dia berpapasan dengan sepeda motor Thunder milik M Ali. Diduga karena kedua kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak dapat dikendalikan oleh Kardi dan Ali, terjadi kecelakaan. “Waktu itu Kardi anak aku tu mau balik ke rumah (di Lubuk Binteng). Pas mau balik itulah, dak lamo ado yang ngabari kalo ado kecelakaan,” ujar ayah Kardi, Muchtar M.

Mendengar suara keras akibat kedua sepeda motor bertabrakan, penduduk setempat berdatangan. Warga melihat kedua korban sudah mencium aspal dengan kondisi luka-luka. Melihat kondisi korban, warga melarikan keduanya ke RSUD Dr H Hanafie. Di perjalanan, M Ali mengembuskan napas terakhir.

Sedangkan kondisi Kardi hingga kemarin sore mulai membaik. Kardi yang dirawat di RSUD sejak malam usai kejadian, baru siuman setelah sebelumnya tidak sadarkan diri. Selang infus di pergelangan tangan Kardi masih terpasang. Kondisinya cukup mengenaskan. Bibir bagian bawah dijahit, pelipis kening kiri mengalami luka serius. Mata lebam serta kedua kakinya lecet. Yang parah, pergelangan tangan kiri Kardi patah.(dwy)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

13 Juli 2009

Pembangunan UPT 10 Bathin III Ulu Selesai Lebih Cepat

Minggu, 12 Juli 2009 | InfoJambi.com
MUARA BUNGO – Pengerjaan pembangunan UPT (Unit Pemukiman Transmigrasi) SP (Satuan Pemukiman) 10 (tambahan) sebanyak 50 unit rumah semi permanen di Desa Muara Buat Kecamatan Bathin III Ulu sampai pertengahan Juli 2009 sudah mendekati penyelesaian dan diharapkan sudah bisa ditempati warga transmigran pertengahan Oktober 2009.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bungo Darwis M. Nur, SH kepada infojambi.com, Jumat (10/7).

Pengerjaan proyek transmigrasi ini dilaksanakan PT. Sindang Muda Serasan dengan dana lebih dari Rp 2,607 Milyar dan diharapkan selesai 20 Agustus 2009. Sekarang pihak kontraktor sudah menuntaskan pekerjaannya pembangunan jalan dalam areal 2,5 km, pembangunan Puskesmas dan rumah ibadah.

Sedangkan pekerjaan yang sudah dalam penyelesaian pembangunan lahan pekarangan, rumah pemukiman dan jembatan. Sekarang tinggal fising dan diperkirakan selesai satu bulan lebih awal dari kontrak yang berakhir 20 Agustus 2009.

Sebelumnya, di lokasi yang sama tahun 2007 sudah dibangun perumahan dan pasilitas lainnya untuk menampung 100 KK (Kepala Keluarga) dari Pulau Jawa dan penduduk daerah setempat masing-masing 50 KK. (infojambi.com /HAM)

Sumber:http://infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

Penerimaan CPNS Bungo Kian Dekat

SABTU, 11 JULI 2009 | Jambi-Independent
MUARABUNGO-Jadwal penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) Kabupaten Bungo belum pasti. Namun Pemkab mulai menggelar rapat-rapat terkait penerimaan CPNSD tahun 2009.

Sekda Bungo Usman Hasan beberapa waktu lalu mengatakan, penerimaan CPNSD belum bisa diketahui pasti kapan dilaksanakan. Menurut rencana, pada 16 Juli 2009, pihaknya akan menggelar rapat mengenai penerimaan CPNSD. Syarat minimal seorang CPNSD adalah lulusan Diploma 3 (D-3).


Untuk diketahui, penerimaan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2009 juga belum dipastikan. Alasannya, masih menunggu ketetapan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI. Selain itu, pertimbangan dari Menteri Keuangan juga patut menjadi perhatian. “Hingga saat ini belum ada surat resmi dari BKN Pusat,” tutur Kepala BKD Bungo Harmain pada suatu kesempatan.
Menurut Harmain, formasi yang akan diajukan selalu lebih banyak dari yang dikabulkan BKN Pusat. Namun kepastian jumlah formasi harus berdasarkan pertimbangan dari BKN RI.
“Jumlah formasi CPNS Bungo biasanya akan diajukan lebih banyak dari pengabulan pusat,” ujar Harmain. Formasi penerimaan CPNS 2009 masih tetap memprioritaskan penerimaan 70 persen guru dan tenaga medis serta 30 persen formasi tenaga teknis. Tenaga teknis meliputi tenaga penyuluh.
Harmain mengatakan, CPNS yang berpendidikan dasar SMA kemungkinan akan sangat kecil diterima. Alasannya, pengajuan pelamar harus disertai dengan syarat-syarat yang salah satunya sanggup menyekolahkan pegawai. Selain itu, adanya pertimbangan tenaga honorer yang diterima sekitar 70-80 persen.

Rincian pengajuan formasi CPNS Bungo 2009 akan diajukan ke bupati, selanjutnya diteruskan ke Menteri Penadayagunaan Aparatur Negara (Menpan) RI. Setelah ada persetujuan dari Menpan, baru turun penerimaan. Harmain mengatakan, surat resmi mengenai penerimaan CPNS hingga kini belum diterima pihaknya.

Sebelumnya Pemkab Bungo telah mengesahkan 174 CPNS yang ditempatkan sesuai formasi penempatan dari pusat. Dari seluruh Indonesia, hanya terdapat anggaran bagi 300 ribu pelamar. Itu akan dibagi untuk penempatan di pemerintahan pusat sebanyak 50.000 PNS, 15.000 pelamar sekretaris desa (sekdes), dan 77.000 pelamar dari pegawai honorer yang telah dimasukkan dalam database.

Penempatan CPNS juga akan disesuaikan dengan analisa dan kebutuhan daerah. Sebelum pengajuan formasi, ada pula pertimbangan dari instansi terkait mengenai kebutuhan tenaga.(*)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

10 Juli 2009

Pemuda Tenggelam Ditemukan Tewas. Kondisi Jasad Korban Masih Utuh

KAMIS, 09 JULI 2009 | Jambi-Independent
MUARABUNGO, Pemuda tanggung yang tenggelam pada Selasa (7/7) di Sungai Batangbungo, kemarin (8/7) ditemukan tewas. Warga RT 12, Kelurahan Sungaipinang, itu ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB setelah tim SAR dari Dinas Sosial bersama warga mencari dengan menggunakan beberapa alat bantu.

Pria berusia 15 tahun itu ditemui beberapa meter dari lokasi awal saat tenggelam. Dalam pencarian, warga melakukan berbagai cara. Selain menyelam, juga dengan menggunakan besi ukuran panjang yang sudah dibengkokkan terlebih dulu. Besi tersebut dimasukkan ke dalam air. Saat itulah warga merasakan benda mencurigakan.

Ternyata benda tersebut adalah jasad Afrizal. Dengan bantuan warga, pria tersebut diangkat ke permukaan. Jasad korban tidak mengalami lecet sedikit pun. Warga langsung mengangkat korban dan membawanya ke rumah duka. Berbagai persiapan untuk acara pemakaman kemarin dilakukan pihak keluarga dan warga.

Diketahui, Afrizal yang memang tak mahir berenang itu terseret arus saat mandi bersama temannya pada Selasa (7/7). Lokasi tenggelamnya Afrizal hanya berjarak beberapa meter dari lokasi tenggelamnya dua bocah beberapa waktu lalu, yang akhirnya juga ditemukan tewas.

Menurut orangtua korban, Herman, beberapa saat setelah korban tenggelam, anaknya sempat mendapat pertolongan dari tiga temannya. Tapi lantaran arus sungai cukup deras dan dalam, temannya tak sanggup menolong.
“Dia mandi, hanyut sempat dibantu temannya, tapi enggak sanggup,” cerita Herman yang meneteskan air mata.

Sedangkan ibu korban, Hartini, mengakui kondisi yang sama. Menurut Hartini, anaknya tak begitu pandai berenang. Korban Afrizal lama tinggal di Jakarta dan baru menetap di Bungo dua tahun.

Hartini mengatakan, dari beberapa keterangan yang dia dapat, teman-teman Afrizal saat mandi sudah mengingatkan agar dia tidak mandi di tempat yang dalam. Tetapi tetap saja Afrizal yang kurang pandai berenang mencoba ke tempat yang dalam sehingga akhirnya terseret arus.(*)


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

09 Juli 2009

Kesadaran Masyarakat Bungo Minim. Terkait Pembuatan Sertifikat Tanah

KAMIS, 09 JULI 2009 | Jambi-Independent
MUARABUNGO - Kesadaran masyarakat Bungo untuk mendaftarkan hak atas tanah mereka masih kurang. Pasalnya, realisasi penerbitan sertifikat pada Kantor Pertanahan Bungo dari tahun 1960 hingga April 2009 tercatat hanya 94 jenis sertifikat hak milik yang dikeluarkan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Muarabungo. Per April 2009, baru tiga sertifikat hak pakai.

Sementara jumlah sertifikat hak milik yang diterbitkan sebanyak 61.175 buah. “Realisasi penerbitan sertifikat didukung pula dengan adanya Program Nasional (Prona) dari BPN RI,” ujar Kepala Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah BPN Muarabungo Jamsir.

Dijelaskan, pengurusan sertifikat hak milik tanah dipengaruhi kredit di bank. “Kalau mau minjam uang ke bank dan meminta agunan sertifikat tanah, barulah datang untuk mengurus sertifikat tanah,” keluh Jamsir.
Ditambahkan, dalam setahun, Kantor Pertanahan Bungo memiliki jadwal kegiatan sosialisasi sebanyak dua kali. Tujuannya memberi rangsangan kepada masyarakat agar memiliki kesadaran mengurus kepemilikan hak atas tanah mereka dengan menerbitkan sertifikat ke Kantor Pertanahan.

Pengurusan kepemilikan sertifikat tanah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah di Indonesia dan Peraturan Menteri Negara Agraria Nomor 3 Tahun 1997 tentang Aturan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah. Proses administrasi penerbitaan sertifikat tanah, menurut peraturan pemerintah tersebut, dapat diproses hingga 106 hari kerja.

Pada 60 hari kerja, dilakukan pengumuman sebelum diterbitkan sertifikat tanah. Tujuannya agar pihak yang berkeberatan terhadap penerbitan sertifikat hak atas tanah memiliki waktu atau peluang menyampaikan sanggahan serta keberatan.(dwy)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...
Toko Buku Online Terlengkap

Kabupaten Bungo Bakal Punya Bandara

Kabupaten Bungo dalam waktu dekat bakal punya Bandar Udara (Bandara). Mau tau lebih detil lagi? Klik di sini.

Berapa Malaikat yang Kau Temui Hari ini?

Ya berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini? 
Atau hari kemarin? 
Di dalam perjalananmu menuju tempat kerja? 
Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali? 
Berapa? Klik di sini

Entri Populer

Anda sudah Bertahun-tahun Frustasi Belajar Bahasa Inggris dengan Kursus, Les privat dan Membeli Software mahal Yang Mengajari Anda Grammar tetapi sampai detik ini Ada masih “malu” berbicara Bahasa Inggris. Sekarang Lupakan Grammar….!

Ikuti Kursus Belajar Bahasa Inggris Online Cepat

Tanpa Grammar Full Conversation

Authorized Partner of E-Compusoft Online English Training

Akte Notaris No. 198. Tanggal 22 Desember 2009

Sistem Kursus tanpa mengenal tempat & waktu. ribuan member telah bergabung mulai dari Aceh hingga Papua bahkan luar negeri seperti :

Arab Saudi, Malaysia, Qatar, Timor Leste, Korea, Polandia, Lagos (Nigeria), dll

Satu-satunya sistem yang menjamin 100% Anda mengalami dan merasakan secara nyata kemajuan berbahasa Inggris Anda – Garansi


Mau lihat Saja dulu Klik Di Sini
BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

About This Blog

INFO BUNGO dimaksudkan sebagai sarana berbagi informasi tentang Kabupaten Bungo. Komentar, saran dan kritik anda sangat kami harapkan. Silahkan kirim e-mail ke : info_bungo@yahoo.com

Taukah Kamu?

Kecamatan di Kabupaten Bungo ada 17

Kelurahan di Kota Bungo ada 12

Disclamer

Isi dan materi iklan dalam situs ini di luar tanggung jawab INFO BUNGO. Kami tidak bertanggungjawab atas segala konsekwensi yang timbul dari iklan dalam situs ini. Terima kasih.
BlogRankers.com blogarama - the blog directory Newswire Blogs - Blog Catalog Blog Directory Submit Your Site
Sebagian artikel/berita adalah dari media online di Indonesia, pencantuman kembali di blog ini ditujukan untuk menyebarkan informasi secara online agar pembaca dapat memperoleh informasi dari banyak tempat. Sumber atau link asal artikel/berita tetap disertakan untuk melihat source aslinya.

Sebagian atau seluruh artikel, gambar, video, berita dan sebagainya yang ditampilkan di blog ini adalah milik masing-masing pemilik. Kami tidak memegang hak cipta. Sebagian atau seluruhnya itu bersumber dari blog maupun website lain atau sumber lainnya. Jika ada yang keberatan untuk ditampilkan artikel, gambar, video, berita dan sebagainya di blog ini, agar disampaikan kepada kami yang selanjutnya akan dihapus dari blog ini. Terima kasih.

Ó2009 - 2011 Admin · Info Bungo · e-mail: info_bungo@yahoo.com

Jl.Batang Tebo No.408 Muarabungo 37214, JAMBI


  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP