BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Welcome

Selamat datang di Info Bungo. Situs ini dimaksudkan sebagai salah satu sarana berbagi informasi tentang Kabupaten Bungo dan sekitarnya, baik bagi yang tinggal di Bungo maupun yang sedang di luar kota. Di sini anda dapat mengetahui tentang Profil Kabupaten Bungo, Sejarah Kabupaten Bungo, Berita tentang Kabupaten Bungo dan lain sebagainya.
Tampilkan postingan dengan label Bandara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandara. Tampilkan semua postingan

11 Juni 2012

Bandara Muara Bungo telah Diresmikan

(Jakarta, 9/6/2012) Pembangunan Bandar Udara Muara Bungo sangat diharapkan, karena selain mendorong peningkatan akses transportasi dari dan ke muara bungo ke seluruh daerah, keberadaan bandar udara ini juga membantu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di kabupaten atau daerah disekitar muara bungo. Masyarakat Bungo mendukung pemerintah agar segera mewujudkan harapan membangun Bandara muara Bungo.

Untuk itu, telah dikeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor KM 53 Tahun 2005 tentang Penetapan Lokasi Bandar Udara di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi, sebagai penetapan untuk pembangunan Bandar Udara Muara Bungo di lokasi yang ada saat ini.

Pembangunan Bandar Udara Muara Bungo sudah berjalan sejak tahun 2006, sumber dana pembangunan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bungo dan Anngaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sedangkan anggaran yang sudah terserap untuk pembangunan Bandar Udara Muara Bungo sampai dengan tahun 2012 sebesar Rp.293.393.696.000,- dengan rimcian anggaran dari APBD Kabupaten Bungo sampai dengan tahun 2012 adalah sebesar Rp. 144.958.941.000,- sedangkan anggaran dari APBN sampai dengan tahun 2012 sebesar Rp. 148.434.755.000,-.

Masyarakat Kabupaten Bungo provinsi Jambi boleh berbangga karena Bandar Udara Muara Bungo telah diresmikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Herry Bakti pada hari  Sabtu (9/6),

Bandar Udara Muara Bungo-Jambi yang berkelas 3 mempunyai panjang runway 1350 m x 30 m, taxiway 200 m x 23 m dan apron 132 m x 78 m sedangkan menara pengawas luasnya 678 m2, tinggi 26,75 m, serta luas terminal domestik 5211 m2 dan baru bisa didarati pesawat EMBRAER-190.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti dalam sambutanya mengatakan dengan diresmikannya Bandar Udara Muara Bungo ini, maka diharapkan dapat mempermudah akses mobilisasi masyarakat dari dan ke Kabupaten Bungo yang selama ini harus ditempuh melalui transportasi darat yang membutuhkan waktu yang cukup lama.

Rencananya Bandar Udara Muara Bungo ini beroperasi pada tahun 2013, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh penumpang yang akan bepergian melalui Bandar Udara ini, ujarnya.

Sementara itu dengan berdirinya Bandar Udara Muara Bungo di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi akan dapat meningkatkan daya tarik daerah ini sekaligus dapat mendorong pertumbuhan perekonomian di Provinsi Jambi secara umum dan khususnya Kabupaten Bungo. Yang pasti, dari segi perekonomian akan terangkat, terbukanya lapangan kerja dan kemungkinan bertambahnya investor yang akan menanamkan modalnya di Bungo. (FY)


Untuk berita lebih lengkap silahkan kunjungi web sumbernya: http://www.dephub.go.id

 BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat Selengkapnya...

Read more...

20 Mei 2012

Sriwijaya Air Siap 'Perawani' Bandara Muara Bungo

TRIBUNNEWS.COM, MUARA BUNGO - Bupati Bungo Sudirman Zaini mengungkapkan, Sriwijaya Air siap membuka penerbangan perintis di Bandara Muara Bungo, Jambi.
Menurut Sudirman, belum lama ini pihaknya bertemu dengan pihak Sriwijaya Air. Sriwijaya Air, katanya, siap melakukan penerbangan di Bandara Muara Bungo, yang baru saja menyelesaikan tes landing.
"Untuk pengoperasian Sriwijaya Air, siap untuk bandara kita ini,” kata Sudiman, Jumat (11/5/2012).
Namun, untuk melakukan itu, Pemkab Bungo akan menambah panjang lintasan sesuai yang diinginkan oleh pihak Sriwijaya.

Untuk bisa melakukan penerbangan, dibutuhkan lintasan sepanjang 1.500 meter. Saat ini panjang lintasan bandara hanya 1.350 meter. Setelah itu dilakukan, maka rute penerbangan yang akan dibuka adalah Bungo-Jambi dan Bungo-Jakarta.
Sebelumnya, hal senada disampaikan oleh Ketua DPRD Bungo M Mahilli. Pemkab Bungo, katanya, telah menandatangani MoU dengan pihak Sriwijaya Air, sebagai maskapai penerbangan perintis untuk Bandara Muara Bungo.

Untuk berita lebih lengkap silahkan kunjungi web sumbernya: 
http://www.tribunnews.com

BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Selengkapnya...

Read more...

30 April 2012

Pesawat Perdana Mendarat Mulus

Bandara Bungo Sudah Layak Operasi

MUARA BUNGO – Uji coba perdana landing pesawat terbang di Bandara Bungo yang dilakukan pada Sabtu (28/04) kemarin berjalan mulus. Tepat pukul 13.45 WIB, pesawat jenis Cassa yang melakukan uji landing tiba di Bandara Bungo dari provinsi Bengkulu dengan selamat.

Setelah berhasil mendarat pertamakalinya di Bandara Bungo, pesawat milik Maskapai Nusantara Buana Air (NBA) ini langsung melakukan take off dengan membawa rombongan wakil bupati Bungo dengan mengelilingi kota Bungo.

Pantauan harian ini, sebelum melakukan landing, pesawat bermuatan sebanyak 20 orang itu melakukan terbang rendah terlebih dahulu untuk mengetahui lintasan runway yang akan digunakan. Setelah memutar kembali barulah dilakukan uji landing dan langsung berhasil.


Kepala Bandara Bengkulu, Syamsul Banri dimintai tanggapannya usai melakukan uji landing perdana dengan pilotnya mengaku bahwa apa yang dilakukan oleh pemda Bungo sangatlah baik untuk berkreasi kedepannya, apalagi keberadaan bandara Bungo ini bisa mempercepat akses beberapa kabupaten di Jambi bagian barat dan kabupaten provinsi tetangga.

“Biasanya dari Bengkulu ke Bungo itu dengan menggunakan kendaraan darat memakan waktu Sembilan jam, tapi setelah kita lakukan dengan pesawat hanya memakan waktu selama enam puluh menit,” ujar kepala Bandara Bengkulu saat dijumpai awak media (28/04).

Dirinya mengaku batalnya uji landing yang seharusnya dilakukan pada hari Sabtu (21/04) lalu, bukanlah dikarena factor kesiapan bandara, melainkan hanya untuk penyempurnaan saja.

“Segala sesuatunya dipersiapkan dengan matang. Tadi (kemarin, red) Alhamdulillah, kita dari Bengkulu langsung melakukan uji landing dengan selamat,” ungkap Syamsul kepada sejumlah wartawan.

Untuk kelayakan bandara Bungo katanya, bagi pesawat pemula jenis cassa ini sangatlah layak, bahkan landasan pacu yang sudah siap saat ini sepanjang 1.350 meter sudah lebih dari cukup. Sedangkan jika menggunakan pesawat jenis poker, bandara masih harus menambah panjang landasan lagi.

“Pesawat jenis ini 900 meter sudah cukup, bahkan tadi (kemarin) kita melakukan landing hanya di posisi 650 meter sudah berhenti,” paparnya.

“Kalau untuk jenis poker tentu harus ditambah, karena konfiurasinya berbeda. Idealnya untuk pesawat itu sepanjang 1.850 meter. Kalau sudah sepanjang itu sudah bisa pesawat boeing 737 seri 200,” sambugnya lagi.

Sementara itu, wakil bupati Bungo H. Mashuri berterimakasih kepada Bandara Bengkulu yang telah melakukan uji coba landing pesawat perdana.

Untuk berita lebih lengkap silahkan kunjungi web sumbernya: http://www.bungoteboekspres.com

BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Selengkapnya...

Read more...

17 April 2012

21 April, Landing Test Dengan Pesawat Foker

Minggu, 15 April 2012
BUNGO - Setelah beberapa kali ditunda, landing test pesawat di landasan pacu Bandara Muara Bungo akhirnya ditetapkan pada tanggal 21 April nanti. Hal ini dipastikan oleh Bupati Bungo H. Sudirman Zaini, kemarin. “Telah kita tetapkan tanggal 21 April untuk tes landing,” kata Sudirman Zaini sewaktu berada di Kantor Lembaga Adat Bungo, beberapa waktu lalu. Tanggal ini sedikit molor dari pernyataan bupati sebelumnya, yang memperkirakan landing test dilakukan pada awal April 2012 ini.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Hubkominfo) Syahrirudin mengaku, persiapan untuk landing test ini sudah siap. Terkait molornya jadwal, katanya, lebih disebabkan menunggu kehadiran bupati yang sedang menjalankan ibadah umroh lalu dilanjutkan dengan pernikahan putri sulungnya di Jakarta, termasuk acara persemian pada hari ini (Sabtu/14 April 2012 - infobungo)

“Sejak awal kita sudah siap. Tapi Bapak Bupati sangat sibuk, setelah umroh disibukkan dengan pernikahan putrinya. Jadi kita tunggu itu, sebab kita menginginkannya hadir langsung,” ujar Syahrirudin. Untuk pesawat yang akan melakukan uji coba, seperti yang dikatakan sebelumnya, pesawat jenis cassa yang berpenumpang sekitar 20 orang yang akan menguji coba. Hanya saja katanya, setelah dilakukan landing test belum melayani penumpang rute Bungo-Jambi. Sebab menurutnya masih ada beberapa bulan lagi untuk persiapan, termasuk izin dari Dirjen Perhubungan Udara.

Untuk berita lebih lengkap silahkan kunjungi web sumbernya: http://www.metrojambi.com

BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Selengkapnya...

Read more...

20 November 2011

Jet E190 Siap Terbang di Langit Bungo


Tribun Jambi - Rabu, 9 November 2011
Laporan wartawan Tribun Jambi Heru Pitra
MUARA BUNGO, TRIBUN - Pesawat perintis berkapasitas 107 penumpang dapat dipastikan akan melakukan pendaratan perdana di Bandara Muara Bungo.

Dari keterangan Ketua DPRD Bungo, M Mahilli, Rabu (9/11), Pemkab Bungo telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Sriwijaya Air, sebagai maskapai penerbangan perintis untuk Bandara Muara Bungo. 

Penandatangan MoU, pada Selasa (8/11), di gedung DPRD Bungo langsung dihadiri oleh CEO Sriwijaya Air, Chandra Lie.
"Kita sudah tandatangani MoU dengan Sriwijaya Air kemarin," ungkap Mahilli.

Jenis pesawat yang telah disetujui oleh Sriwijaya Air untuk Bandara Muara Bungo nantinya, adalah jenis pesawat jet Embraer 190 (E190), bermuatan sebanyak 107 orang.

"Untuk bandara kita nantinya telah disiapkan pesawat terbaru yakni jenis Jet Embraer 190 yang berasal dari Swiss," ucap politisi PAN ini.

Setelah ditandatangani MoU, secepatnya pihaknya akan mengirimkan ke Jakarta.  "Dalam minggu ini akan kita kirim ke pusat," ucap Mahilli didampingi dua wakil ketua DPRD lainnya, Andriansyah dan Syarkoni Syam.



Untuk berita lebih lengkap silahkan kunjungi web sumbernya: www.tribunjambi.comBelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat Selengkapnya...

Read more...

25 Oktober 2010

Jembatan Tanjung Menanti Rampung

Awal 2011 Bisa Diresmikan
MUARABUNGO - Bupati Bungo, H Zilfikar Achmad, menegaskan salah satu proyek multi years, yakni jembatan Tanjung Menanti, pada akhir 2010 ini akan rampung.

‘’Akhir tahun ini harus selesai jembatan, Karena di akhir jabatan saya ini semua proyek sudah harus selesai. Sehingga, nanti pada masa pemimpin Bungo berikutnya bisa langsung digunakan,’’ katanya optimis.

Kendati demikian, Zulfikar belum bisa memastikan waktu peresmiannya. Tapi, menurutnya, sesuai dengan rencana yang telah dibuatnya, jembatan ini akan diresmikan pada awal 2011. ‘’Januari atau Februari kita sudah resmikan dan sudah bisa digunakan,’’ sebutnya.

Kunjungan Zulfikar itu didampingi Ketua DPRD, Kepala
Bappeda - Syafwan Syafar, dan Kadishub – Syahrirudin. Zulfikar yakin
jembatan itu nanti akan memberikan manfaat besar. Selain sebagai
penghubung suatu daerah, juga menjadi jalur angkutan berat.

Untuk berita lebih lengkap silahkan kunjungi web sumbernya: http://www.jambiekspres.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

07 September 2010

KPPU Hukum Lima Kontraktor Bandara Muara Bungo Jambi

SELASA, 07 SEPTEMBER 2010
TEMPO Interaktif, Jakarta --Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutus bersalah lima kontraktor pembangunan bandar udara Muara Bungo di Jambi. Kelima kontraktor tersebut adalah PT. Bungo Pantai Bersaudara, PT. Karya Bunga Pantai Ceria Group, PT. Dayatama Beta Mulya, PT. Abun Sendi dan PT. Sumber Sedayu.

"Semua terlapor terbukti melanggar pasal 22 Undang-undang nomor 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat," kata komisioner KPPU Ahmad Ramadhan Siregar di Jakarta, Selasa (7/9).

Dalam putusannya, KPPU menghukum PT. Bungo Pantai Bersaudara untuk membayar denda Rp 750 juta yang harus disetor ke kas negara. Kelima kontraktor tersebut juga dilarang untuk mengikuti lelang proyek-proyek yang menggunakan dana APBN dan APBD di seluruh Indonesia dalam jangka waktu satu tahun setelah keputusan ditetapkan.

PT. Bungo Pantai Bersaudara dinyatakan terbukti bersalah karena merekayasa penawaran perusahaan dalam tender pembangunan bandara Muara Bungo. PT. Bungo melalui H. Ismail Ibrahim membuat dokumen penawaran barang dan jasa untuk kelima kontraktor dengan nilai kontrak yang hampir sama.

Nilai kontrak yang ditawarkan Bungo adalah 99,45 persen dari penawaran panitia atau Rp 19,056 juta. Sedangkan nilai penawaran kontraktor lainnya hanya beda tipis yaitu PT. Karya Bunga 99,57 persen, PT. Dayatama 99,79 persen, PT. Sumber Sedayu 99,82 persen dan PT. Abun Sendi 99,88 persen.

Penawaran yang hampir sama presentasenya tersebut disengaja agar tender jatuh ke tangan PT. Bungo. "Ada kesamaan dokumen antara kelima perusahaan peserta lelang. Bahkan kesamaan kesalahan pengetikan, metode pelaksanaan dan nilai harga peralatan. Selain itu pihak yang diminta membuat dokumen penawaran juga mengaku," kata Ahmad.

KPPU juga merekomendasikan agar pemerintah menetapkan sistem pengawasan melekat terhadap usulan calon pemenang yang disampaikan oleh panitia. Pihak panitia sendiri dinilai KPPU melakukan kelalaian dalam proses tender karena tidak memeriksa kemiripan dokumen tender. Namun KPPU tidak menemukan adanya tindak pidana yang dilakukan panitia.

KARTIKA CANDRA

Sumber: http://www.tempointeraktif.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

18 Agustus 2010

Rp 198 M untuk Bangun 14 Bandara

Tribunnews.com - Rabu, 18 Agustus 2010

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp 198,74 miliar untuk membangun sebanyak 14 bandara di Indonesia.

Kepala Pusat Komunikasi Kementeria Perhubungan Bambang Supriyadi Ervan mengatakan, dana itu masuk dalam RAPBN 2011. "Rencananya pembangunannya mulai tahun depan untuk membangun air set bandara," kata Bambang di Jakarta, Rabu (18/8/2010).

Disebutkannya, 14 bandara yang akan dibangun adalah Kuffar (Seram Timur), Bone, Enggano, Muara Bungo, Muara Teweh, Morowali, Saumlaki, Sinak Baru, Tojo Una Una, Tual Baru, Wagete Baru, Waisai (Raja Ampat), Namniwel dan Sumarorong.

Bandara-bandara tersebut, jelasnya, ada yang masuk dalam bandara perintis ada juga yang langsung masuk kategori internasional. Disebutkannya, pembangunan bandara-bandara tersebut dilakukan untuk membantu meningkatkan transportasi bagi masyarakat di daerah.

"Untuk membantu meningkatkan pembangunan di daerah, terutama Indonesia timur," ujar Bambang.

Menurutnya, pemerintah mempersilakan pemda dan swasta untuk bekerjasama mengelolanya. Bila pemerintah membangun air set yang terdiri dari runway dan navigasinya, maka pemda dan swasta bisa berinvestasi pada pengelolaan terminal bandaranya. (*)

Sumber: http://www.tribunnews.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

12 Maret 2010

Bungo bakal punya Bandara

Kabupaten Bungo dalam waktu dekat bakal punya Bandar Udara (Bandara). Menurut rencana Bandara itu tahun 2013 nanti bakal selesai. Anda punya komentar?
Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!

Selengkapnya...

Read more...

06 Juni 2009

Zulfikar Tinjau Pembangunan Bandara

Sabtu, 06 Juni 2009 Jambiekspres
MUARABUNGO - Bupati Bungo, H Zulfikar Achmad Kamis (04/06) kemarin meninjau pembangunan Bandara Bungo. Bandara yang direncanakan akan selesai 2011 dengan menelan dana Rp 500 miliar tersebut akan dilaksanakan secara bertahap. Namun mengingat waktu yang singkat Zulfikar tetap optimis pada tahun 2011 Bandara Bungo dapat didarati pesawat.

“Kalau untuk pengerjaan pengerukan tanah untuk run way-nya sudah mencapai 40 persen dan ini tahap ketiga. Sedangkan untuk secara keseluruhan pembangunannya baru mencapai 20 persen. Kita optimis pada 2011 nanti bandara Bungo ini bisa beroperasi,” sebut H Zulfikar Achmad usai meninjau Pembangunan Bandara, kemarin.

Dikatakakan Zulfikar bahwa untuk tahun 2009 ini pihaknya berencana untuk menyelesaikan run way-nya dan pengerukan tanah hingga 1.400 meter. Diharapkan dengan bisa menyelesaikan pembangunan 1.400 meter maka diharapkan pada tahun 2011 bisa didarati foker 27.

“Pada tahun 2009 ini kita berencana membangun terminal bandara dan menara pengawas sehingga akhir 2009 selesai. Untuk 2010 kita merencanakan untuk menyelesaikan pembangunan dan pengaspalan run way-nya. Makanya diharapkan pada akhir 2010 bisa diselesaikan dan pada 2011 bandara ini bisa didarati pesawat,” aku orang nomor satu di Bungo ini.

Kedepan diharapkan Zulfikar bahwa kawasan Bandara ini akan menjadi kawasan industri, perdagangan dan olahraga. Bahkan direncanakan akan dibangun gelanggang olahraga untuk melengkapi segala sesuatunya, sehingga diharapkan Kota Bungo akan semakin maju lagi.(kta)

Sumber : http://www.jambiekspres.co.id

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

12 Mei 2009

APBN Kucurkan Rp 18 Miliar Pembangunan Bandara Bungo

Selasa, 2009 Mei 12
Jambi, Batak Pos
Pemerintah Pusat mengucurkan dana APBN 2009 sebesar Rp 18 miliar guna pembangunan Bandara Udara Bungo. Sementara Pemerintah Kabupaten Bungo menganggarkan APBD 2009 sebesar Rp 84 miliar. Pemkab Bungo melakukan penganggaran dengan sistem multi years.

Mengingat keterbatasan dana Pemkab Bungo dalam menyelesaikan bandara itu, pihak Pemkab Bungo meminta bantuan dana Pemprov Jambi melalui Panggar DPRD Provinsi Jambi guna mengalokasikan dana untuk tahun 2009 sebesar Rp 29,5 miliar. Pemkab Bungo menargetkan Bandara Bungo selasai tahun 2011.

Demikian dikatakan Bupati Bungo, Zulfikar Achmad kepada Batak Pos di Jambi, Kamis (7/5). Menurutnya, pihaknya kini mempercepat dan segera akan menyelesaikan sisa pembangunan bandar udara Bungo. Bandar udara itu merupakan yang terbesar di Provinsi Jambi setelah Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Bandara tersebut direncanakan mulai beroperasi akhir tahun 2009 mendatang.

Menurut Zulfikar, tekad untuk mewujudkan bandara tersebut tidak saja menjadi keinginan Pemkab Bungo, melainkan telah menjadi harapan seluruh warga Bungo.

“Harapan memiliki bandara sendiri itu pun, bukan datang dari keinginan untuk bergagah-gagahan. Ini kebutuhan rakyat yang riil, dengan potensi penumpang yang sangat tinggi. Belum lagi bila kita bicara soal efek gandanya terhadap perekonomian. Keberadaan Bandara Bungo akan membawa multi efek majunya perekonomian masyarakat Bungo," katany.

Disebutkan, tujuan Pemkab Bungo membangun bandar udara ini bukan saja untuk warga Bungo, melainkan juga warga di seputaran Kabupaten Bungo. Seperti potensi penumpang yang berasal dari Kabupaten Bungo, Tebo, Merangin, Sarolangun, bahkan Kabupaten Dharmasraya di Sumbar yang letaknya berdekatan. Penumpang bisa mencapai 1,2 juta jiwa.

"Selama ini 100 persen mereka menggunakan angkutan darat untuk transit di Padang dan Jambi menuju Jakarta. Bandara itu sendiri kini mendekati penyelesaian. Dari 2.500 meter runway yang direncanakan (lebih panjang dibanding bandara Jambi yang tercatat 1.800 meter). Pada tahap awal akan diselesaikan 1.800 meter. Areal lahan yang diperuntukkan buat bandara itu sendiri seluas 300 hektare,”katanya.

Lebih jauh Zulfikar menambahkan, pada saat awal operasi, Bandara Bungo sudah bisa disinggahi minimal dua pesawat ukuran Boeing 737 setiap hari. Beberapa waktu lalu, anggota Komisi III DPR yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Panja) Panitia Anggaran (Panggar), Rizal Djalil yang juga anggota dewan dari Kerinci itu sempat melihat langsung pembangunan bandar udara Bungo tersebut.

“Kita berharap pembangunan Bandara Bungo tersebut dapat selesai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Berfungsinya bandara itu kelak, akan mendongkrak perekonomian Bungo, baik sektor dagang, industri, pertanian, telekomunikasi, perkebunan, tambang, maupun di sektor parawisata,”katanya.

Disebutkan, Bandara Bungo selesai, tahap pertama akan mengoperasikan pesawat jenis Fokker-50 dengan jalur penerbangan rencana Kota Murabungo-Jambi-Jakarta pulang pergi (PP).

“Kini investor Thailand sedang menjajaki pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) menggunakan bahan bakar batu bara. Untuk mendukung investasi tersebut harus didukung infrastruktur yang memadai, seperti Bandara sangat dibutuhkan,”katanya. ruk

Sumber:
http://rosenmanmanihuruk.blogspot.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

30 April 2009

Proyek Bandara Masih Rencana Tender

Wednesday, April 29 | Jambi Independent
MUARABUNGO
– Pengerjaan proyek Bandar Udara (Bandara) Muarabungo, yang ditargetkan selesai pada 2011 mendatang, untuk tahun ini pengerjaannya belum dimulai.

Pasalnya, masih dalam tahap tender dengan rekanan yang akan menyelesaikan tersebut.
Bupati Bungo, Zulfikar Achmad, mengatakan bahwa tender yang disampaikan kepada rekanan, harus disesuaikan dengan anggaran Pemkab. Selain itu, rekanan juga harus dapat mengerjakan proyek tersebut dengan target yang diharapkan oleh Pemkab, serta memprioritaskan kualitas pengerjaan proyek Bandara Muarabungo.

Sehingga, hasil dari pembangunan proyek bandara tersebut dapat benar-benar sesuai target pencapaian. “Jangan pada saat tender, yang ditawarkan sekitar Rp 40 juta, kemudian malah ditawarkan lebih rendah menjadi Rp 20 juta. Tentu hal tersebut tidak baik jadinya,” tutur Zulfikar. Zulfikar juga menginginkan agar pengerjaan proyek bandara tersebut benar-benar tepat waktu.
Sebelumnya, bupati menggelar kegiatan ekspos perkembangan pelaksanaan pembangunan Bandara Muarabungo, di Kantor Dirjen Perhubungan Udara, Dephub RI.

Dalam penyampaian ekspos tersebut, Bupati mengatakan bahwa untuk mewujudkan penyelesaian pembangunan bandara ini, Pemkab Bungo terus berupaya mencari sumber pembiayaan dari berbagai sumber dana. Sejak tahun anggaran 2007 sampai 2009, Pemkab terus mendapatkan bantuan dana dari APBN, dengan total dana sebesar lebih kurang Rp 72 miliar.

Mengenai pendanaan proyek Bandara Muara Bungo, sumber dana dari APBD Kabupaten Bungo sebesar Rp 138 M juga dikucurkan. Untuk dapat mewujudkan pembangunan bandara Muara Bungo tersebut, Pemkab masih membutuhkan dana sebesar lebih kurang Rp 317 miliar. (dwy)

Sumber:http://www.jambi-independent.co.id


Selengkapnya...

Read more...

11 April 2009

2011 Bandara Bungo Ditargetkan Beroperasi

Kamis, 09 April 2009 Jambi Ekspres
MUARA BUNGO - Pembangunan Bandar Udara (Bandara) Kabupaten Bungo yang kini masih dalam tahap pengerjaan terus mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Itu terbukti beberapa hari lalu tepatnya 6 April 2009, Bupati Bungo, H.Zulfikar Achmad diberi kehormatan menyampaikan Expose perkembangan pelaksanaan pembangunan Bandara Bungo.

Expose tersebut digelar di kantor Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan RI dilantai 24.

Dalam expose perkembangan pembangunan Bandara Bungo menyampaikan bahwa untuk mewujudkan pembangunan Bandara Bungo ini diperkirakan membutuhkan total investasi lebih kurang Rp. 517 Miliar. ”Untuk mewujudkan semua itu maka sejak tahun 2004-2009 ini kita telah mengalokasikan pendanaan yang bersumber dari APBD Bungo sebesar lebih kurang Rp.138 Miliar untuk kegiatan perencanaan, pembebasan dan pembersihan lahan, pembangunan pra konstruksi tahap I, II dan III yang meliputi relokasi sungai, pemotongan bukit, dan penimbunan untuk pematangan lahan landasan pacu serta pekerjaan fasilitas sisi darat yakni bangunan terminal penumpang dan menara pengawas.

Selain itu kita juga bersyukur dan berterimakasih karena pemerintah pusat khususnya Departemen Perhubungan karena sejak tahun 2007-2009 ini kita terus mendapat bantuan dana dari APBN (pusat,red) dengan total dana Rp.72 Miliar. Sedangkan realisasi kemajuan kegiatan pembangunan Bandara sampai dengan tahun 2009 dibanding dengan total dana untuk pembangunan Bandara, masih relatif kecil yakni lebih kurang 40 persen. ‘’Oleh karena itu, untuk mewujudkan penyelesaian pembangunan Bandara Bungo yang kami targetkan tahun 2011 beroperasi maka kami terus berupaya mencari sumber pembiayaan dari berbagai sumber dana (APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN), dengan kebutuhan dana yang masih diperlukan sebesar lebih kurang Rp.317 Miliar,”Ujar Bupati Bungo, H.Zulfikar Achmad.(abi/jenn)

Sumber : http://www.jambiekspres.co.id/


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

05 April 2009

Pesawat Fokker 28 Sudah Bisa Mendarat di Bandara Bungo

Minggu, 05/04/2009 Infojambi.com
MUARABUNGO – Bandara udara Muarabungo kini sudah bisa didarati pesawat Fokker 28. padahal, pembanguan bandara ini baru memasuki tahap pertama.

Kini, pembangunan landasan pacu pesawat sudah mencapai 1.400 meter dan menyerap dana Rp 529 M. Dana ini berasal dari APBN Rp 317 M dan APBD Bungo Rp 212 M. “Pekerjaan tahap pertama ini diharapkan selesai dan dapat segera diresmikan pemakaiannya akhir 2011,”kata Bupati Bungo, H. Zulfikar Achmad, Jumat (3/4). Untuk penyelesaian tahap pertama, kata dia, pekerjaan yang sedang ditenderkan senilai Rp 82,5 M lebih.


Untuk tiga tahun anggaran (tahun jamak) 2009- 2011, lanjut Bupati, pelaksanaan tendernya sudah dilakukan di Muarabungo, Rabu (1/3). Sebanyak tujuh perusahaan gred tujuh sudah mengajukan penawaran pada tender tersebut. (infojambi.com/HBL)

Sumber :http://infojambi.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

04 April 2009

7 Perusahaan Ikut Tender Proyek Bandara Bungo

Sabtu, 04/04/2009 | Infojambi.com
MUARABUNGO–Tender proyek lanjutan pembangunan Bandara Lebai Hasan, Muarabungo senilai Rp 82,6 M untuk tahun anggaran 2009-2011, dilakukan Rabu (1/3). Sebanyak tujuh perusahaan masuk dalam tender ini.

Sabtu, 04/04/2009 | 14:59 WIB
Tender ini sengaja digelar untuk mencari pelaksana pekerjaan dua paket proyek. Paket pertama (A) untuk pembangunan gedung terminal dan menara pengawas bandara senilai Rp 46 M. Dari 40 perusahaan yang mendaftar diproyek ini, hanya lima perusahaan yang memenuhi persyaratan. Kelima perusahaan itu, PT Faisa Pasindo, PT Anisa Putri Ragil J0, PT Rudi Agung Laksana, PT Waskita Karya dan PT Pembangunan Perumahan.


Sedangkan Paket kedua (B), untuk pekerjaan timbunan tanah untuk areal sisi udara tahap tiga dan box culvert dengan dana Rp 36,5 M. Sejumlah 40 perusahaan juga telah mendaftar. Meski begitu, hanya empat perusahaan yang dinilai layak. Keempat perusahaan itu, PT Waskita Karya, PT Riyah Permata dan PT Anisa Putri Ragil J0 PT serta Rudi Agung Laksana.


Ketua panitia tender, Nasrial Nasir, ST mengatakan akan mengevaluasi tender tersebut untuk menentukan pemenang dalam waktu secepat mungkin. “Proyek ini didanai dana APBD Bungo dan dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak yang dimulai tahun 2009 sampai 2011,” ujar pria yang juga kepala bidang binamarga ini. (infojambi.com/HBL)

Sumber: http://infojambi.com


Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Selengkapnya...

Read more...

20 Maret 2009

Pusat Kembali Kucurkan Bantuan Bandara Bungo 18 M

Rizal Djalil: Saya Optimis 2011 Selesai.

Jumat, 20 Maret 2009 | Bungo Pos

 

MUARA BUNGO- Bukan hanya Bupati Bungo, H.Zulfikar Achmad saja yang menargetkan Bandara Kabupaten Bungo  beroperasi tahun 2011, namun Anggota DPR RI Komisi Keuangan dan Anggaran utusan Provinsi Jambi DR.H.Rizal Djalil,MM juga menyatakan hal yang sama. Hal itu disampaikannya kemarin (19/3) saat meninjau pembangunan Bandara Kabupaten Bungo. “Saya terus kawal pembangunan Bandara Bungo ini sejak awal hingga selesai dan saya terus bantu memperjuangkan pembangunan Bandara ini di pusat dan insyaAllah saya optimis 2011 mendatang bisa beroperasi,” Ujar Rizal Djalil didampingi Syahriruddin, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan serta Koni T, Kabid Teknis dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Bungo.

 



Selain melihat langsung pengerjaan Bandara Bungo, anggota DPR RI dua periode yang pro aktif dari awal berjuang membantu pembangunan Bandara Bungo ini khususnya juga kemarin menyampaikan bantuan dana (dari APBN) untuk pembangunan Bandara Bungo tahun 2009 sebesar Rp18,397830 Milyar untuk peningkatan pembangunan landasan, “Saya harapkan pengerjaan pembangunan Bandara ini dilakukan sesuai SOP dan ketentuan sebab kepercayaan pemerintah pusat memberikan bantuan ini harus dijaga dengan baik, dan juga tentunya saya harapkan pemerintah daerah juga membantu tambahan dana untuk pembangunan Bandara ini, agar cepat selesai, “Ujar Rizal Djalil  wakil rakyat utusan Provinsi Jambi di pusat yang rajin berjuang untuk pembangunan Provinsi Jambi ini.

 



Dikatakannya untuk tahap pertama kalau sudah selesai Bandara Bungo ini akan mendarat pesawat poker 50 seperti Riau Airline. “Bila Bandara sudah bisa beroperasi ini dan ini akan membantu masyarakat terutama mempermudah transportasi dan biayanya juga murah, serta membuka lapangan perekonomian bagi berbagai daerah, dan juga membantu Bandara di Kerinci dan Jambi karena itu saling bersinergi,” Ujar pria yang kini juga tercatat sebagai Caleg DPR RI utusan Provinsi Jambi nomor urut 7 dari PAN ini.(abi/adv).

 



Dia juga mengatakan tahun 2007 pusat membantu dana pembangunan Bandara Bungo sebesar Rp20 Milyar, tahun 2008 Rp37,5 Milyar dan tahun 2009 ini Rp18,397830 Milyar. “Kita  harapkan daerah seperti Sarolangun, Merangin, dan Tebo yang dekat dengan  Bungo mendukung pembangunan Bandara ini, karena pembangunan bandara ini untuk kemaslahatan masyarakat banyak dan memberikan keuntungan bagi perekonomian masyarakat serta mempermudah investor datang ke daerah kita dengan cepat dan masyarakat terbantu dengan lapangan kerja juga biaya transportasi murah,” Tukasnya.(abi)

 


Sumber: Bungo Pos

Selengkapnya...

Read more...

08 Maret 2009

Provinsi Siap Bantu Pembangunan Bandara Bungo

Minggu, 08 MARET 2008 | Bungo Pos

MUARABUNGO, Gubernur Jambi, H.Zulkifli Nurdin mendukung penuh program Bupati Bungo, H.Zulfikar Achmad membangun Bandar Udara (Bandara) Bungo.



Pernyataan Gubernur siap membantu dana untuk kelanjutan pembangunan Bandara bertaraf Internasional dengan luas 3.600 Hektar tersebut yang lebih luas dari pada Bandara Sultan Thaha di Provinsi Jambi yang luasnya 1.800 Hektar itu disampaikannya kemarin malam usai melakukan silaturrahmi dengan tokoh masyarakat, Rio dan tokoh adat se-Kabupaten Bungo di Wisma Ali Sudin Rumah Dinas Bupati Bungo. “Provinsi siap membantu dana untuk pembangunan Bandara Bungo” Ujar bang Zul sapaan akrab Gubernur Jambi itu didampingi Bupati Bungo, H.Zulfikar Achmad kepada wartawan.



Pembangunan Bandara Bungo nampaknya terus dikebut, maklumlah Bupati Bungo, H.Zulfikar Achmad sudah menargetkan kalau bisa 2010 mendatang Bandara yang diberi nama Lebai Hasan ini beroperasi. “Peletakan batu pertama pembangunan Bandara Bungo ini pak Gubernur yang melakukan, kita harapkan peresmian beroperasinya Bandara Bungo ini juga pak Gubernur H.Zulkifli Nurdin yang meresmikan kita targetkan tahun 2010 kita berdo’a dan berusaha semoga bisa beroperasi”, Ujar Bupati H.Zulfikar Achmad malam itu.



Zulfikar juga menegaskan bahwa pembangunan Bandara Bungo ini sudah merupakan kebutuhan bagi masyarakat. “Dengan adanya Bandara Bungo ini tentunya membantu Bandara Provinsi Jambi sebab masyarakat terutama di Jambi wilayah Barat tidak perlu susah payah dan jauh lagi ke Jambi kalau mau ke Jakarta naik pesawat, selain itu masyarakat juga terbantu karena ongkos pesawat lebih murah daripada naik bis ke Jakarta, sebab ongkos pesawat hanya Rp.350 Ribu sedangkan naik bis bisa habis Rp.500 Ribu ke Jakarta karena banyak biaya makan di jalan dan belum lagi jarak tempuhnya lama kalau naik bis. Selain itu pula Bandara Bungo ini sebagai Bandara alternatif kalau Bandara Jambi dan Padang tidak berfungsi seperti terjadi kabut asap dan sebagainya maka Bandara Bungo ini juga menjadi Bandara alternatif’” Tukas Bupati.



Sementara itu beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bungo, Drs.Johanes Afandi, mengatakan untuk 2009 ini tahap pelaksanaan pembangunan Bandara yaitu pembangunan tanah Run Way sepanjang 75X1.000 Meter dananya bersumber dari APBN. Selain itu juga pada tahun ini dilakukan pembangunan gedung terminal bandara dananya bersumber dari APBD.



Selain itu masih dalam tahun 2009 ini juga pembangunan Bandara ini juga mengalami peningkatan yakni pembangunan Run Way Streat sepanjang 25X1.000 Meter serta membangun menara pengawas. “Untuk pembangunan Run Way Streat dan Menara Pengawas ini dananya dari APBD sistem multiyears,”ujarnya.



Lebih lanjut beber Kadis yang gigih menyelesaikan program pembangunan Bandara Bungo ini, diperkirakan tahun 2009 ini wajah Bandara Bungo sudah nampak. “Akhir tahun 2009 ini mudah-mudahan wajah Bandara Bungo sudah nampak bangunannya,”


Sumber : Bungo Pos

Selengkapnya...

Read more...

25 Februari 2009

Presiden SBY diharapkan kehadirannya di Muara Bungo

Rabu, 25/02/2009 | Info Jambi

KOTA BUNGO – Presiden RI H. Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan kehadirannya di Kabupaten Bungo antara 10 sd 15 Maret 2008 untuk melakukan kunjungan kerja dengan serangkaian kegiatan antara lain peresmian panen raya padi 350 hektar, peletakan batu pertama terminal lapangan terbang Bandara Lebai Hasan dan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Universitas Muara Bungo.

Demikian dikemukakan Bupati Bungo H. Zulfikar Achmad, Selasa (24/2). Menurutnya, undangan yang dialamatkan kepada Presiden sedang dipersiapkan oleh Gubernur Jambi satu dua hari ini.

Panen raya dilakukan di Kecamatan Jujuhan Ilir seluas 500 hektar. Karena padinya keburu masak diareal tersebut, harus dipanen terlebih dahulu 150 hektar. Sedangkan 1000 hekyar lainnya akan dipanen dua bulan mendatang.

Sedangkan Bandara Bungo yang sekarang sedang dikerjakan siperkirakan menyerap dana Rp 1 triliun. Sekarang sudah dapat dilakukan peletakan batu pertama konstruksi bangunan terminal penumpang, terdapat di Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo.

Sementara itu Universitas Muara Bungo dibangun diatas tanah seluas 8 hektar, empat hektar diantaranya sumbangan pribadi Bupati Bungo H. Zulfikar Achmad termasuk pasilitas beberapa unit gedung senilai Rp 1 Miliar. (Infojambi.com/HBL)

Sumber: http://infojambi.com

Aasip Berita Sebelumnya :

Selengkapnya...

Read more...

20 Februari 2009

Akhir 2009 Wajah Bandara Lebai Hasan Sudah Nampak


Jumat, 20 Februari 2009 | Rakyat Merdeka


Jakarta, RMonline. Pembangunan Bandara Bungo nampanya terus dikebut, maklumlah Bupati Bungo, Zulfikar Achmad sudah menargetkan tahun 2011 mendatang Bandara yang diberi nama Lebai Hasan ini beroperasi.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata (Dishubpar) Kabupaten Bungo, Johanes Afandi, untuk 2009 ini tahap pelaksanaan pembangunan Bandara yaitu pembangunan tanah Run Way sepanjang 75 x 1.000 Meter dananya bersumber dari APBN.

Selain itu juga pada tahun ini dilakukan pembangunan gedung terminal bandara dananya bersumber dari APBD.

Selain itu masih dalam tahun 2009 ini juga pembangunan Bandara ini juga mengalami peningkatan yakni pembangunan Run Way Streat sepanjang 25X1.000 Meter serta membangun menara pengawas.

"Untuk pembangunan Run Way Streat dan Menara Pengawas ini dananya dari APBD sistim Multiyear," ujarnya, seperti yang dilansir JPNN.

Lebih lanjut beber Kadis yang gigih menyelesaikan program pembangunan Bandara Bungo ini, diperkirakan tahun 2009 ini wajah Bandara Bungo sudah nampak.

"Akhir tahun 2009 ini mudah-mudahan wajah Bandara Bungo sudah nampak bangunannya," ujarnya.
[hta]


Sumber: www.rakyatmerdeka.co.id

Arsip Berita Sebelumnya:
Selengkapnya...

Read more...

17 Februari 2009

Pembangunan Bandara Bungo Dikebut

Akhir 2009 Wajah Bandara Sudah Nampak

Tuesday, 17 February 2009 | Jambi Ekspres

MUARA BUNGO - Pembangunan Bandara Bungo dikebut. Meskipun target penyelesaiannya pada 2011 nanti. Bandara ini rencananya akan diberi nama Lebai Hasan.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata (Dishubpar) Kabupaten Bungo, Drs.Johanes Afandi, untuk 2009 ini tahap pelaksanaan pembangunan Bandara yaitu pembangunan tanah Run Way sepanjang 75X1.000 Meter. Dananya bersumber dari APBN. Selain itu juga pada tahun ini dilakukan pembangunan gedung terminal bandara, dananya bersumber dari APBD.

Selain itu masih dalam tahun 2009 ini juga pembangunan Bandara ini juga mengalami peningkatan yakni pembangunan Run Way Streat sepanjang 25X1.000 meter serta membangun menara pengawas. ”Untuk pembangunan Run Way Streat dan Menara Pengawas ini dananya dari APBD sistim Multiyear,”Ujarnya, seraya menyebutkan tahun 2009 ini wajah Bandara Bungo sudah nampak. Ditempat terpisah, Bupati Bungo,H.Zulfikar Achmad menegaskan bahwa pembangunan Bandara Bungo ini sudah merupakan kebutuhan bagi masyarakat. ”Dengan adanya Bandara Bungo ini tentunya membantu Bandara Provinsi Jambi, sebab masyarakat terutama di Jambi wilayah Barat tidak perlu susah dan jauh lagi ke Jambi kalau mau ke Jakarta naik pesawat. Selain itu masayarakat juga terbantu karena ongkos pesawat lebih murah dari pada naik bus,”tukas Bupati. (abi/jenn)


Sumber: Jambi Ekspres

Selengkapnya...

Read more...
Toko Buku Online Terlengkap

Kabupaten Bungo Bakal Punya Bandara

Kabupaten Bungo dalam waktu dekat bakal punya Bandar Udara (Bandara). Mau tau lebih detil lagi? Klik di sini.

Berapa Malaikat yang Kau Temui Hari ini?

Ya berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini? 
Atau hari kemarin? 
Di dalam perjalananmu menuju tempat kerja? 
Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali? 
Berapa? Klik di sini

Entri Populer

Anda sudah Bertahun-tahun Frustasi Belajar Bahasa Inggris dengan Kursus, Les privat dan Membeli Software mahal Yang Mengajari Anda Grammar tetapi sampai detik ini Ada masih “malu” berbicara Bahasa Inggris. Sekarang Lupakan Grammar….!

Ikuti Kursus Belajar Bahasa Inggris Online Cepat

Tanpa Grammar Full Conversation

Authorized Partner of E-Compusoft Online English Training

Akte Notaris No. 198. Tanggal 22 Desember 2009

Sistem Kursus tanpa mengenal tempat & waktu. ribuan member telah bergabung mulai dari Aceh hingga Papua bahkan luar negeri seperti :

Arab Saudi, Malaysia, Qatar, Timor Leste, Korea, Polandia, Lagos (Nigeria), dll

Satu-satunya sistem yang menjamin 100% Anda mengalami dan merasakan secara nyata kemajuan berbahasa Inggris Anda – Garansi


Mau lihat Saja dulu Klik Di Sini
BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

About This Blog

INFO BUNGO dimaksudkan sebagai sarana berbagi informasi tentang Kabupaten Bungo. Komentar, saran dan kritik anda sangat kami harapkan. Silahkan kirim e-mail ke : info_bungo@yahoo.com

Taukah Kamu?

Kecamatan di Kabupaten Bungo ada 17

Kelurahan di Kota Bungo ada 12

Disclamer

Isi dan materi iklan dalam situs ini di luar tanggung jawab INFO BUNGO. Kami tidak bertanggungjawab atas segala konsekwensi yang timbul dari iklan dalam situs ini. Terima kasih.
BlogRankers.com blogarama - the blog directory Newswire Blogs - Blog Catalog Blog Directory Submit Your Site
Sebagian artikel/berita adalah dari media online di Indonesia, pencantuman kembali di blog ini ditujukan untuk menyebarkan informasi secara online agar pembaca dapat memperoleh informasi dari banyak tempat. Sumber atau link asal artikel/berita tetap disertakan untuk melihat source aslinya.

Sebagian atau seluruh artikel, gambar, video, berita dan sebagainya yang ditampilkan di blog ini adalah milik masing-masing pemilik. Kami tidak memegang hak cipta. Sebagian atau seluruhnya itu bersumber dari blog maupun website lain atau sumber lainnya. Jika ada yang keberatan untuk ditampilkan artikel, gambar, video, berita dan sebagainya di blog ini, agar disampaikan kepada kami yang selanjutnya akan dihapus dari blog ini. Terima kasih.

Ó2009 - 2011 Admin · Info Bungo · e-mail: info_bungo@yahoo.com

Jl.Batang Tebo No.408 Muarabungo 37214, JAMBI


  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP