BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Welcome

Selamat datang di Info Bungo. Situs ini dimaksudkan sebagai salah satu sarana berbagi informasi tentang Kabupaten Bungo dan sekitarnya, baik bagi yang tinggal di Bungo maupun yang sedang di luar kota. Di sini anda dapat mengetahui tentang Profil Kabupaten Bungo, Sejarah Kabupaten Bungo, Berita tentang Kabupaten Bungo dan lain sebagainya.
Tampilkan postingan dengan label Merangin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Merangin. Tampilkan semua postingan

09 Agustus 2010

Polres Merangin Gerbek Markas Perampok

Senin, 09 Agustus 2010
BANGKO - Tim Buru Sergap (Buser) Polres Merangin berhasil menggerebek markas perampok di jalan Talang Kawo, RT 02 Kelurahan Dusun Bangko, Kecamatan Bangko, Merangin, Minggu (8/8).

Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Muhlisin, menjelaskan, penggerebekan markas dan penangkapan empat perampok dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (8/8), hasil pengembangan Buser Polres Merangin setelah menangkap dua dari enam pelaku perampokan di Terminal Pasar Bawah Bangko beberapa waktu lalu.

Ke empat perampok itu adalah Abdul Rahman (20), Kadir, Har dan Sukar, semua berasal dari Provinsi Sumatera Selatan.

Dijelaskan Muhlisin, diketahui terakhir kali kawanan perampok ini bereaksi di Desa Koto Rami, Kecamatan Lembah Masurai, Jum'at (7/8). Perampok yang diketahui berjumlah enam orang berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp.12 juta, satu unit Handphone, dan tas yang berisikan kain.

Korbannya adalah Tianti (43) warga Kota Jambi. Dengan mengendarai mobil box menuju Kota Bangko sekitar pukul 01.00 WIB, usai menjual dagangannya dari hari Senin hingga Kamis. Korban langsung dihabisi oleh perampok.

Dari perampokan inilah, dan hasil penelusuran anggota Polsek Lembah Masurai yang memberikan informasi kepada tim Buser Polser Merangin. Diketahui ada dua orang warga yang gerak-geriknya mencurigakan menuju Kota Bangko dengan memakai mobil angkutan umum.

”Dua orang pelaku yang ditangkap di Pasar Bawah oleh Buser Polres Merangin itu lah yang memberitahukan keberadaan rekan mereka," kata Kapolsek Lembah Masurai, AKP. Wandri.

Sayangnya dua pelaku berhasil kabur dalam penyergapan kali ini. Bahkan polisi terpaksa mengeluarkan tembakan untuk menangkap pelaku yang menggunakan senjata api jenis pistol ini. Satu perampok tertembak timah panas polisi.

Hasil penggerebekan, polisi mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp 3.900.000, dua pucuk senjata api jenis pistol rakitan, lima buah peluru mesiu dan dua buah dompet.

Saat ini kawanan perampok yang ditangkap sudah diamankan di Mapolres Merangin untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara dua kawanan perampok yang berhasil kabur dari penangkapan terus diburu. (infojambi.com/DHA)

Sumber: www.infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

01 Agustus 2010

Oknum Polisi Diduga Selewengkan Pupuk Bersubsidi Masih Diperiksa

Minggu, 01 Agustus 2010
BANGKO – Satu truk pupuk urea bersubsidi diduga milik oknum anggota Polres Merangin, AU, yang ditangkap Jajaran Satres III Polda Jambi, Selasa pekan lalu, hingga kini masih diselidiki. Pihak Polda Jambi menyerahkan pengusutan kasus itu ke Polres Merangin.

Kapolres Merangin, AKBP Bagas Uji Nugroho, yang dikonfirmasi InfoJambi.com menyatakan akan mengecek kasus itu ke polda. “Belum ada laporannya. Saya sedang di Jambi, nanti saya cek,” ujarnya via ponsel.

Kabag Bina Mitra Polres Merangin, Kompol Syahrial Koto juga mengaku belum menerima laporan penangkapan itu. “Saya belum terima laporan. Kalau polda yang menangkap, kami tunggu pelimpahannya. Jika ada perintah proses, akan kami proses,” kata Syahrial.

Hal senada diungkapkan Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah. Menurutnya, anggota yang terlibat akan diproses sesuai hukum berlaku. Proses kasus tersebut diserahkan sepenuhnya ke Polres Merangin. “Kami akan memantaunya,” ujar Almansyah.

Pupuk bersubsidi seberat 8 ton tersebut ditangkap saat diangkut truk Mitsubishi PS-125 BH 8202 FL, di Rumah Makan Famili Abadi, Desa Karang Anyar Kecamatan Pamenang Barat, Merangin, Jambi. Truk ditangkap oleh petugas Satres III Polda Jambi lewat di kaswasan itu.

Ketika diperiksa, pupuk tidak dilengkapi surat-surat resmi. Supir dan truk diamankan di Mapolres Merangin. Informasi terakhir, jajaran Satreskrim Polres Merangin saat ini tengah memeriksa anggota polres berinisial AU. “Saat ini masih diproses tahap penyelidikan oleh reskrim,” ujar anggota polres yang enggan disebut namanya. (infojambi.com/DHA)

Sumber: www.infojambi.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

13 Juli 2010

Kapolres Merangin Bantah Mantan Petingginya Terlibat Penggelapan BBM

Tuesday, 13 July 2010
BANGKO - Kapolres Merangin, AKBP. Bagas Uji Nugroho, menegaskan kalau keterangan dan pernyataan terdakwa Suryadi bahwa ada keterlibatan oknum mantan petinggi Polres Merangin berinisial Gren, Dwi, dan Jon, dalam kasus penggelapan BBM tidak memiliki landasan hukum, karena diucapkannya diluar persidangan.

Kapolres pun berencana akan memanggil terdakwa Suryadi untuk dimintai keterangan menyangkut pernyataan yang diberikannya di media, “Kita akan penggil Suryadi untuk dimintai keterangan,” tegas Kapolres.

Menurut Bagas, pada berkas pemeriksaan acara (BAP) yang diungkapkan Suryadi tidak seperti itu, dia mengaku hanya berbisnis minyak goreng.

Ketika disinggung munculnya nama mantan Waka Polres Merangin dengan inisial Gren dalam kasus Suryadi, Kapolres mengaku tidak mengetahuinya. “Kalau masalah tersebut, langsung tanya kepada terdakwa atau pada yang bersangkutan sendiri, pernyataan tersebutkan belum jelas,” terangnya.

Sementara ditempat terpisah Ketua Sidang dalam kasus Suryadi, Kartim Hasrudin, menjelaskan bahwa setelah menjalani tiga kali persidangan terdakwa tidak belum memberikan keterangan tentang adanya keterlibatan oknum petinggi polisi di Polres Merangin.

Menurut Kartim, apa yang diucapkan Suryadi tidak memiliki landasan hukum. Secara Yuridis formal pernyataan tersebut tidak berlaku, karena tidak diucapkannya pada BAP dan dalam persidangan. (infojambi.com/DHA)

Sumber: www.infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

12 Juli 2010

Di Merangin, Beredar Isu Bakso Dicampur Daging Babi

Monday, 12 July 2010
BANGKO - Pihak Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Distanakkan) Kabupaten Merangin, mengambil sampel bakso di sembilan kedai di Kota Bangko. Diduga daging bakso bercampur daging bakso.

Kepala Distanakkan Merangin, Imam Budi Cahyono melalui Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Nano Sudio Wiradat mengatakan, ada isu-isu yang berkembang di masyarakat daging bakso dicampur daging babi. Untuk membuktikannya harus diambil sampel dan diteliti di laboratorium Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner (BPPV) Regional II Bukit Tinggi.

Pengambilan sampel yang pertama awal Juli 2010, pada saat tim BPPV Regional II Bukit Tinggi sedang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Merangin, ”Kebetulan ada kunjungan ke sini, dari tanggal 29 Juni-2 Juli 2010. Kebetulan rumor bakso bercampur daging babi ini terus menghangat, jadi kami mengambil sampel lagi, kemudian kami titipkan ke BPPV untuk diteliti ”,terangnya.

Sampel yang diambil sebagian ada warung bakso lain, di luar tiga warung bakso yang sudah diambil sampel sebelumnya, ”Ada juga yang kami ambil lagi di warung yang sama, yaitu warung yang menjadi dugaan warga.” ucap Nano.

Nano tidak mau menyebutkan lokasi atau tempat sampel bakso yang diambil tersebut, ”Saya tidak bisa mengatakan dimana tempat bakso yang diambil sampel itu”,tuturnya.. Sementara itu, hingga kemarin hasil pemeriksaan terhadap bakso yang telah diambil sampel ditiga tempat yang berbeda, hasilnya belum juga keluar.

Pihaknya sudah mendesak pihak Provinsi untuk segera menguji sampel yang sudah dikirim. Sembari menunggu hasil pengumuman, warga diminta untuk tidak terlalu resah akan isu daging babi tersebut.Selain itu, jika mendapati ada warung bakso yang kira-kira mencurigakan, sebaiknya segera melaporkan ke pihak terkait. Mengenai pengawasan peredaran daging, khusus untuk daging babi, Nano mengungkapkan memang tidak melakukan atau membuat peraturan khusus.

Ketika isu flu babi merebak, lanjutnya, beberapa pengepul daging babi memang pernah datang ke sini untuk meminta surat keterangan kesehatan hewan, ”Untuk hal ini, kami memang tidak memberikan. Bagaimana mengeluarkan surat keterangan sehat, lokasi penyembelihan, dan juga darimana mereka mendapatkan daging babi, kami juga tidak tahu," tegas Nano.

Dikatakannya, memang ada beberapa pengepul daging babi yang ada di Bangko. Para pengepul ini, menjual kembali ke Medan. Bagaimana jika ada pedagang bakso, yang jika dari uji laboratorium nanti, ada yang positif menggunakan. Darimana mendapatkan daging babinya?, “Bisa saja warga yang memperoleh dari memburu. Atau bisa juga dari suku anak dalam (SAD). Sebelum dijual ke pengepul, bisa saja mampir menjual ke pedagang”,katanya menduga.

Dibagian lain, sejumlah pengusaha bakso baik yang berskala besar maupun kecil, merasa uring-uringan. Diantaranya Halim pedagang bakso keliling yang biasa mangkal di daerah pasar atas mengaku kesal dengan mencuatnya isu bakso babi.

Dia mengaku, omset penjualannya menurun akibat isu tersebut, ”Biasanya, saya bisa membawa pulang uang sampai Rp 100 ribu bersih ke rumah tiap harinya. Sekarang sudah mulai turun. Pelanggan banyak yang enggan makan bakso lagi”,ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Parno pedagang bakso di Rantau Panjang menuturkan isu bakso babi yang santer di kota Bangko juga berimbas sampai ke desa-desa. Dia juga mengeluhkan hal yang sama terkait omset penjualan yang menurun, ”Saya harap, pemerintah segera mempublikasikan hasil uji labor itu. Agar diantara pedagang bakso tidak saling curiga dan warga tidak curiga juga dengan bakso kami. Jangan sampai ulah oknum penjual bakso, semua pedagang bakso seperti kami kena imbasnya”,tandasnya. (infojambi.com/DHA)

Sumber: www.infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

04 Juli 2010

Penipuan ala Merangin, Nama Kajari Dicatut

Sunday, 04 July 2010
BANGKO – Ada-ada saja cara orang cari duit. Di Kabupaten Merangin, Jambi, ada oknum mengaku kepala kejaksaan negeri (kajari) Bangko, Syafruddin Djamain, mencoba menipu sejumlah kepala dinas. Kepala dinas diknas, Fauzi, dan kepala dinas koperindag, Nasution, nyaris jadi korban.

Fauzi yang kini jadi tersangka kasus korupsi pernah ditelepon seseorang mengaku Kajari Bangko. Orang itu meminta sejumlah uang untuk keperluan kejaksaan negeri (kejari). Namun Fauzi tidak percaya orang tersebut Syafruddin Djamain. Fauzi lolos dari penipuan.

Kejadian dengan modus yang sama terjadi pada Nasution, Jum’at pekan lalu. Orang itu menelepon ke ponsel Nasution, ingin meminjam uang Rp 10 juta. Katanya kejari sedang ada tamu dari Jakarta dan butuh uang Rp 25 juta. Kejari sendiri hanya punya duit Rp 15 juta, masih kurang Rp 10 juta.

Nasution jelas tidak percaya orang itu Syafruddin Djamain, karena nomor ponsel yang menghubunginya tidak sama dengan nomor ponsel kajari yang disimpan di hp-nya. “Saya lihat nomornya luar Jambi. Saya yakin itu penipuan yang mencatut nama kajari,” ungkapnya.

Kajari Bangko, Syafruddin Djamain, membantah keras dirinya menghubungi kepala dinas meminta sejumlah uang. “Sampai saat ini belum pernah. Terlalu naif minta duit sama kepala dinas,” tegasnya.

Aksi percobaan penipuan itu sampai ke telinga Kasi Intel Kejari Bangko, Nopriyandi. “Itu nggak benar. Kami akan koordinasikan masalah ini dengan Polres Merangin untuk melacak pelakunya,” katanya.

Bersama InfoJambi.com, aparat kejari mencoba menjebak pelaku yang memakai nomor ponsel 081230510444. Ketika dihubungi ponsel itu menjawab. Dalam percakapan per telepon disepakati akan dilakukan pertemuan di kantor kejari Bangko. Namun setelah ditunggu-tunggu pelaku tidak muncul. (infojambi.com/DHA)

Sumber: www.infojambi.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

12 April 2010

Pemkab Merangin Ingin Tambah SKPD

Senin, 12 April 2010
BANGKO – Pemkab Merangin, Jambi, berencana menambah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dari 12 menjadi 15 dinas. Namun rencana pemekaran dinas itu masih dalam tahap usulan. Belum final.

Dinas yang akan dimekarkan, diantaranya dinas perkebunan dan kehutanan menjadi dinas perkebunan dan dinas kehutanan. Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Peternakan dan Perikanan menjadi Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura dan Dinas Peternakan dan Perikanan. Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perumahan, Tata-Ruang dan Perkantoran.

Menurut pengamat hukum Universitas Jambi (Unja), Prof Sukamto, pemekaran dinas perlu banyak kajian, tergantung spesifikasi daerahnya, mengacu pada PP Nomor 41 Tahun 2007.

Sekda Merangin, Khafid Moein, mengatakan, penambahan dinas perlu banyak kajian. Jika nanti dinas-dinas itu dimekarkan pengelolaan keuangannya harus efektif, efesien dan akuntabel. (infojambi.com/DHA)

Sumber: www.infojambi.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

06 Juli 2009

Jalan Simpang Pulau Rengas–Jangkat Memprihatinkan

SABTU, 04 JULI 2009 | Jambi-Independent
BANGKO - Ruas jalan Simpang Pulau Rengas menuju Kecamatan Jangkat milik Pemprov Jambi, hingga kini masih memprihatinkan, dan tak mudah ditempuh. Jalan sepanjang 155 kilometer dari Simpang Pulau Rengas, Kecamatan Bangko Barat, ke Koto Tapus, Kecamatan Sungai Tenang, di beberapa titik masih sulit dilalui.

Bahkan jika cuaca sedang tidak berpihak, jalan tersebut terkadang harus ditempuh dengan memakan waktu lebih dari dua jam, dengan menggunakan mobil. “Kondisi jalan seperti itu masih kita temukan di Jangkat. Saya rasa itu perjalanan terlambat di dunia,” ungkap Wakil Bupati (Wabup) Merangin Hasan Basri Harun (HBH), Jumat (3/7).


Jalan dari Desa Koto Renah ke Kecamatan Sungai Tenang masih ditemukan 13 titik yang rusak berat, namun tahun ini sudah mengalami perbaikan dengan rehab oleh Pemkab Merangin yang menggunakan dana swakelola masyarakat. “Masyarakat selalu mempertanyakan jalan yang tak kunjung membaik tersebut,” ucapnya.

Mencermati persoalan jalan milik provinsi tersebut, Wabup berharap agar jalan itu dapat diambil alih Pemkab Merangin. “Kalau diserahkan ke Merangin, saya yakin jalan di lokasi setempat bisa mulus, karena jika memang terwujud jalan tersebut akan kita bangun dengan sistem multiyearsproject,” papar HBH.

Pihaknya hanya berharap pada Provinsi Jambi untuk dapat diberikan kewenangan khusus untuk melakukan pengawasan pada proses pembangunan jalan di kawasan setempat. “Pasalnya hingga saat ini Merangin seakan tidak memiliki kewenangan khusus untuk melakukan pengawasan pada pembuatan jalan itu. Akibatnya, kendati puluhan miliar dana telah terkucur untuk perbaikan jalan itu, tetap saja jalan tersebut rusak parah,” tuntasnya.(ctr)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

29 Juni 2009

Sekda Merangin : SKPD Dilarang Menambah Tenaga Honorer

Minggu, 28/06/2009 | Infojambi.com
BANGKO – Tenaga honorer di Pemda Kabupaten Merangin sudah berlebih, diperkirakan mencapai 1000 orang yang tersebar di Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD). Pemda akan menertibkan tenaga honorer itu, sedangkan untuk tahun 2010 nanti SKPD dilarang menerima tenaga honorer itu.

Menurut Sekda Kabupaten Merangin, Khafid Moein sampai saat ini keberadaan tenaga honorer itu datanya tidak diketahui oleh Pemda, untuk menertibkan ini pihaknya sudah mengadakan rapat dengan Inspektorat, Bagian Keuangan, BKD, Asisten III dan DPKAD. “Salah satu hasil rapat tersebut, setiap SKPD dilarang merekrut tenaga honorer lagi, kalau yang sudah akan ditertibkan,” ujarnya.

Dijelaskan Khafid, setiap SKPD diminta untuk menyampaikan jumlah tenaga honorer dan berapa kebutuhan riil tenaga honorer tersebut. Jika pun nanti diketahui jumlah tenaga honorer berlebih, mereka akan ditertibkan.“Kalau pun nanti berlebih, tentu tetap akan kita berdayakan. Kita hanya meminta mereka menyampaikan jumlah tenaga honorer dengan kebutuhan riil mereka. Itu semua berkaitan dengan pengajuan pembayaran honorer di APBD Merangin”, ungkapnya.

Data yang berhasil dihimpun Info Jambi.com menyebutkan, jumlah honorer disetiap SKPD sudah sangat berlebih. Sedangkan total tenaga honorer diluar data base dan yang ada SK dari Bupati mencapai 1000 orang. (Infojambi.com/dha)

Sumber:http://infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

24 Juni 2009

Tareqat Naksabandiyah Dilarang Disebarkan. KH Satar: Tareqat Naksabandiyah Bukan Aliran Sesat

Rabu, 24 Juni 2009 | Jambiekspres
BANGKO - Ajaran tareqat Naksabandiyah juga berkembang di Kabupaten Merangin. Hanya saja dari hasil tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pekem) Kabupaten Merangin menilai ajaran tareqat yang berpusatkan di Desa Kasiro Ilir, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun itu sesat dan bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Hal itu diketahui setelah tim menemukan beberapa ajaran tareqat tersebut yang bertentangan dengan agama Islam.

Antara lain tareqat Naksabandiyah yang sesat di Desa Air Batu itu menyatakan Tuhan itu beranak, Malaikat tidak ada, apabila sudah sempurna ingat maka sholat tidak diwajibikan, jamaah haji 2007 lalu hanya 7 orang yang diterima ucapan salam kepada guru Assalamu’alukum ya rasulullah, guru Syukur bisa menghidupkan yang mati dan mematikan yang hidup, tidak suci bersuci dengan air walau kering sungai Merangin, zikir La ilahaila Ana, Al-Quran itu hadis, apabila steres itu berarti ilmu masuk, otak bisa ditukar dengan otak Tuhan, pergi ke Batang Asai bisa mengampuni dosa, setiap yang ada adalah Allah, dahulu zaman jahiliyah, sekarang juga zaman jahiliyah, naik haji cukup satu karung kencur dan juga poto guru Syukur yang disembah.

‘’Hasil rapat Pakem Kabupaten Merangin yang dihadiri Ketua MUI KH Satar Saleh, Kejari, Polres, Pemda dan juga para pengikut tareqat dari Desa Air Batu memutuskan melarang ajaran tareqat tersebut karena bertentangan dengan agama Islam,’’ kata Kakan Depag Kabupaten Merangin Drs H M Umar Yusuf M yang juga sekaligus memimpin rapat di aula Kandepag Merangin, kemarin.

Masyarakat Desa Air Batu lanjut Umar Yusuf, sudah merasa kurang nyaman dengan adanya ajaran tareqat tersebut. Ada yang stres, ada yang bercerai suami-istri.

Sedangkan Ketua MUI Kabupaten Merangin KH Satar Saleh mengatakan dari hasil muktamar tareqat 2005 lalu di Indonesia ini ada 42 tareqat. Hanya saja untuk melaksakanakan tareqat sangat berat sekali. ‘’Yang jelas tareqat tanpa syari’at tak berhasil,’’ucap KH Satar.

KH Satar mengatakan, mungkin tidak semua hasil temuan dan laporan masyarakat kepada tim Pakem benar. Tapi jika ada yang terlanjur, hendaknya kembali kepada yang benar.

Secara prinsip, KH Satar mengatakan ajaran tareqat Naksabandiyah tersebut bukanlah aliran sesat. Hanya saja yang berkembang di Desa Batu, Kecamatan Renah Pembarap tersebut adalah kesalahan dari pengikut tareqat tersebut dalam memahami ajaran tareqat Naksabandiyah itu sendiri.

‘’Ajaran tareqat Naksabandiyah itu tidak sesat. Mungkin pemahaman dari jamaahnya saja yang salah dan itu harus dibenarkan,’’ucapnya.

Sementara itu salah seorang pengikut Tareqat Naksabandiyah, Ibnul Khotob, tareqat yang dijalaninya sejak 2004 lalu itu tidak begitu mudah untuk menerima putusan dari Pakem Merangin. Karena para jamaahnya akan menanyakan dengan gurunya Ali Wardana, cucu Guru Syukur di Desa Kariso Ilir Kecamatan Batang Asai.

‘’Saat saya mengaji di Ponpes Ashabul Yamin Bakongan Aceh Selatan 1998-1991 juga sudah pernah menjadi pengikutnya. Dan sudah 4 tahun belakangan ini setiap 1 bulan sekali ke Batang Asai dengan guru Ali Wardana. Laporan yang dibahas banyak yang tidak benar,’’ ujar Ibnul Khotob.

Menurutnya di Desa Air Batu cukup banyak pengikut tareqat Naksabandiyah. Apalagi dalam hasil muktamar tarekat 2005 lalu, tareqat Naksabandiyah dibolehkan. ‘’Sedangkan kita di Merangin ini dilarang, karena tareqat adalah urusan ubudiyah dan amalan pribadi,’’ ucapnya.

Sedangkan pengikut lainnya, Majuri yang juga Sekdes Air Batu, mengaku pernah ke Batang Asai untuk mempelajari tareqat, tapi zikir untuk pribadi.

Lain halnya dengan Abi Wakas, ulama Desa Air Batu dengan tegas mengatakan melarang ajaran tareqat di desanya. Karena telah meresahkan. ‘’Kami minta pemerintah membubarkan tareqat dari Batang Asai di Desa Air Batu,’’ tandasnya. (mil)

Sumber:http://www.jambiekspres.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

21 Juni 2009

2010, Alokasi Anggaran Merangin Ditambah

Minggu, 21/06/2009 InfoJambi.com
BANGKO - Setelah Kabupaten Merangin meraih piala adipura tahun 2009, diperkirakan tahun 2010 mendatang alokasi anggaran Merangin dari Pemerintah Provinsi Jambi akan bertambah. Hal ini seperti dikatakan Gubernur Jambi H. Zulkifli Nurdin ketika diwawancarai wartawan belum lama ini.

Menurutnya, sesuai dengan kebutuhan dan dengan rasa keadilan dan akan disesuaikan maka Merangin mendapat alokasi dana tambahan dari Pemerintah Provinsi Jambi. Ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemprov Jambi terhadap keberhasilan Kabupaten Merangin meraih piala adipura. “Kita akan sesuaikan dengan kebutuhan dan tidak meninggalkan rasa keadilan dengan daerah lain. Dan tahun depan Merangin mendapat alokasi dana tambahan,” kata Zulkifli Nurdin.

Lebih jauh dikatakannya, keberhasilan Merangin meraih adipura merupakan langkah awal yang sangat positif karena hampir 11 tahun lamanya adipura belum dimiliki Provinsi Jambi, sehingga patut ditambah alokasi anggaran Merangin di tahun 2010. “Hal-hal yang positif sudah dilakukan Bupati dan ini awal dari satu keberhasilan dengan penataan kebersihan, keindahan dan penghijauan khususnya di Kabupaten Merangin,” jelas Gubernur didepan wartawan. (infojambi.com/DHA)

Sumber:http://infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

17 Juni 2009

Juli, Penerimaan CPNS

Rabu, 17 Juni 2009 | Jambiekspres
BANGKO - Diperkirakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Merangin akan dilaksanakan Juli 2009 ini.

Hal ini diakui Kepala BKD Merangin, Amrun Yusuf melalui Kasubag Umum dan Kepegawaian Syafrizal ketika ditemui Senin (15/6) diruang kerjanya. Menurut Syafrizal, informasi yang didapat dari BKN Jakarta, formasi CPNS 2009 diperkirakan bulan Juli akan keluar.

‘’Berdasarkan informasi dari Alwajir Kasubdit Administrasi dan Penggadaan Pegawai BKN Jakarta diperkirakan bulan Juli keluar formasinya,’’ungkapnya.

Ketika ditanya kapan secara pasti keluar formasi CPNS 2009, Syafrizal tidak bisa memastikannya. Sebab, semua tergantung kepada BKN pusat. ‘’Kita menunggu intruksi dari BKN pusat,’’ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Syafrizal, setelah turun jumlah formasi CPNS tahun 2009 dari BKN, pihak BKD Merangin nantinya akan menyusun kembali formasi CPNS. Kemudian diajukan kembali ke BKN pusat.

‘’Memang prosedurnya cukup rumit, sebelum diumumkan ke masyarakat terlebih dulu diajukan lagi ke BKN, setelah itu baru diumumkan tanggal berapa pelaksanaan testnya,’’jelasnya.

Dari data yang diperoleh koran ini menyebutkan, untuk penerimaan CPNS 2009 ini tamatan SMU dan SMP juga ikut diajukan ke BKN selain tamatan DII dan S1 dari berbagai jurusan. (mil)

Sumber:http://www.jambiekspres.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

15 Juni 2009

Bupati Bantah Kadinkes Mengundurkan Diri

Senin, 15/06/2009 | Info Jambi
BANGKO – Kabar tak sedap yang beredar belum lama ini terkait pengunduran diri Sirojuddin dari kursi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin lantaran acapkali diperas oknum pejabat pemkab dibantah keras oleh Bupati Merangin, H. Nalim. Bahkan ia enggan menanda-tangani persetujuan pengunduran diri Sirojuddin.

“Tidak benar Sirojuddin mengundurkan diri lantaran diperas. 2 bulan ini ia tidak masuk kantor lantaran sakit. Sekarang sudah sembuh dan bisa kembali bekerja,” kata Nalim.

soal surat pengunduran diri, bupati itu mengaku tidak tahu. Jika benar ia dengan tegas menolak menyetujui keinginan sepihak Sirojuddin karena baginya tenaga dan pikiran kadinkes itu masih dibutuhkan.

“Saya tidak tahu kalau Kadis sudah membuat surat pengunduran diri, kalaupun ada maka saya tidak mengizinkannya karena tenaga dan pemikirannya masih dibutuhkan disini”,ungkapnya

Ditempat terpisah, Sekda Merangin, Khafid Moein mengungkapkan kalau Kadinkes sudah melayangkan surat pengunduran diri hanya saja surat tersebut masih dimejanya. Namun ia juga membantah kalau pengunduran diri kadinkes itu didasari adanya pemerasan oleh oknum pejabat di Pemkab Merangin.

“Setelah berbincang dengan pak kadis panjang lebar, ia tidak jadi mengundurkan diri. Soal pemerasan itu tidak benar,” pungkasnya. (infojambi.com/dha)

Sumber:http://infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

12 Juni 2009

Horee!! Jaringan Pencuri Mobil Antar Propinsi Ditangkap Polisi

Jumat, 12/06/2009 | Infojambi.com
BANGKO – Kinerja jajaran Polres Merangin kembali menuaikan prestasi. Pencarian siang malam pun tak sia-sia, sebab Pak Polisi Merangin berhasil mengamankan pencuri mobil jenis Toyota Inova Nopol B 2053 NG yang terjadi didepan Rina Swalayan Bangko Jumat (5/6).

Usut punya usut ternyata pencuri ini diduga jaringan pencuri mobil antar provinsi. ”Kuat dugaan saya, dia (Aho, red) adalah pencuri mobil antar propinsi yang mempunyai jaringan dan perlu penyelidikan serta pembuktian untuk pengungkapan kasusnya,”ungkap Kapolres Merangin AKBP Hudit Wahyudi, Kamis.

Sebelum diringkus, tersangka berhasil kabur menuju Kabupaten Lubuk Linggau Sumsel. Namun baru masuk batas Bangko-Sarolangun tersangka berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polres Sarolangun dan Polres Merangin.

Kejadian ini bermula saat itu tersangka Henrio alias Aho alias Tok Chi Ho alias Hendra Gunawan Wijaya alias Jon Jeremi Damien merental mobil jenis Kijang Inova Nopol B 2053 NG dari Jambi menuju Kabupaten Muara Bungo dan selanjutnya akan ke Kabupaten Lubuk Linggau Sumsel. Namun saat di Rina Swalayan, Zulpadli (38) warga Jambi sopir mobil rental tersebut disuruh turun untuk membeli minuman mineral dan rokok, tidak ada sedikit pun curiga sopir mobil rental itupun turun masuk ke swalayan tersebut.

Sekitar 5 menit didalam swalayan, sopir inipun keluar dan alangkah kagetnya mobil yang diparkir bersama penumpangnya inipun raib entah kemana. Tanpa pikir panjang, sopir inipun langsung melaporkan kejadian ini kepada jajaran Polres Merangin. ”Kita langsung menghubungi Polres Sarolangun. Sesuai laporan korban Zulfadli jenis dan nopol mobil tersebut kita berikan kepada jajaran Polres Sarolangun. Pihak kita pun langsung melakukan pengejaran ke Sarolangun. Kemudian sekitar pukul 19.00 WIB tersangka berhasil kita amankan bersama 1 unit mobil jenis Kijang Innova,” beber Kasat Reskrim Polres Merangin AKP. Ujang Kusuma Winata.

Tersangka belum sempat mengganti Nopol yang melekat pada mobil yang dibawa lari tersebut dan saat ini diamankan di Mapolres Merangin. kata Kasat Reskrim Polres Merangin AKP.

Hudit menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti kejahatan yang telah dilakukan oleh tersangka. “Sesuai pengakuan tersangka dia telah melakukan sebanyak 6 kali pencurian,”jelasnya. (infojambi.com/DHA)

Sumber:http://infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

07 Juni 2009

Warga Desa Pulau Rengas Datangi Kantor Bupati

Minggu, 07/06/2009 Infojambi.com
BANGKO – Jembatan desa Pulau Rengas yang dibangun secara bertahap sejak tahun 2007 lalu, hingga saat ini masih memasuki pekerjaan tahap ketiga atau penyelesaian.

Namun sayang, penyelesaian akhir jembatan yang menelan dana lebih dari Rp 20 milyar yang membentang di atas sungai Merangin dan berada di kecamatan Bangko Barat, tampaknya bakal tertunda. Pasalnya, pada pekerjaan tahap ketiga yang akan segera dimulai, terkendala ganti rugi tanah dan rumah di dua pangkal jembatan yang belum juga selesai. Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi mengaku tidak menganggarkan dana untuk ganti rugi tanah dan pihak Provinsi hanya membangun fisik, masalah ganti rugi tanah adalah urusan Pemkab Merangin.

“Kita menyediakan jembatannya saja sedangkan pembebasan tanah itu urusan Bupati, hingga sekarang Provinsi tidak ada menyediakan untuk pembebasan lahan”,kata Jumaidi. Menurut Jumaidi, pada saat akan dimulai pembangunan jembatan, Bupati Merangin saat itu mengatakan memiliki dana untuk pembebasan lahan tersebut, namun nyatanya hingga saat ini soal ganti rugi tanah belum dibayar. Sementara itu pihak Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Merangin mengatakan, sejauh ini pihaknya tidak pernah menerima surat tentang ganti rugi tanah di pangkal jembatan itu, dan pihaknya tidak pernah membahas masalah anggaran untuk ganti rugi tanah milik warga Pulau Rengas itu. Untuk itu solusi terbaiknya adalah dianggarkan dalam APBDP 2009 dan harus diketahui berapa besarnya.

”Kami tidak pernah mendapat surat sehingga tidak pernah dibahas dan pembangunan jembatan itu tidak bisa berhenti dan harus terus berjalan”,ungkapnya. Rapat yang dipimpin Asisten I Marzuki Yahya, kedua pihak baik kabupaten dan provinsi belum mengetahui berapa pasti jumlah ganti rugi yang diminta masyarakat. Hanya saja kedua pihak akan turun langsung ke kelapangan untuk mengecek kebenaran soal ganti rugi yang belum juga dibayarkan. Kemudian menurut Jasmin dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Merangin mengatakan luas tanah yang terkena jembatan sekitar 1550 meter dan luas bangunan permanen 273 meter milik 9 kepala keluarga.

Salah seorang warga desa Pulau Rengas yang juga mantan kepala desa itu, Kastiar, dalam rapat itu mengatakan warga yang terkena proyek jembatan desa Pulau Rengas memang masih bersabar dan belum mendesak untuk dilakukan ganti rugi tanah. Disamping memang belum ada pembicaran terkait soal berapa besar ganti rugi yang akan diterima warga yang terkena pembangunan jembatan itu. “Belum ada negosiasi dengan masyarakat jadi besarnya berapa ganti rugi belum diketahui”,terangnya. Namun warga desa Pulau Rengas lainnya mengatakan sebaiknya sebelum rumah warga dibongkar untuk proyek jembatan Pulau Rengas sebaiknya diganti rugi terlebih dahulu.”Sebaiknya diganti rugi dulu baru dibongkar”,tegas warga. (Infojambi.com/DHA)

Sumber: http://infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

04 Juni 2009

Merangin Dipastikan Terima Piala Adipura

Kamis, 04/06/2009 | Infojambi.com
BANGKO – Kabupaten Merangin mendapatkan piala Adipura, akan diserahkan tanggal 5 Juni mendatang di Istana Negara oleh Presiden Susilo Bambang Yhudoyono kepada Bupati Merangin Nalim.

“Besok (hari ini,red) kita akan mengambil undangan dan tanggal 5 Juni di Istana Presiden kita akan menerima piala adipura yang akan diserahkan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono", kata Nalim.

Menurut Nalim, hal ini adalah bukti nyata unsur muspida bersama seluruh warga Merangin telah memperoleh hasil yang maksimal untuk mendapatkan piala Adipura yang selama ini diidam-idamkan dan untuk pertama kalinya Kabupaten Merangin mendapatkannya, “Saya bersama unsur muspida patut berterima kasih kepada masyarakat Merangin yang telah bekerja sama untuk memboyong piala adipura ke Kabupaten Merangin”, ungkapnya.

Usai penjemputan piala Adipura kata Nalim, akan dilakukan arak-arakan di lima kecamatan yakni Kecamatan Pamenang, Bangko, Sungai Manau, Muara Siau, dan Tabir. ”Tanggal 7 Juni piala sampai di Jambi, kemudian kita langsung menuju Bangko dan Senin (8/06) pagi kita akan lakukan arak-arakan mulai dari Kecamatan Pamenang hingga ke Tabir dan Sungai manau. Dan perlu diketahui untuk di Propinsi Jambi, Merangin memperoleh nilai tertinggi dalam perebutan piala adipura ini”, terangnya.

Ketika disinggung soal berapa nilai yang diperoleh Kabupaten Merangin, dengan tersenyum Nalim menuturkan, “Hal itu tidak perlu, yang penting kita sudah mendapat piala adipura dan inilah yang bisa saya persembahkan kepada warga Merangin”, tuturnya dengan penuh optimis. (Infojambi.com/DHA)

Sumber:http://infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

02 Juni 2009

Air PDAM Tidak Lancar, Bangko Mulai Krisis Air

Selasa, 02/06/2009 | Infojambi.com
BANGKO – Akibat musim kemarau, Kabupaten Merangin mulai mengalami krisis air bersih, khususnya yang tinggal di Kota Bangko.

Masyararakat mulai kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, air PDAM yang diharapkan ternyata tidak lancar.

Menurut Rahmi, salah satu ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di Kelurahan Pematang Kandis Kecamatan Bangko mengatakan, ia mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Air PDAM yang diharapkannya, kata Rahmi, sudah tiga bulan terakhir tidak lancar.

Terkadang dalam satu minggu, air PAM tidak hidup sama sekali. “Musim kemarau ini sulit nian mendapatkan air. Air pam sendiri, sudah tiga bulan ini hidupnya tidak normal, hanya setetes-setetes. Kita sudah melaporkan hal ini ke PDAM tetapi tidak mendapat tanggapan,” katanya.

Untuk membuat sumur, kata Rahmi, membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk sumur bor, dibutuhkan biaya sebesar Rp 10 juta. Sementara untuk membuat sumur biasa, sulit untuk menemukan air. “Kalau pun ada airnya disumur yang kita buat, airnya tidak bersih, malah kotor,”ungkapnya.

Sementara itu, Rahmi sangat berharap kepada Pemkab Merangin untuk dapat memperhatikan masalah air, terlebih lagi di musim kemarau seperti saat sekarang ini. “Kita hanya bergantung kepada PDAM, dan kita berharap air pam ini bisa lancer,” ungkapnya.

Kemudian menurut Yanis, ibu rumah tangga yang tinggal di daerah Pinang Sebatang kelurahan Pasar Atas Bangko, Kecamatan Bangko juga menuturkan hal sama. Menurut dia, air pam yang menjadi satu-satuya pemasok air bersih, sudah empat hari ini tidak hidup. Yanis tidak mengetahui apa yang menyebabkan air pam tidak lancar. “Air pam dilingkungan rumah saya itu sudah sejak Sabtu kemarin ini tidak hidup. Saya sudah kesulitan untuk mendapatkan air bersih,” katanya.

Yanis juga berharap yang sama seperti Rahmi. Yanis berharap Pemkab Merangin tanggap terhadap keluhan masyarakat Merangin. “Air itu sangat penting, kebutuhan yang sangat vital. Tidak ada air, kami ini selaku ibu rumah tangga menjadi kesulitan,” ujarnya.

Bupati Merangin, H Nalim, tidak membantah jika di musim kemarau seperti sekarang ini yang menjadi permasalah di Kota Bangko adalah air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Nalim tidak menampik jika PDAM belum bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Merangin. “Dimusim kemarau ini, daerah Kota yang mungkin kesulitan mendapatkan air. Kalau daerah pedesaan tidak begitu, karena mereka bisa ke sungai,” kata Nalim.

Menyangkut pelayanan PDAM, Nalim mengatakan, bupati merencanakan menggandeng investor dari luar daerah Bangko untuk menanamkan modalnya di PDAM. Namun, sebelum itu dilakukan, kata Nalim, pihaknya akan melakukan pembenahan administrasi di PDAM.

“Kita harus benahi dulu administrasi. Kalau administrasinya sudah bagus, baru kita cari investor dari luar,,ungkapnya ketika dibincangi infojambi.com. (infojambi.com/DHA)

Sumber:http://infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

20 Mei 2009

Pengeroyokan Oknum Polisi, Empat Anggota Satpol PP Resmi Tahanan Kota

Rabu, 20/05/2009 | infojambi.com
BANGKO – Empat anggota Satpol PP Merangin resmi menjadi tahanan kota. Putusan ini terkait kasus pengeroyokan terhadap dua anggota Polres Merangin yang dilakukan oleh empat anggota Satpol PP Merangin.

Sidang perdana yang dilaksanakan Selasa (19/5) kemarin, agendanya yakni membacakan dakwaan yang disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Danan Jaya Widiharsono, SH.

Sebelumnya pihak Satpol PP telah mengajukan surat penangguhan penahanan dan meminta agar anggota Satpol PP yang masih aktif ini jadi tahanan kota yang wajib lapor dan terus mengikuti persidangan. Dalam sidang perdana kemarin, surat penangguhan penahanan tersebut disetujui oleh majelis hakim yang diketuai oleh Nun Suhaini, SH.

Disetujuinya penangguhan penahanan tersebut, berarti empat anggota tersebut yakni Juliantoro bin Sartim (24), Syahroni bin Sabarudin (23), Jhoni Faisal bin Sabiti (24) dan Andi Saputra bin Bustanudin (24), sejak kemarin resmi menjadi tahanan kota dan tetap akan mengikuti persidangan yang berlagsung setiap hari Selasa. Dalam sidang pembacaan dakwaan tersebut, keempat tersangka, didakwa melanggar Pasal 170 ayat 2 ke 2 dengan ancaman pidana penjara diatas 5 tahun.

Persidangan yang berlangsung hingga sore tersebut, dihadiri oleh rekan-rekan tersangka yang langsung melaporkan situasi sidang tersebut kepada Sekda Merangin Khafid Moein. Menurut Khafid Moein Sekda Merangin yang ditemui diruang kerjanya membenarkan bahwa 4 anggota Satpol PP resmi menjadi tahanan kota dan putusan tersebut baru dibacakan pada persidangan perdana kemarin. “Ya, saya baru saja menghubungi Kasat Pol PP, menanyakan bagaimana perkembangan di persidangan. Kemudian jawaban dari Kasat Pol PP, bahwasannya keempat anggota tersebut saat ini menjadi tahanan kota,”katanya. (infojambi.com/DHA)

Sumber: infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

14 Mei 2009

6 Kecamatan di Merangin Ilegal. Belum Teregistrasi di Depdagri

Rabu, 13 Mei 2009 | Jambiekspres
JAMBI - Sebanyak enam (6) kecamatan hasil pemekaran di Kabupaten Merangin sampai saat ini belum mendapat nomor registrasi di Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Akibatnya, kecamatan itu belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Keenam kecamatan yang dimekarkan saat Bupati Rotani Yutaka itu, yakni, Kecamatan Pamenang Selatan, Kecamatan Renah Pamenang, Kecamatan Margo Tabir, Kecamatan Tabir Lintas, Kecamatan Tabir Barat, dan Kecamatan Tiang Rumpun.

Padahal, menurut keterangan dari Biro Hukum Setda Provinsi Jambi, Sudirman SH MH, keenam kecamatan ini sudah melakukan kegiatan administrasi kependudukan.

"Ini akan menimbulkan konflik dikemudian hari, jika pembentukan kecamatan tersebut dianulir oleh Depdagri. Karena bisa saja pembentukan kecamatan itu batal demi hukum," tukas mantan akademisi Fakultas Hukum Universitas Jambi (Unja) ini.

Dikatakannya, pemekaran enam kecamatan itu, sejak awal tidak dikoordinasikan ke Pemprov. Padahal, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) tahun 2008 tentang Kecamatan, dan juga PP Nomor 38 tahun 2007, rancangan perda mengenenai pembentukan kecamatan pemekaran baru harus dikoordinasikan terlebih dahulu kepada pihak Provinsi.

"Tapi ini langsung disahkan saja oleh DPRD Kabupaten. Seharusnya, mekanisme yang dilalui yakni dikonsultasikan ke Pemprov terlebihi dahulu, baru ditindaklanjuti oleh daerah," terangnya.

Saat ini, katanya, pihak provinsi terus berusaha meluruskan persoalan dan mengambil jalan keluarnya. Mengenai teknis yang dilakukan, Sudirman mengaku, pihaknya akan mengejar pengakuan dari Depdagri terkait enam kecamatan ini.

Konkretnya, Sudirman menjelaskan, provinsi akan melakukan koordninasi dengan pemerintah pusat. Tentunya dengan menjelaskan kronologis kejadian proses dari awal.

"Kita akan lakukan koordinasi dan juga sharing dengan Depdagri , kita pinta “fatwa” lah sehingga pusat memberikan legitimasi secara definitif,” papar mantan Dosen Unja ini.

Ditanya mengenai seberapa besar kemungkinan pengajuan ini akan disetujui, Sudirman kembali menuturkan, pihaknya akan semaksimal mungkin pengajuan ini akan disetujui Depdagri. Karena, alasannya sangat substansial sekali, jika keputusan dewan ini dianulir, maka konflik horizontal yang akan terjadi. “Kalau ini tidak disetujui, konflik akan terjadi, maka kita berusaha semaksimal mungkin,” pungkasnya. (cr8)

Sumber: www.Jambiekspres.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

13 Mei 2009

Tahun Depan, SKPD Diminta Tidak Menambah Honorer

Rabu, 13 Mei 2009 | JambiEkspres
BANGKO - Mulai tahun depan, setiap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Merangin dilarang menambah atau merekrut tenaga honorer.

Keputusan ini diambil berdasarkan rapat bersama antara Sekda Merangin dengan Inspektorat, bagian keuangan, BKD, asisten III dan BPKAD.

"Salah satu hasil rapat tadi, mulai tahun depan kita bisa mengurangi tenaga honorer dengan adanya penerimaan CPNS. Bisa dikatakan, setiap SKPD diminta untuk tidak merekrut tenaga honorer lagi," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Khafid Moein.

Hasil rapat lainnya, kata Khafid, adalah setiap SKPD diminta untuk menyampaikan jumlah tenaga honorer dan berapa kebutuhan real tenaga honorer tersebut. Jika pun nanti diketahui jumlah tenaga honorer melebihi kebutuhan real, maka tidak akan menjadi masalah.

"Kalau pun nanti berlebih, tentu tetap akan kita berdayakan. Kita hanya meminta mereka menyampaikan jumlah tenaga honorer dengan kebutuhan real mereka. Itu semua berkaitan dengan pengajuan pembayaran honorer di APBD Merangin,"jelas Khafid.

Jumlah tenaga kerja honorer disetiap SKPD bisa dikatakan melebihi kapasitas. Dari informasi yang didapat, total tenaga honorer diluar data base dan yang ada SK dari Bupati lebih dari seribu orang.

Khafid yang dikonfirmasikan hal ini mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah tenaga honorer yang terdapat di masing-masing SKPD. (mil)

Sumber: www.jambiekspres.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

12 Mei 2009

Penerimaan CPNS Sebelum Pilpres

Selasa, 12/05/2009 | Infojambi.com
BANGKO- Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Merangin dipastikan akan berlangsung pada bulan Juni mendatang. Hanya saja, sampai dengan hari ini belum diketahui secara pasti kapan jadwal pelaksanaan tes CPNS tersebut.

“Saya baru dapat informasi secara lisan dari orang pusat (BKN,red) katanya pelaksanaan tes CPNS dilakukan sebelum pilpres, kemungkinan pada bulan Juni”, kata Ghazali, Kabid Mutasi dan Pengangkatan BKD Merangin.

Soal formasi CPNS untuk tahun 2009, Ghazali mengatakan belum turun dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan). “Formasi belum turun sampai dengan sekarang sedangkan yang kita ajukan itu 1730 orang, tetapi belum diketahui berapa yang disetujui nanti”, ungkapnya.

Dari data yang diperoleh Infojambi.com menyebutkan, untuk tes CPNS tahun 2009 ini, Pemkab Merangin mengajukan formasi untuk SLTP dan SLTA sedangkan formasi ini nantinya akan ditempatkan sebagai penjaga kantor. (infojambi.com/DHA)

Sumber: www.infojambi.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...
Toko Buku Online Terlengkap

Kabupaten Bungo Bakal Punya Bandara

Kabupaten Bungo dalam waktu dekat bakal punya Bandar Udara (Bandara). Mau tau lebih detil lagi? Klik di sini.

Berapa Malaikat yang Kau Temui Hari ini?

Ya berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini? 
Atau hari kemarin? 
Di dalam perjalananmu menuju tempat kerja? 
Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali? 
Berapa? Klik di sini

Entri Populer

Anda sudah Bertahun-tahun Frustasi Belajar Bahasa Inggris dengan Kursus, Les privat dan Membeli Software mahal Yang Mengajari Anda Grammar tetapi sampai detik ini Ada masih “malu” berbicara Bahasa Inggris. Sekarang Lupakan Grammar….!

Ikuti Kursus Belajar Bahasa Inggris Online Cepat

Tanpa Grammar Full Conversation

Authorized Partner of E-Compusoft Online English Training

Akte Notaris No. 198. Tanggal 22 Desember 2009

Sistem Kursus tanpa mengenal tempat & waktu. ribuan member telah bergabung mulai dari Aceh hingga Papua bahkan luar negeri seperti :

Arab Saudi, Malaysia, Qatar, Timor Leste, Korea, Polandia, Lagos (Nigeria), dll

Satu-satunya sistem yang menjamin 100% Anda mengalami dan merasakan secara nyata kemajuan berbahasa Inggris Anda – Garansi


Mau lihat Saja dulu Klik Di Sini
BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

About This Blog

INFO BUNGO dimaksudkan sebagai sarana berbagi informasi tentang Kabupaten Bungo. Komentar, saran dan kritik anda sangat kami harapkan. Silahkan kirim e-mail ke : info_bungo@yahoo.com

Taukah Kamu?

Kecamatan di Kabupaten Bungo ada 17

Kelurahan di Kota Bungo ada 12

Disclamer

Isi dan materi iklan dalam situs ini di luar tanggung jawab INFO BUNGO. Kami tidak bertanggungjawab atas segala konsekwensi yang timbul dari iklan dalam situs ini. Terima kasih.
BlogRankers.com blogarama - the blog directory Newswire Blogs - Blog Catalog Blog Directory Submit Your Site
Sebagian artikel/berita adalah dari media online di Indonesia, pencantuman kembali di blog ini ditujukan untuk menyebarkan informasi secara online agar pembaca dapat memperoleh informasi dari banyak tempat. Sumber atau link asal artikel/berita tetap disertakan untuk melihat source aslinya.

Sebagian atau seluruh artikel, gambar, video, berita dan sebagainya yang ditampilkan di blog ini adalah milik masing-masing pemilik. Kami tidak memegang hak cipta. Sebagian atau seluruhnya itu bersumber dari blog maupun website lain atau sumber lainnya. Jika ada yang keberatan untuk ditampilkan artikel, gambar, video, berita dan sebagainya di blog ini, agar disampaikan kepada kami yang selanjutnya akan dihapus dari blog ini. Terima kasih.

Ó2009 - 2011 Admin · Info Bungo · e-mail: info_bungo@yahoo.com

Jl.Batang Tebo No.408 Muarabungo 37214, JAMBI


  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP